Sevilla finis di peringkat ketiga grup D Liga Champions usai menundukkan Juventus 1-0 di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan dalam laga terakhir grup.
Dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Rabu (9/12) dinihari WIB tadi, Sevilla telah tak memiliki peluang untuk melaju ke babak perdelapan final Liga Champions musim ini. Akan tetapi, mereka masih punya kans untuk meraih posisi ketiga untuk bermain di ajang Liga Europa.
Usai bermain seri tanpa gol di paruh perdana, Sevilla baru bisa membuka keunggulannya di babak kedua. Gol penentu kemenangan tim tuan rumah dicetak oleh Fernando Llorente melalui tandukan.
Dengan hasil akhir ini maka Sevilla mengumpulkan enam angka dan menggusur Borussia Moenchengladbach untuk menduduki peringkat ketiga klaseme grup dari enam laga. Dengan finis di posisi ini, maka Los Rojiblancos berhak bermain di ajang Liga Europa.
Sedangkan kekalahan ini bikin Juventus melaju ke babak 16 besar dengan menyandang status menjadi runner-up Grup D Liga Champions dengan koleksi 11 angka dari enam laganya. Dan mereka tertinggal satu poin dari Manchester City yang di waktu bersamaan berhasil mengalahkan Gladbach dengan skor akhir 4-2.
Kronologi Laga
Juventus mendapatkan peluang terlebih dulu kala laga baru berjalan lima menit. Sepakan bebas Claudio Marchisio diterima Alvaro Morata dengan tandukan. Namun tandukannya masih melayang dari sasaran.
Juventus kembali memperoleh kans dan nyaris membuahkan hasil pada menit ke-18. Operan Alex Sandro lewat sisi kiri diterima oleh Stefano Sturaro dengan tandukan. Namun kiper Sevilla Sergio Rico dengan sigap menghadangnya.
Satu menit kemudian, gantian Sevilla yang menekan pertahanan Juventus lewat serangan balik. Fernando Llorente melepaskan tendangan kaki kiri yang tepat ke sasaran. Namun Gianluigi Buffon masih dapat menghadangnya. Tidak lama kemudian, gantian Yevhen Konoplyanka yang menyerang. Tapi usahanya bisa diredam oleh kiper Juventus itu.
Pada menit ke-25, Morata membuang sebuah kans bagus, yang mana bisa mengantarkan Juventus memimpin. Diawali dari sebuah operan silang Sturaro, Paulo Dybala lalu memberikan umpan kepada Morata. Namun tendangan Morata yang tanpa terkawal malah melenceng dari arah gawang.
Llorente nyaris membawa Sevilla unggul di menit-menit akhir babak pertama, jika sundulannya tak mampu ditepis oleh Buffon.
Tak lama kemudian atau sebelum turun mium, Juventus mendapatkan tendangan bebas. Namun sepakan bebas yang dieksekusi Dybala masih dapat dijinakkan oleh Rico.
Skor masih kacamata alias 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di paruh kedua, Juventus memperoleh kans. Paul Pogba melepaskan tendangan dari jarak jauh, namun bola hasil sepakan Pogba bisa ditepis Rico.
Sevilla mendapatkan sebuah tendangan bebas pada menit ke-61 usai berbuah pelanggaran yang dilakukan pemain Juventus di luar kotak penalti. Konoplyanka mengeksekusinya yang lalu bisa dihadang oleh Andrea Barzagli dengan tandukan. Bola mengarah ke posisi Banega berdiri, yang lantas melepaskan tendangan dari jarak jauh tepat ke sasaran. Tapi Buffon bia menepisnya.
Empat menit berselang, Sevilla benar-benar bisa memecah kebuntuannya. Sundulan Llorente yang meneruskan tendangan sudut Konoplyanka tak mampu ditepis oleh Buffon.
Usaha Juventus untuk menciptakan gol balasan tidak menemui sasaran. Tendangan Dybala pada menit ke-82 tidak dapat ditepis Rico. Namun bola masih dihadang mistar gawang dan tidak masuk ke dalam gawang.
Sevilla sempat menciptakan gol pada menit ke-84 usai Mariano memaksimalkan bola muntah hasil tendangan Michael Krohn-Dehli yang dihalau Buffon. Namun gol itu dianggap tidak sah oleh wasit lantaran Mariano terlebih dulu dalam jebakan offside.
Juventus mendapatkan peluang bagus di masa injury time babak kedua lewat Morata. Namun sayang sekali, tengan Morata masih bisa dihadang oleh Rico.
Hingga peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap 1-0 bertahan untuk kemenangan Sevilla atas Juventus.
Di laga lainnya, Atletico Madrid sukses meraih kemenangan 2-1 atas Benfica di Da Luz dalam laga matchday 6 Liga Champions. Berkat kemenangan ini, Atletico finis sebagai juara grup dan Benfica sebagai runner-up.
Di laga yang digelar di Da Luz pada dinihari tadi, Atletico yang bertindak sebagai tim tamu kalah dominasi dari tuan rumah, Benfica. Statistik menunjukkan bahwa Atletico cuma menguasai 43 penguasaan bola, namun mereka lebih agresif dalam memanfaatkan peluang yang diperoleh. Alhasil, Atletico tampil sebagai pemenang 2-1 atas Benfica. (As)

