Swedia berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Denmark di Friends Arena, Solna, dalam laga leg perdana play-off Piala Eropa 2016.
Dalam laga yang dilangsungkan di Friends Arena, Solna, Minggu dinihari tadi WIB, tim nasional Swedia tetap memainkan Zlatan Ibrahimovic sebagai ujung tombak di barisan depan. Ibra didampingi oleh Marcus Berg di barisan depan.
Di skuad Denmark, Christian Eriksen dipasang sebagai gelandang serang. Di barisan depan dipasang Nicklas Bendtner sebagai striker tunggal.
Pertandingan berlangsung cukup imbang, di mana Denmark unggul ball posession 57 persen berbanding 43 persen milik Denmark. Selain itu, Swedia bisa melepaskan 13 tendangan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Denmark hanya bisa melepaskan 11 tembakan dan tujuh di antaranya tepat sasaran.
Begitu pertandingan dimulai, kedua tim saling tekan menekan. Tapi hingga pertandingan berjalan 40 menit tidak ada gol yang tercipta kendati masing-masing tim memiliki beberapa kans bagus.
Swedia akhirnya unggul lebih dulu kala laga memasuki menit ke-45 melalui aksi Emil Forsberg. Forsberg yang menerima operan datar Mikael Lustig dengan tendangan menyilang yang tak mampu ditepis oleh kiper Denmark. Skor 1-0 untuk keunggulan Swedia yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-49, Swedia memperoleh hadiah penalti. Penalti ini diberikan kepada tim tuan rumah usai Thomas Kahlenberg melakukan pelanggaran terhadap Forsberg di kotak terlarang. Ibrahimovic yang ke depan menjadi algojo dan menjalani tugasnya dengan baik. Sepakan yang dilepaskannya tak mampu ditebak oleh Kasper Schmeichel. Skor kini menjadi 2-0 untuk keunggulan Swedia.
Denmark yang tertinggal dua gol tentu tidak berdiam diri. Mereka langsung mencoba dengan segala cara untuk mengejar gol ketertinggalannya.
Hasilnya baru dapat ketika laga menginjak menit ke-80, Gol pertama Denmark dicetak oleh Nicolai Jorgensen. Diawali dari tendangan sudut Eriksen, bola disambut Yussuf Poulsen dengan sundulan dan Jorgensen yang berdiri di dalam kotak dengan mudah mengirim bola ke dalam gawang.
Kedudukan berubah menjadi 2-1, Denmark kembali menekan pertahanan Swedia di sisa waktu babak kedua. Tapi hingga peluit panjang ditiupkan, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Kedudukan berakhir 2-1 untuk kemenangan Swedia.
Kendati takluk, Denmark masih memiliki peluang untuk melaju ke putaran final Piala Eropa 2016 ke Prancis tahun depan. Mereka bakal gantian sebagai tuan rumah di laga leg kedua menjamu Swedia yang akan dilangsungkan pada hari Selasa (17/11/2015) nanti.
Di bawah ini ada tambahan berita terbaru mengenai kubu Liverpool.
Liverpool telah ditunggu pertandingan sulit selepas jeda internasional, di mana mereka akan bertandang ke markas Manchester City. Liverpool diminta dapat kembali bermain seperti kala mengalahkan Chelsea.
The Reds akan menghadapi City di Etihad Stadium dalam lanjutan Liga Primer Inggris (22/11) akhir pekan depan setelah jeda internasional. Ini akan sebagai pertarungan sengit sekaligus kans baik untuk tim besutan Juergen Klopp kembali ke jalan kemenangan.
Seperti yang anda tahu, Liverpool menelan kekalahan 1-2 dari Crystal Palace, yang mana menuntaskan langkah bagus sejak kehadiran Klopp. Sebelum hasil akhir ini, mereka melangkah tidak tertaklukkan di enam pertandingan dengan mencatatkan tiga kali kemenangan dan tiga kali bermain imbang.
Satu dalam tiga laga tersebut diraih atas Chelsea dengan skor akhir 3-1 di Stamford Bridge. Performa Philippe Coutinho dkk. kala tersebut menerima sanjungan.
Cuma saja ketaklukkan dari Palace membuktikan Liverpool belum stabil. Dengan The Citizens menunggu di pertandingan selanjutnya, mereka diharapkan bisa kembali bermain seperti kala menghadapi Chelsea dan diwajibkan mendapatkan hasil positif guna untuk kembali ke jalur positif.
“Kami tahu performa tim sejauh ini belum konsistensi. Kadang naik, kadang turun, tapi karena semuanya masih butuh waktu dan kami ingin secepatnya beradaptasi dengan baik. Akhir pekan depan, kami akan menjalani laga berat yakni melawan tim yang sedang berada di puncak klasemen (Manchester City),” ujar pemain tengah Liverpool James Milner.
“Kami harus mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin kala menghadapi City dan kami berharap bisa tampil kembali seperti kami menaklukkan Chelsea. Hasil akhir ini sangat penting untuk kami dalam kembali ke persaingan di musim ini,” lanjutnya. (As)

