Bandar Bola Jakarta – Usai menang tipis 1-0 atas Malta, manajer tim nasional Italia Antonio Conte mengaku bahwa dirinya masih belum puas dengan lini serang Gli Azzurri. Tetapi bagaimanapun dia tetap mengaku senang dengan kemenangan ini.
Timnas Italia memetik kemenangan ketiga awalnya di laga Kualifikasi EURO 2016 Grup H setelah meraih menaklukkan Malta dengan skor tipis 1-0 pada hari Selasa (14/10) dinihari WIB, melalui gol semata wayang Graziano Pelle pada menit ke-24.
Gli Azzurri sebetulnya dapat menambah keunggulannya ketika Malta kehilangan satu pemain usai gol Pelle. Akan tetapi, situasi seperti itu tak bisa dimanfaatkan para pemain timnas Italia dan malah mereka juga harus bermain dengan 10 pemain usai Leonardo Bonucci mendapatkan kartu merah dari wasit yang memimpin pertandingan.
Hingga usai laga, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Italia atas Malta. Dari statistik yang sudah dicatat dari Bandar Bola Jakarta mencatat bahwa Italia unggul dalam penguasaan bola sampai 70 persen berbanding 30 persen milik lawannya itu. Dan tak hanya itu saja, bahkan tim besutan Antonio Conte itu juga bisa melepaskan 18 tendangan dan 10 di antaranya mengarah ke gawang lawan.
Meskipun memiliki sejumlah kans bagus, tapi cuma satu-satunya gol tercipta di sepanjang pertandingan hari ini. Kemenangan tipis ini memang cukup menyenangkan untuk Conte. Tapi, mantan pelatih Juventus itu mengaku bahwa dirinya tak begitu puas dengan ketajaman timnya di depan gawang lawan.
“Saya lihat sebenarnya kami bisa menang lebih dari satu gol kala menghadapi Malta. Tapi ketajaman kami di depan gawang lawan kurang tajam. Saya harus akui itu dan saya juga tetap senang dengan kemenangan ini,” kata Conte kepada Bandar Bola Jakarta.
“Kami sejauh ini sudah menunjukkan performa bagus, dimana kami pun berhasil mengumpulkan sembilan angka dari tiga laga tersebut, alias kami juga belum pernah kalah di laga Kualifikasi Piala Eropa 2016 ini. Kami berharap bisa meneruskan tren positif kami saat menghadapi pertandingan berikutnya. Dan, saya pikir kami harus merotasi pemain karena ada beberapa pemain inti merasa kecapekan karena jadwal laga terlalu cepat,” tandasnya. (As)

