Judi Bola Aman – Hukuman yang ditujukan oleh FIFA kepada Luis Suarez dirasa tidak adil oleh timnas Uruguay.
Tim nasional Uruguay merasa tidak adil sekali tentang sejumlah hukuman yang diberikan kepada Luis Suarez. Akan tetapi, biar bagaimanapun juga, timnas uruguay tetap mesti melangkah ke depan di ajang Piala Dunia tanpa adanya sosok Suarez.
FIFA memberikan hukuman kepada penyerang Si Merah tersebut berhubungan dengan hal kontroversial yang dilakukannya yakni mengigit Giorgio Chiellini. Luis tidak diijnkan bermain dalam sembilan pertadingan resminya dan juga tidak diperbolehkan melakukan sejumlah aktivitas dimana berhubungan dengan dunia sepak bola dalam jangka waktu empat bulan lamanya.
Dengan hukuman yang dijatuhan kepada pemain, Piala Dunia otomatis telah berakhir untuk striker tersebut. Penyerang berumur 27 tahun tersebut tak dapat kembali bermain untuk negaranya dimana telah lolos dari babak grup.
Kehilangan sosok Luis pastinya menjadi sebuah kerugian yang sangat besar untuk timnas tersebut. Mengapa? sebab striker The Reds tersebut menjadi unggulan utama dalam barisan penyerangan La Celeste sendiri. Judi Bola Aman.
Sang kapten Uruguay bernama Diego Lugano mengatakan bahwa skuatnya merasa sangat emosi dan tak memiliki kemampuan lebih untuk menyelesaikan masalah ini. Baginya, Uruguay maupun Suarez telah diperlakukan snagat tidak adil oleh pihak FIFA.
Meskipun demikian, Lugano tetap memohon agar timnya terus bermain bagus, mengingat mereka juga masih dinantikan oleh pertandingan di paruh 16 besar menghadapi Kolombia. Judi Bola Aman.
“Rasa geram dan ketidakadilan dimana aku rasa bahwa kami seluruhnya disini akan merasakan hal itu. Tim seluruhnya berharap agar dunia ini jauh lebih adil, namun sepertinya hal itu tak ada dalam dunia ini,” ungkap Lugano.
“Mereka dimana memiliki sejumlah kemampuan dan kekuasaan untuk bisa mengatur seluruhnya disini. Mereka kuat tetaplah kuat. Kami merasa bangga memiliki Luis didalam tim ini. Dia pantas untuk diancungi jempol,” sambung pemain lini belakang berumur 33 tahun tersebut.
“Tidak ada satu orangpun yang bakal mampu menghentikan kami. kami bakal terus melangkah dengan hati yang rendah lalu bersatu dan melakukan hal terbaik untuk negara. Semoga saja kami bisa melakukannya tanpa Suarez. Dimata kami, dialah yang terhebat dan takkan tergantikan oleh siapapun juga,” tambahnya. (yn)

