Situs Judi Online Terpercaya – Dari lima pertandingan seusai Piala Dunia 2014, timnas Inggris berhasil memetik kemenangan secara beruntun. Inggris pun ingin meneruskan tren positifnya kala menghadapi Skotlandia di pertandingan ujicoba tengah pekan ini.
Inggris akan menghadapi Skotandia di Glasgow dalam laga ujicoba pada tengah pekan ini atau tepatnya pada hari Selasa (18/11/2014). Keduanya sudah pernah bertemu di tahun 1999. Saat itu, The Three Lions berhasil mengalahkan Skotlandia dengan skor akhir 2-0.
kala tersebut, Inggris bertemu Skotlandia di laga babak play-off dalam memperebutkan satu tiket berlaga di EURO 2000. Di pertandingan kedua yang digelar di London, Inggris yang bertindak sebagai tuan rumah gantian dikalahkan Skotlandia dengan skor 0-1. Namun dengan total agregat menjadi 2-1, maka tiket lolos itu berhak didapatkan oleh timnas Inggris.
Perjumpaan pamungkas keduanya pernah bertemu di bulan Agustus 2013 lalu. Saat itu, Inggris tampil sebagai pemenang 3-2 atas Skotlandia. Dalam pertandingan itu, Skotlandia sempat memimpin 2-1 terlebih dulu melalui gol-gol yang dilesakkan oleh James Morrison dan Kenny Miller. Sedangkan satu gol balasan Inggris dibuat Theo Walcott. AKan tetapi, Inggris bangkit dan bisa menyamakan kedudukan sekaligus berbalik unggul lewat gol-gol yang diciptakan oleh Danny Welbeck dan Rickie Lambert.
“Laga melawan Skotlandia akan selalu menjadi laga yang menarik dan seru,” ungkap manajer timnas Inggris, Roy Hodgson, kepada Situs Judi Online Terpercaya.
“Para pendukung Skotlandia sangat mendukung negaranya, apalagi tampil di Glasgow. Jadi ini akan menjadi lebih menarik lagi dan kami harus bersiap-siap untuk menghadapi laga berat ini,” lanjutnya.
“Kami telah menjalani dengan baik di empat laga terakhir kami dan kami tentu bangga dengan pencapaian itu. Namun kami akui bahwa perjalanan masih lama untuk memastikan satu tiket bermain di Piala Eropa 2016,” katanya menambahkan.
Inggris memetik hasil sempurna dari lima pertandingan pamungkas, empat dari lima laga itu didapatkan di ajang Kualifikasi EURO 2016. Dari lima pertandingan tersebut, pasukan Roy Hodgson itu berhasil mengoleksi 12 gol dan hanya kemasukan satu gol saja, itupun karena pemainnya sendiri melakukan gol bunuh diri. (Yn)

