Bandar Jakarta Bola – Manajer Inter Milan Roberto Mancini tak akan memandang kecil kompetisiĀ Coppa Italia. Dia tetap menilai Coppa Italia sebagai gelar krusial yang harus diraih.
Inter Milan terakhir kali meraih gelar Coppa Italia di tahun 2010/2011. Itu adalah gelar ketujuh kalinya didapatkan La Beneamata di ajang itu.
Nerazzurri akan memulai perjuangannya dengan melawan Sampdoria di babak perdelapan final Coppa Italia pada musim ini. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Giuseppe Meazza pada hari Kamis (22/1/2015) dinihari WIB.
“Coppa Italia adalah gelar krusial bagi kami dan andai kami dapat menjadi juara di kompetisi itu maka akan menjadi lebih bagus dan menambah koleksi klub,” kata Mancini seperti dilansir Bandar Bola Terpercaya.
“Kami tahu pasti ada banyak klub yang suka memandang kecil Coppa Italia lantaran mereka menilai masih banyak ajang yang lebih krusial. Namun kami tidak sependapat dengan itu. Kami justru menganggap semua ajang sama pentingnya, apalagi kami bisa memenanginya akan menjadi momen bagus bagi kami,” lanjutnya.
Sampdoria bukan klub yang dapat diremehkan. Pada musim ini, Il Samp bermain sangat oke dan sekarang ini mereka berada di posisi keempat klasemen sementara Liga Italia dan memimpin tujuh angka dari Inter yang ada di posisi kesembilan klasemen. Dan kedua tim itu sama-sama telah menjalani 19 pertandingan di ajang Serie A.
“Sampdoria bermain sangat bagus di paruh eprtama musim ini dan mereka pantas mendapatkan posisi saat ini. Kami tidak perlu cemburu dengan posisi para rival kami, karena semua bisa berubah kapan saja. Jadi kami harus percaya diri dan berharap bisa tetap menyatu ketika bertanding di atas lapangan hijau,” ucapnya lagi.
“Selain bermain seri di markas Empoli pada akhir pekan lalu, penampilan kami tak begitu konsisten, kami dapat merasa gembira lantaran sudah ada peningkatan dari dua bulan pamungkas. Sekarang ini kami tengah berjuang keras dan beradaptasi dengan cepat satu sama lain. Kami juga harus segera menyatu dan ini sangat penting ketika bertanding dengan lawan-lawan kami,” tandasnya. (As)

