Agen Taruhan Ibcbet – Crystal Palace berhasil membungkan Chelsea di Premier League pekan ini. Menurut Mourinho kekalahan ini merupakan kesalahan pemainnya sendiri.
Pada pertandingan yang dilangsungkan di kandang Crystal Palace, Selhurst Park tanggal 29 Maret 2014 malam kemarin, Chelsea sebenarnya tampil lebih baik apa bila dibandingkan dengan sang tuan rumah. Menurut hasil lansiran media setempat, The Blues bahkan mendominasi bola dengan perbandingan rasio 67 : 33.
Tim yang dididik oleh Jose Mourinho tersebut juga berulang kali melakukan percobaan. Totalnya adalah 20 kali. Akan tetapi yang memiliki predikat on goal hanyalah 2 kali. Sedangkan dari sisi Palace, ada 14 percobaan yang dilakukan, dengan 4 bola mengarah ke gawang Chelsea.
Malapetaka terjadi kepada tim pendatang di menit ke-51 berjalannya pertandingan. Usaha sang kapten, John Terry untuk menghadang bola masuk ke dalam gawang bekas tembakan Joel Ward dengan menggunakan kepalanya justru malah membuat bola menjadi berarah tepat ke gawang yang dikawal oleh Petr Cech.
Menjalankan sisa umur pertandingan, Chelsea tidak berhasil membuahkan gol balasan kepada Villa yang mana hal ini membuat mereka harus berbesar hati menerima kekalahan di lanjutan Liga Primer Inggris pekan ini. Kesimpulannya, mereka pun pada pertemuan kali ini tidak menambah 1 poin pun di klasemen. Mereka berada pada puncak klasemen dengan poin yang telah terkumpulkan adalah 69 angka dari hasil 32 kali bertanding. Meskipun nama mereka masih berada di posisi teratas untuk sementara waktu, mereka menyisakan peluang yang cukup besar akan terdepak dari takhtanya. Liverpool dan Manchester City bisa saja memanfaatkan blunder ini untuk menjadi peluang mereka untuk membuat City lepas mahkotanya.
Pada satu sisi, Palace yang sukses mengamankan 3 poin naik ke posisi keenambelas klasemen. Klub sepak bola yang berada di bawah besutan Tony Pulis itu telah memiliki 31 poin dari 31 laga berjalan.
Sekarang, kami akan mengulas lebih detail mengenai kronologi pertandingan antara The Blues dengan Crystal Palace.
Memulai kick off, kita bisa melihat dengan jelas kalau Chelsea memainkan sepak bola yang cukup baik dan mencekam lawannya. Apa yang mereka lakukan cukup menjanjikan. Tetapi mereka juga terlihat kesulitan untuk menerobos jantung pertahanan Palace.
Yang paling pertama mendapatkan peluang adalah tim yang bertandang duluan. Tepatnya kans tersebut terjadi pada menit keduabelas. Branislav Ivanovic yang berada pada pos kanan lapangan mengoperkan sebuah umpan yang diarahkan kepada Torres, yang mana dalam prosesnya pengoperan ini berjalan dengan baik karena bola jatuh tepat di genggaman kaki pria asal Spanyol tersebut. Tanpa pikir panjang, El Nino pun langsung melesakkan sepakannya ke arah gawang. Sungguh amat disayangkan karena bola tersebut harus dimentahan oleh tiang gawang yang berakhir pada hadiah corner kick.
Hanya dalam kurun waktu 6 menit saja, Chelsea sudah bisa kembali meberikan tekanan kepada gawan lawan kembali. Mereka memanfaatkan sebuah momen counter attack. Dari kiri lapangan, bola digiring oleh Cesar Azpilicueta yang kemudian memberikan sebuah umpan bagus ke arah kotak terlarang. Namun demikian Andre Schuerrle yang dimaksud untuk mengambil operan tersebut tidak berhasil memanfaatkan kans emas itu.
Melihat situasi yang begitu kumuh, Palace pun merasa kalau mereka tidak boleh untuk diserang terus oleh tamunya itu. Pada saat laga berumur 26 menit ada peluang baik yang mereka peroleh. Adrian Mariappa menyerahan kulit bundarnya ke Jason Puncheon yang langsung mendobrak masuk ke lini pertahanan Chelsea. Melanjutkan pergumulan, sebuah umpan silan pun ia lancarkan. Yannick Bolasie yang menerima umpan tersebut tak sukses dalam mengatur arah gerak bola sehingga sepakannya harus membuahkan sebuah goal kick.
Menit dua puluh sembilan, Palace meminta agar wasit meberikan hadiah penalti kepada mereka setelah tercium bau kekerasan antara Gary Cahill dengan Cameron Jerome. Tetapi permintaan dari tuan rumah tidak disepakati oleh hakim lapangan dan langsung menyerukan sebuah play on yang mana berarti tidak ada pelanggaran apa pun yang terjadi.
Kedua tim terus saling memberikan tekanan satu sama lain secara bergantian. Yang berbahaya adalah di menit 42, di mana Ivanovic tidak berhasil menghadang bola dari area terlarang dengan perfek. Tetapi untungnya Puncheon tidak menyertakan keakuratan di dalam tembakannya tersebut, sehingga bola terbang tinggi di atas tiang gawang.
Sampai dengan jeda pertandingan, masih belum ada gol yang dibuahkan oleh kedua belah kubu. Skor kaca mata membuat manajer kedua tim harus berpikir keras bagaimana caranya untuk membuat gol semata wayang saja supaya bisa mendapatkan 3 poin dari hasil pergelutan kali ini.
Jose Mourinho pun merancang sebuah strategi baru. Dia menukar beberapa pemainnya untuk membuat permainan sepak bola timnya memiliki daya gedor di area serang. David Luiz ditariknya dari lapangan dan digantikan dengan Oscar.
Enam menit setelah kick off, rupanya duluan Palace yang sukses membuka gol perdana di dalam pertandingan tersebut. Sebenarnya semua ini adalah sebuah bentuk kecerobohan dari pemain Chelsea. Joel Ward sesungguhnya cuma bermaksud untuk mengumpankan bola. Terry yang sejatinya ingin untuk meng-cut bola tersebut malah melakukan blunder. Karena blokiran yang ia lakukan dengan kepala tersebut malah menghasilkan sebuah sundulan yang membahayakan gawangnya dan menjadi sebuah gol.
Karena berada dalam posisi yang tidak mengenakkan seperti itu, maka Chelsea pun tidak bisa tinggal diam. Eden Hazard terlihat begitu bersemangat untuk membuahkan gol balasan kepada gawang Crystal. Akan tetapi sepakan keras terebut diresponi dengan baik oleh kiper Julian Speroni dengan memblokir bola tersebut.
Hampir saja Palace membuahkan gol kedua dalam pertandingan tersebut Jerome yang tinggal face to face dengan kiper Petr Cech dari sisi kanan lapangan menembakkan bola. Sebenarnya bola tersebut telah melewati sang penjaga gawang, namun saja kulit bundar yang ditembakkanya tersebut harus mentah oleh mistar gawang. Singkatnya, tidak ada satu gol pun yang berhasil terjadi lagi sampai dengan peluit panjang berbunyi.
Bagaimana pendapat Mourinho atas kekalahannya ini?
“Ketiadaan poin ini membuat kami cukup galau. Tapi saya tidak bisa menyalahkan keadaan lapangan atau apa pun kali ini, sebabnya semua orang bisa melihat kalau kecerobohan adalah apa yang membuat kami kalah.” ujarnya saat konferensi pers. (RB)

