Sbobet Mix Parlay – City sedang memiliki atmosfer bergembira. Sebabnya Nasri tegaskan keinginannya untuk bertahan di Etihad. Di samping itu, Dzeko juga sedang menunjukkan grafik mencuat ke atas secara kinerja.
Semenjak dibeli oleh Manchester City dari Arsenal pada bursa transfer tahun 2011 yang silam, kita bisa melihat dengan jelas kalau Samir Nasri mengalami performa yang tidak begitu konsisten. Naik turun sering kali dialami oleh dirinya. Bahkan tidak jarang ia mendaptakan kritik dari berbagai pihak karena hal tersebut. Paling sering problem ini terjadi adalah ketika ia mendapatkan arahan dari Roberto Mancini yang pada musim ini telah berhenti menjadi manajer tim dan digantikan oleh Manuel Pellegrini. Bahkan menurut kabar berita yang berkembang sering kali ia terlibat perseteruan dengan manajer yang berkebangsaan Italia.
Akan tetapi datangnya datangnya manajer asal Malaga, bernama Manuel Pellegrini sebagai pelatih di Etihad Stadium pada musim ini telah membawa sesuatu yang berbeda. Bahkan Samir Nasri juga kecripatan penubah nasibnya. Belakangan ini kita bisa melihat kalau Nasri mendaptakan kesempatan bermain secara reguler di dalam squad utama rencana permainannya. Tidak sedikit yang mengatakan kalau pria yang bertugas sebagai gelandang tersebut menjadi faktor yang cukup krusial sebagai pendukung kesuksesan City bersaing dengan kompetitif di papan atas klasemen.
Dalam periode ini, dia sudah bermain sebanyak 38 pertandingan pada seluruh ajang dan mengkontribusikan sebanyak 8 gol. Maka dari itu, pihak manajemen pun katanya telah mempertimbangkan untuk memberikan dirinya kontrak baru untuk ditandatangani sebagai bentuk bayaran atas kerja kerasnya selama ini. Tetapi perlu juga untuk diketahui bahwa kontrak ini belumlah resmi.
“Sampai dengan saat ini kami baru berada dalam tahap pendiskusian dan masih belum ada tindakan lebih lanjut yang dilakukan. Belum ada kata deal yang keluar dari mulut kedua belah pihak. Namun demikian menurut saya hal ini akan segera selesai dalam waktu singkat.” kata Nasri.
“Tentu saja dari dalam lubuk hati yang terdalam saya masih ingin bermain bersama dengan tim ini. Di sini saya merasakan atmosfer di mana saya mendapatkan dukungan. Di samping itu, pelatih pun memiliki kepercayaannya kepada saya. Mungkin ini adalah kondisi yang diinginkan oleh seluruh pesepakbola di dunia.” keterangannya lebih lanjut.
Selama menjadi pemain Arsenal, belum ada 1 trofi pun yang berhasil ia raih di bawah kepelatihan Arsene Wenger. Hal tersebut membuat dirinya tidak betah untuk terus melanjutkan karirnya di Emirates Stadium. Singkat kata, ia pun memutuskan untuk bergabung bersama dengan klub kaya dari Inggris juga, Manchester City.
Untuk lebih mendetail lagi, marilah kita lakukan flash back terhadap jejak karir Nasri. Di klub yang berbasis di London Utara tersebut. Sebelum bermain untuk The Gunners, dia terlebih dahulu berada di Marseille. Transfer ini terjadi pada tahun 2008 silam. Semenjak itu dia tampil sebanyak 125 pertandingan dan berhasil memberikan sumbangan sebanyak 27 gol bersama dengan Wojciech Szczesny cs.
Maka itu tidaklah heran apa bila talenta yang ia miliki tersebut mengundang rasa penasaran bagi City yang pada akhirnya memutuskan untuk meminang dirinya untuk bergabung. Tidak sulit bagi Nasri untuk segera memberikan keputusannya tidak lama setelah tawaran tersebut masuk kepada agennya. Bermain di bawah kepemimpinan Roberto Mancini, ia pun tampil baik dan memenangkan trofi debutnya di Premier League sebagai seorang pengolah kulit bundar profesional.
Walaupun begitu, kepindahannya ini pun tidak jarang mengundang pihak kontra untuk memberikan dirinya kritikan yang bertubi-tubi. Kenapa? Sebabnya mereka berpikir bahwa apa yang menyebabkan Nasri ingin pindah adalah karena City bisa memberikannya gaji yang lebih besar daripada ketika ia bermain untuk tim Gudang Peluru yang sudah lama tidak pernah lagi memenangkan trofi.
“Nampaknya ada beberapa hal terlebih dahulu yang harus saya luruskan. Pada saat anda memilih untuk join dengan klub yang lebih besar hanya karena alasan gaji, maka anda tidak ada bedanya dengan seorang pembunuh bayaran.” jelas Nasri.
“Sebelum saya memutuskan untuk tanda tangan dengan Citizens, banyak sekali pemikiran yang harus saya lakukan. Salah satu hal yang membuat saya terpicu adalah karena di sana ada orang-orang hebat macam David Silva, Yaya Toure, Sergio Aguero dan tidak lupa Carlos Tevez yang di momen itu masih berada di sana.” sambung pernyataannya.
“Coba anda bayangkan saya, saya berada di Stadium Emirates sebagai pemain selama 3 tahun durasinya. Dan apa yang saya dapat? Tidak ada sama sekali. Kami juga membuat kesalahan fatal dengan menjualkan Cesc Fabregas di bursa transfer. Keadaan tersebut membuat kami harus memulai segalanya dari nol kembali dan sejujurnya itu membuat mental saya agak down.” terangnya memberikan gambaran keadaan perasaannya saat itu.
“Perlu juga untuk diperjelas lagi bahwasannya saya bukannya tidak respek terhadap keputusan yang telah diambil oleh Arsene Wenger untuk menjual pemainnya. Saya tahu sekali kalau dia berbuat seperti itu karena keuangan kami memang sedang drop. Dan penjualan adalah salah satu solusi yang paling efektif. Tetapi di satu sisi saya juga ingin mendaptakan trofi di dalam karir saya sebagai seorang pemain.” ujarnya.
“Sekarang, setelah saya join dengan City, saya mendapatkan kehidupan yang lebih positif dibandingkan dengan sebelumnya. Intinya keputusan ini merupakan keputusan terbaik yang pernah saya buat.” keterangannya mengakhiri pembicaraan dengan para media.
Setelah kabar baik bahwa Nasri telah menunjukkan minatnya untuk memperpanjang kontrak kerjanya dengan City, kini ada lagi berita gembira untuk mereka. Pemain penyerang mereka, Edin Dzeko sedang berada dalam performa terbaiknya sebagai seorang pengolah kulit bundar. Melihat hal ini, Txiki Begiristain sebagai Direktur Olahraga Klub di City mengungkapkan kalau ia rela memberikan kredit atas kerja keras sang pemain yang satu itu.
Golnya yang paling memukau pada musim ini adalah ketika menjalankan pertandingan yang bertemakan Derby Manchester melawan Manchester United. Dia sukses memukau para penonton dengan menciptakan gol kilat. Padahal laga belum genap berumur 1 menit tapi ia sudah berhasil memberikan gol pembuka untuk Citizens. Kejadian ini terjadi barusan saja, tidak lama yakni tanggal 25 Maret 2014 lalu.
Dzeko telah memberikan gambaran baru untuk klub yang memberikan alasan bahwa dia lebih eksis dan efektif dibandingkan sekumpulan penyerang lainnya di sana seperti Sergio Aguero, Stevan Jovetic, dan Alvaro Negredo. Di samping itu dia juga seakan memberikan sebuah ketenangan kepada pelatihnya untuk tidak terlalu mencemaskan kondisi Aguero yang notabene sekarang ini sedang menjalankan perawatannya di ruang medis karena cedera yang ia dapatkan beberapa waktu lalu.
” Bila dihitung, saya di sini sudah 15 bulan. Selama itu, saya melihat kalau Dzeko telah menunjukkan perkembangan yang cukup signfikan. Perubahan yang ia lakukan sangatlah positif.” penjelasan dari Begiristrain kepada salah satu media lokal ternama di Inggris.
“Kenyataan ini membuat pihak manajemen begitu gembira dan tidak perlu kuatir akan apa yang terjadi pada masa mendatang. Kami memiliki manajer yang sangat hebat pada musim ini, bersyukur juga Dzeko bisa menjalankan tugasnya dengan kerja sama yang baik dengan manajernya yang satu itu.” ungkapnya melepas napas lega.
“Dia masih muda. Melihat fakta tersebut tentu saja kami bisa tenang, karena dia merupakan pemain masa depan di sini. Kami ingin menjalin hubungan kerja yang panjang bersama dengan dirinya. Masih ada beberapa hal yang perlu ia tingkatkan lagi untuk menjadi pemain terhebat di Eropa. Kami yakin bahwa dia masih bisa berkembang melihat apa yang ia lakukan di sesi latihan beberapa waktu ini.” keterangannya.
Sekedar informasi saja, bermain di kancah internasional bersama dengan tim nasional Bosnia, ia juga tengah menjadi inspirator bagi teman kerjanya. Dia adalah orang yang punya pengaruh besar untuk mengantarkan negaranya ke final Piala Dunia 2014 ini yang diadakan di Brazil. Pada babak grup, ia sukses menyumbangkan secara total 10 gol. Dari statistik ini saja kita sudah bisa melihat seberapa besar pengaruh yang dimiliki olehnya di dalam tim. Bisakah ia mengantarkan negarnaya ke level yang lebih tinggi lagi pada tahun ini? Tentunya tim berharap cukup banyak kepada dirinya. (RB)

