Judi Bola Terkenal – Louis van Gaal menyatakan bahwa dirinya akan merubah formasi dari 4-3-3 menjadi 5-3-2. Ini berart ia telah pasti akan menurunkan lima bek kala melawan Spanyol.
Pada ajang Piala Dunia 2010 silam, Belanda harus rela menelan kekalahan dalam ajang final melawan Spanyol di Afrika Selatan. Kala itu, La Furia Roja lah dimana keluar sebagai juara. Oleh karena pengalaman yang pahit itu, sang manajer, louis van Gaal pun telah mempersiapkan segala sesuatunya agar berjalan baik dimulai dari taktik hingga formasi. Biasanya gaya formasi yang dipakai oleh Belanda adalah 4-3-3 namun pada pembukaan laga di fase grup, Louis bakal memakai 5-3-2, dimana ia akan menurunkan lima bek.
Mengapa sang manajer menurunkan begitu banyak pemain lini belakang dari pada barisan serangan? Hal ini dilakukan oleh Van Gaal demi untuk mempersempit peluang untuk Spanyol dalam membobol jala mereka. Apakah formasi ini akan berhasil? Van Gaal tak berani memberikan jaminan untuk hal itu. Namun manajer yang baru saja meneken kontrak bersama Manchester United tersebut mengatakan bahwa prediksinya soal pertandingan tersebut adalah Spanyol akan tampil menyerang.
Yang dijaga oleh Louis adalah gawang mereka agar tak mudah kebobolan sebab para pemain dalam timnas Spanyol hampir seluruhnya bermain menyerang. Louis berharap gaya formasi yang dipakainya mampu berjalan lancar di Brasil pada hari jumat ini tanggal 13 juni 2014. Judi Bola Terkenal.
“Aku akan menggunakan formasi 5-3-2 pada laga menghadapi Spanyol nantinya. Semoga saja apa yang aku lakukan ini bisa membawa Belanda berhasil memetik kemenangan atas Spanyol, minimal hasil imbang. Spanyol merupakan tim yang kuat, formasi penurunan lima bek tersebut bertujuan agar kami tak mudah untuk kebobolan dan para rival kami sulit untuk menggedor benteng pertahanan kami,” ungkap Van Gaal. Judi Bola Terkenal.
“Berhasil atau tidaknya, semuanya kembali lagi kepada pertandingan nanti. Semoga saja formasi yang aku pakai bisa membuat kami menang. Kami tahu bagaimana permainan Spanyol sebab pada Piala Dunia 2010 tepatnya di final, kami saling berhadapan satu sama lain namun tim Spanyollah yang berhasil menjadi juara,” tambahnya. (yn)

