Southampton gagal lolos ke fase grup Liga Europa usai kalah dari FC Midtjylland dengan total agregat 1-2 di dua leg play-off.
Bertandang ke kandang Midtjylland, MCH Arena, Jumat (28/8/2015) dinihari WIB tadi, dari rangkaian leg II play-off Liga Europa, Southampton tampil dengan kekuatan terbaiknya, hanya saja Sadio Mane tidak tampil lantaran masih belum pulih dari cedera.
Di barisan depan, diisi Graziano Pelle, James Ward-Prowse dan Jay Rodriguez. Southampton wajib menang di laga leg kedua usai cuma bermain seri 1-1 di markas sendiri tengah pekan silam.
Sejujurnya Soton bermain lebih dominan dengan ball posession sampai 62 persen besarnya ditambah melakukan 12 kaki tembakan dengan lima diantaranya pas ke sasarannya. Akan tetapi, tidak ada satu pun kans anak didikan Ronald Koeman tersebut berhasil dimaksimalkan menjadi gol.
Yang ada hanya Midjtylland yang hanya melakukan percobaan tembakan sebanyak dua kali pas ke sasaran disepanjang laga berlangsung dan mampu memaksimalkan sebuah tembakan diantaranya menjadi gol untuk kemenangan dalam pertandingan ini. Yang menorehkan gol tersebut ialah Morten Duncan Rasmussen.
Rasmussen dimana terlepas dari penjagaan punggawa Soton didalam kotak titik putih dengan sigap membobolkan bola dan berlari melewati penjagaan Maarten Stekelenburg. Skor 1-0 pun mampu bertahan sampai pertandingan usai dan Midtjylland pantas lolos ke babak grup di ajang Liga Europa dengan kemenangan skor agregat sebesar 2-1.
Soton pun dengan sedih harus mengikuti klub yang mewakili ajang Liga Primer Inggris lainnya seperti West Ham dimana telah tergusur pada paruh ketiga babak kualifikasi. Inggris pun kini hanya memiliki dua klub yang mewakili ajang tersebut yaitu Liverpool dan Tottenham Hotspur.
Di sisi lain, ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Juventus.
Direktur Umum Juventus, Giuseppe Marotta, tahu kalau timnya ada di grup yang menyulitkan di fase grup Liga Champions. Namun dia yakin dengan peluang Si Nyonya Tua.
Hasil undi penyisihan grup antarklub tertinggi Eropa musim ini membuat Bianconeri berada di Grup D dengan Borussia Moenchengladbach, Manchester City dan Sevilla. Grup ini diprekdisikan akan sebagai salah satu paling seru.
The Citizens adalah finis kedua Premier League musim silam, sedangkan Sevilla merupakan juara Liga Europa musim lalu. Sementara Gladbach finis di peringkat ketiga Liga Jerman musim silam.
“Setelah hasil undian keluar, kami tahu kalau kami berada di grup maut. Dan ini akan menjadi pertarungan sengit di antara keempat tim di fase grup Liga Champions dalam memperebutkan dua tiket lolos ke babak berikutnya. Tapi kami tetap yakin karena kami tahu kekuatan kami bisa melebihi dari tim-tim lainnya yang berada di grup bersamaan,” ujar Marotta di situs resmi klub.
“Kami juga mempunyai sejumlah cara untuk bisa lolos dan kami telah mempersiapkannya dengan sebaik mungkin. Kami ingin menang,” lanjutnya.
“Seperti yang anda ketahui, jika semua tim yang ikut tampil di Liga Champions, maka tidak ada tim yang mudah dikalahkan. Dan semuanya pasti akan berjuang keras demi meraih satu tiket lolos ke babak berikutnya hingga bisa ke partai puncak dan menjadi juara. Itulah yang kami ingin lakukan di musim ini,” katanya lagi.
Marotta juga menjelaskan kalau Juventus akan lantas bertemu dengan eks strikernya, Fernando Llorente. Llorente baru resmi menjadi pemain Sevilla pada bursa transfer musim panas ini.
“Kami akan kembali berjumpa dengan Fernando Llorente. Tapi dia sudah beda tim dan pastinya kami ingin mencari kemenangan.” (As)

