AS Roma memulai tahun 2016 dengan meraih satu poin. Menghadapi Chievo Verona, Rabu (6/1/2015) malam WIB, Giallorossi ditahan imbang 3-3.
Dari laga yang dilangsungkan di Stadio Marc Antonio Bentegodi pada kemarin malam, AS Roma sempat memimpin dua gol lebih dulu melalui aksi Umar Sadiq dan Alessandro Florenzi di paruh perdana. Namun Chievo bisa mencetak gol penyama kedudukan lewat tendangan Alberto Paloschi dan Dario Dainelli.
Giallorossi sempat kembali memimpin lewat kaki Iago Falque. Tapi Chievo bisa kembali membuat skor jadi imbang usai Simone Pepe merobek gawang I Lupi. Skor bertahan 3-3 hingga usai laga.
Dengan tambahan satu poin ini maka Roma kini tetap berada di urutan kelima klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 33 angka dalam 18 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan terpaut lima poin dari Fiorentina yang sementara berada di puncak klasemen. Sedangkan Chievo berada di peringkat ke-12 klasemen dengan raihan 23 angka dari 18 laganya.
Kronologi Laga
Roma unggul dengan cepat kala laga baru berlangsung tujuh menit. Umar Sadiq yang untuk perdana kalinya bermain menjadi pemain utama mengantarkan timnya memimpin.
Gol diawali dari Gervinho yang menggiring bola sampai ke dalam kotak terlarang. Gervinho lalu melepaskan operan yang disambut Sadiq untuk merobek gawang Chievo.
Lima menit kemudian, tim tuan rumah mencoba peruntungannya. Namun tendangan Lucas Castro dari jarak dekat masih melayang dari arah gawang Roma yang dikawal oleh Wojciech Szczesny.
Gantian, Roma memperoleh peluang bagus pada menit ke-19 lewat Mohamed Salah yang menyambut umpan dari Gervinho. Namun tendangan yang dilepaskan Salah masih dapat dihadang oleh bek lawan.
Kali ini giliran Maicon yang mencoba peruntungannya pada menit ke-29. Sepakan yang dilepaskannya dari jarak jauh sudah tepat ke arah gawang, tapi tidak terjadi gol lantaran bola hasil tembakannya dapat dihadang oleh Albano Bizzarri.
Roma nyaris menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 pada menit ke-34 lewat aksi Sadiq. Usai melego Alessandro Gamberini, Sadiq dalam posisi satu lawan satu dengan Bizzarri. Naun tembakan yang dilakukannya masih melenceng dari arah gawang.
Tiga menit kemudian, Roma benar-benar bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Chievo. Kali ini giliran Alessandro Florenzi yang mencatatkan namanya di papan skor usai tembakan kaki kanannya berhasil merobek gawang tim tuan rumah.
Chievo bisa menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-2 dari Roma di menit-menit akhir babak pertama. Gol diawali dari tendangan Roberto Inglese dari jarak dekat yang dapat dihalau Szczesny. Bola muntah dan lantas disambut Alberto Paloschi dengan tembakan kaki kanan.
Skor tersebut bertahan hingga babak pertama selesai.
Di paruh kedua, Roma memiliki kans bagus untuk kembali menjaga keunggulannya usai Salah dalam posisi onside tanpa terkawal. Namun sepakannya malah belum tepat ke arah gawang.
Chievo bisa mencetak gol penyama kedudukan jadi 2-2 pada menit ke-59. Dario Dainelli merobek jala Roma melalui sepakan voli yang memanfaatkan tendangan sudut Valter Birsa.
Dua belas menit berselang, tim tamu kembali unggul menjadi 3-2 atas Chievo. Sepakan Iago Falque dari jarak dekat usai meneruskan umpan William Vainqueur tak mampu ditepis kiper Chievo.
Kembali tertinggal, Chievo langsung tampil terbuka dan menyerang demi mencari gol balasan lagi. Tendangan sudut Birsa hampir merobek jala Roma. Namun Szczesny dengan sigap menghadang bola.
Di menit ke-85, Chievo benar-benar bisa kembali membuat skor jadi imbang 3-3 dari Roma. Bola tembakan bebas Simone Pepe yang sempat mengenai tiang gawang lalu bergulir keluar dan dijinakkan oleh Szczesny. Namun teknologi garis jala menyatakan kalau si kulit bundar telah masuk lebih dulu dan dinyatakan gol.
Setelah skor jadi imbang, Roma langsung meningkatkan serangannya dan terus mengurung pertahanan Chievo. Tapi hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan, skor tidak berubah lagi. Skor 3-3 bertahan hingga usai laga.
Di laga lainnya, Fiorentina berhasil pulang dengan tiga poin dalam lawatannya ke kandang Palermo di lanjutan Serie A musim ini. Bertanding di Renzo Barbera, La Viola menang 3-1.
Ketika menjalani laga pekan ke–18 Serie A di Renzo Barbera, Rabu (6/1) malam WIB kemarin, Fiorentina memiliki kans perdana di menit ketiga. Namun tendangan keras yang dilepaskan Josip Ilicic masih melenceng dari arah gawang.
Tujuh menit kemudian, Fiorentina kembali mendapatkan peluang bagus. Kali ini melalui Nikola Kalinic, dia melepaskan tembakan yang meneruskan operan Marcos Alonso namun masih belum menemui sasaran.
Fiorentina baru bisa memecah kebuntuannya di menit ke-13. Ilicic melego Edoardo Goldaniga terlebih dulu sebelum melepaskan tembakan ke sasaran yang tidak mampu ditepis oleh Stefano Sorrentino.
Usai gol tersebut, Fiorentina ditorehkan statistik dapat menorehkan empat kali tembakan. Namun hanya ada satu yang mengarah ke gawang. On shoat itu lewat Matias Vecino di menit ke-20.
Fiorentina dapat menambahkan keunggulannya di menit ke-42. Ilicic kembali mencatatkan namanya di papan skor usai tendangan kaki kirinya tepat ke arah gawang Palermo.
Skor 2-0 untuk keunggulan Fiorentina yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Palermo yang telah kebobolan dua gol lantas tampil menyerang demi mencari gol ketertinggalannya.
Palermo tercatat bisa melepaskan 11 tembakan di paruh kedua dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Namun cuma satu dari tiga itu berujung gol yang dilesakkan oleh Gilardino.
Franco Vazquez memberikan operan silang ke dalam kotak terlarang, yang dapat diterima dengan tandukan Gilardino untuk merobek gawang Fiorentina.
Fiorentina kembali menjaga keunggulannya menjadi 3-1 atas Palermo lewat gol Jakub Blaszczykowski di masa injury time.
Blaszczykowski berhasil lolos dari posisi offside ketika menerima operan dari Borja Valero, kemudian dengan dingin menceploskan si kulit bundar ke dalam jala yang dijaga Sorrentino.
Setelah itu tak ada gol tambahan tercipta di sisa waktu laga. Skor berakhir 3-1 untuk kemenangan Fiorentina atas Palermo.
Dari kemenangan ini mengantarkan Fiorentina kini sementara naik ke puncak klasemen Serie A dengan koleksi 38 angka dan memimpin dua angka dari Juventus dan Inter Milan yang berada di peringkat kedua dan ketiga. Namun Nerazzurri beberapa waktu lagi akan bertanding. Sedangkan Palermo di urutan ke-16 dengan koleksi 18 angka dari 18 laganya. (As)

