Agen Judi Bola Terpercaya – Timnas Prancis hanya perlu bermain imbang sudah memastikan diri menjadi juara Grup E ketika menghadapi Ekuador. Namun Les Bleus akan tetap membidik kemenangan di laga pamungkas.
Prancis berhasil meraih dua pertandingan perdananya dengan menaklukkan Honduras dengan skor akhir 3-0 dan meraih kemenangan telak 5-2 atas Swiss. Kini Tim Ayam Jantan pun tengah kokoh di puncak klasemen sementara Grup E dengan raihan enam angka dari dua laganya dan memimpin tiga angka dari Swiss dan juga Ekuador yang berada di urutan ketiga dan kedua klasemen.
Hasil-hasil positif tersebut meneruskan torehan mantap timnas Les Bleus dari bulan September tahun 2013 lalu. Tim besutan Didier Deschamps tersebut cuma satu kali menelan kekalahan dari 11 laga yang sudah dilewatinya. Mereka cuma kalah dari Ukraina dengan skor akhir 0-2, sisanya memenangi semua pertandingan.
Dengan rekor yang sangat bagus dan jumlah poin yang oke, bisa dikatakan Prancis memiliki peluang besar untuk lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2014. Akan tetapi, mereka juga tak bisa lepas begitu saja ketika menghadapi Ekuador di laga ketiga fase grup di Maracana pada hari Kamis (26/6/2014) dini hari WIB.
“Kami tahu posisi yang sedang bagus untuk melaju ke babak perdelapan final Piala Dunia 2014. Dan kami juga tahu bahwa kami cukup bermain imbang di laga terakhir fase grup melawan Ekuador sudah memastikan sebagai juara Grup. Namun kami tak ingin bertahan, kami ingin tetap tampil menyerang dan mencari kemenangan. Kami juga ingin memperpanjang rentetan positif kami serta bisa menghibur para fans Prancis yang sudah memberikan dukungan kepada kami,” ungkap Mathieu Debuchy.
“Kami sudah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin untuk menjalani laga ini dan kami ingin menang guna untuk menjadi modal bagus di laga berikutnya,” sambung bek Prancis itu.
Prancis punya kans untuk mengulang rekor andai sukses menang atas Ekudor. Andai bisa menang maka akan menjadi klub yang perdana bisa memenangi semua pertandingan di fase grup di turnamen paling bergengsi sejak Piala Dunia 1998 lalu. (As)

