AS Roma tidak dapat melangkah jauh di Coppa Italia musim ini. Bertanding di Olimpico dalam babak 16 besar, I Lupi didepak Spezia melalui adu penalti.
Dalam laga yang digelar di Stadion Olimpico, Rabu (16/12) malam WIB tadi, AS Roma tampil tanpa diperkuat sejumlah pemain inti alias mereka memainkan sejumlah pemain pelapis keduanya di awal menit paruh perdana. Hanya saja ada beberapa pemain inti yang diturunkan sebagai starter seperti Mohamed Salah, Miralem Pjanic dan Edin Dzeko.
Lantaran kedudukan 0-0 bertahan hingga waktu normal selesai dan babak perpanjangan waktu tak ada gol tercipta, penentuan kemenangan ini diadakan melalui adu penalti. Dari babak penentuan ini, Spezia tampil sebagai pemenang dengan skor akhir 4-2 atas Roma.
Sebenarnya, Roma tampil sangat mendominasi dan menciptakan sejumlah kans bagus. Seperti mereka sudah mendapatkan peluang bagus di menit ke-25 melalui aksi Salih Ucan. Namun tendangan Ucan masih melebar.
Tidak lama kemudian, Spezia gantian menyerang lewat Mario Situm. Tapi tendangan keras Situm tepat ke sasaran namun bisa diamankan oleh penjaga gawang AS Roma, Morgan de Sanctis.
Roma sempat merobek jala tim tamu di menit ke-34 melalui Edin Dzeko. Namun gol dianulir wasit lantaran Dzeko terlebih dulu dalam jebakan offside.
Hingga babak pertama selesai, skor masih kacamata alias 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Giallorossi kembali menebar ancaman ke pertahanan Spezia. Tapi upaya mereka gagal membuahkan hasil.
Hingga laga menginjak masa injury time paruh kedua, Ucan hampir mengantarkan Roma memimpin. Namun sayang sekali, tendangan yang dilakukannya bisa dihadang oleh kiper Spezia Leandro Chichizola. Tak ada gol tercipta di sepanjang laga, maka laga dilanjutkan di babak extra time.
Di babak perpanjangan waktu, kedua tim juga tidak bisa membuka keunggulannya. Maka itu pertandingan untuk mencari kemenangan ditentukan lewat adu tos-tosan.
Di babak tos-tosan ini, Spezia meraih kesuksesan usai dua eksekutor Roma Dzeko dan Pjanic gagal menetak gol. Sedangkan Empat eksekusi Spezia berhasil. Dengan hasil akhir 4-2 ini yang mengantarkan Spezia lolos ke babak perempatfinal Coppa Italia.
Di babak delapan besar Coppa Italia, Spezia akan berhadapan dengan Alessandria, yang terlebih dulu melaju usai mendepak Genoa.
Di sisi lain, ada tambahan berita terkini tentang sebuah klub dari Liga Primer Inggris yakni, Everton.
Berita kalau The Blues akan kembali berjuang mendatangkan John Stones dari Everton. Akan tetapi, pelatih The Toffees Roberto Martinez menegaskan kalau Stones tidak dijual.
Chelsea sempat bikin Everton emosi di musim panas silam, di mana tawaran sebanyak empat kali yang dilayangkan Chelsea, dan semuanya ditampik oleh Everton. Seusai itu, pihak The Toffees menyatakan dengan tegas bahwa pemain muda berumur 21 tahun ini adalah aset dan masa depan untuk timnya.
Keinginan untuk memboyong Stones mengisyaratkan kalau Chelsea tengah perlu tambahan pemain di barisan belakang, mengingat bek tengah mereka, john Terry, saat ini telah tak belia lagi. Umur Terry saat ini telah memasuki angka 35 tahun.
Sekarang ini, dengan situasi Chelsea yang tengah terkeok-keok, muncul isu kalau mereka mengincar Stones untuk memperkuat barisan pertahanan. Namun Martinez menyatakan dengan tegas bahwa pihak klubnya tak akan melego sang pemain di bursa transfer musim dingin mendatang.
“John Stones diminati Chelsea? wajar saja karena Stones seorang bek yang masih muda dan punya kualitas bermain yang cukup oke. Tapi kami tidak akan pernah menjualnya ke klub mana pun termasuk Chelsea,” tegas Martinez di situs resmi klub.
“Seperti yang sudah disebutkan di atas itu, kami memang pernah menolak tawaran Chelsea sebanyak empat kali terkait Stones. Kami kini kembali menegaskan bahwa kami tidak akan melepas pemain andalan kami,” tambahnya.
Stones bermain sebanyak 14 laga dalam jumlah 16 pertandingan Everton di Liga Primer Inggris musim ini. Dari 14 laga itu, dia selalu bermain menjadi pemain utama dan tampil penuh hingga akhir pertandingan.
“Stones memiliki stamina bagus dan tak pernah mengenal lelah. Kami senang punya pemain seperti dia dan kami ingin melihat dia bermain lebih baik lagi,” katanya lagi. (As)

