Setelah gagal membawa Udinese ke jalur kesuksesan musim 2014/2015, Andrea Stramaccioni akhirnya diberhentikan Udinese dari kursi panas.
Andrea Stramaccioni diangkat menjadi manajer Udinese di bursa transfer musim panas lalu. Kehadirannya diharapkan bisa memberikan yang terbaik kepada klub.
Akan tetapi, kinerja Stramaccioni selama satu musim penuh melatih para pemain Udinese selesai dengan jalur yang memahitkan.
Udinese cuma bisa finis di posisi ke-16 klasemen akhir Liga Italia musim 2014/2015. Posisi tersebut merupakan posisi terjelek yang ditempati Udinese sejak bermain di Liga mulai tahun 1995/1996 lalu.
Akibat kinerjanya itu, Stramaccioni pun diberhentikan secara halus oleh kubu Udinese lewat situs resmi klub.
“Udinese secara resmi mengonfirmasi bahwa sudah memberhentikan Andrea Stramaccioni sebagai pelatih klub di musim panas ini,” tulis keterangan resmi klub.
“Keputusan ini dilakukan karena Stramaccioni gagal membawa klub ke jalur kesuksesan musim 2014/2015,” tambahnya.
“Udinese mengucapkan banyak terima kasih pada Andrea Stramaccioni atas kinerjanya selama satu musim bersama klub.”
Udinese sendiri kini dikabarkan sudah membidik beberapa pelatih baru untuk menggantikan posisi Stramaccioni. Hanya tidak disebutkan siapa saja pria yang diincar klub Zebra tersebut.
Sementara itu, Stramaccioni juga kabarnya tengah menikmati waktu liburannya sambil menunggu tawaran masuk dari klub-klub lain yang membutuhkannya.
“Ya, saya tak ingin gegabah ketika ada tawaran masuk kepada saya. Saya harus mempertimbangkannya dengan baik,” ujar Stramaccioni.
“Saya pikir semua orang juga pasti pernah gagal lebih dulu, baru bisa sukses. Jadi saya tidak akan kecewa meski karierku selama ini belum berbuah manis. Karena saya yakin suatu saat saya pasti akan terkenal,” lanjutnya.
“Saat ini saya lebih baik menikmati liburan bersama keluargaku,” katanya lagi. (As)

