Brendan Rodgers mengaku sangat kecewa setelah mendapat pemecatan dari Liverpool. Namun begitu, Rodgers tetap mendoakan yang terbagus untuk Si Merah.
Usai tiga tahun sebagai pelatih Liverpool dan menuntaskan 300 juta poundsterling, Brendan Rodgers akhirnya diberhentikan oleh kubu Liverpool, karena mengawali musim ini sangat buruk.
The Reds hanya empat kali menang di semua ajang yang dilewatinya dan saat ini masih berada di peringkat ke-10 klasemen sementara Liga Primer Inggris usai cuma mengoleksi 12 angka dalam delapan laga yang sudah dilewatinya. Selama membesut kllub yang bermarkas di Anfield, hasil terbagus Rodgers merupakan, dimana dia berhasil membawa Si Merah sebagai runner-up Liga Primer Inggris musim 2013/2014, dengan menciptakan 101 gol.
Pertandingan kontra Everton yang selesai dengan skor 1-1 sebagai laga pamungkas Rodgers dan tidak lama itu dia mendapatkan telepon pemecatan dari pemilik klub.
Tanpa trofi selama tiga tahun di Anfield digadang-gadang sebagai fator utama pemecatan terhadap pelatih (Brendan Rodgers). Padahal pelaih asal Irlandia Utara tersebut optimistis kalau dirinya dapat mengantarkan Liverpool kembali meraih kesuksesan, asalkan diberikan waktu untuk memperbaharui timnya menjadi lebih tangguh.
“Saya jelas sangat frustrasi harus pergi dari Liverpool. Sebuah kebanggan dapat membesut salah satu tim terbagus di Eropa dan dunia selama tiga tahun. Saya sudah mencoba berusaha keras demi membantu tim meraih kemenangan dan bisa menghibur para suporter,” ungkap Rodgers.
“Saya tentu punya banyak memori selama saya membesut Liverpool dan saya ingin mengucapkan banyak terima kasih pada semua pemain atas perjuangan yang sudah mereka lakukan di atas lapangan hijau. Saya lihat tim sekarang ini sedang dalam tahap sulit, namun mereka memiliki kemampuan bagus dan menunjukkan tekad besar untuk memenangi pertandingan. Saya kini sudah tidak di Liverpool lagi, tapi saya akan terus mendukung mereka sukses selalu,” lanjutnya.
“Liverpool merupakan salah satu klub besar yang saya tangani dan saya akan selalu ingat kendati saya tahu tidak mampu memberikan yang terbagus selama tiga tahun di sana. Tapi paling tidak saya pernah membawa klub itu finis di posisi kedua klasemen akhir pada musim 2013/2014.”
“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada klub, asisten dan para fans yang sudah pernah memberikan dukungan kepada saya selama di klub. Saya akan tetap ingat hal itu,” tambahnya.
“Tak lupa berterima kasih pada John W. Henry, Mike Gordon dan Tom Werner. Mereka telah memberikan sebuah kesempatan besar kepadaku, kendati tak bersama, tapi saya optimistis pertemanan akan teteap berjalan,” ujar Rodgers.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Chelsea.
Penampilan jelek Chelsea di awal musim tak bikin posisi Jose Mourinho tergoyang. The Blues menegaskan bahwa masih optimistis dengan Mourinho yang dinilai masih cocok membesut para pemainnya.
Sang juara Liga Primer Inggris menunjukkan performa kurang bagus dari musim silam. Di seluruh ajang, mereka hanya menang empat kali dari 12 laga yang dilakoninya, termasuk cuma dua kali menang dalam delapan pertandingan perdana Liga Primer Inggris, sehingga membuat mereka kini berada di peringkat ke-16.
Mourinho masih punya kontrak kerja hingga tahun 2019 di Chelsea. Mourinho menyatakan dengan tegas kalau dirinya tak akan pergi kecuali pemain-pemain The Blues memang membutuhkan orang lain sebagai manajernya.
Banyak media-media lainnya membicarakan bahwa masa depan Mourinho sedang terancam menyusul hasil-hasil buruk Chelsea di awal musim ini. Akan tetapi, kubu Chelsea langsung meredam isu tersebut dengan cara menyatakan bahwa Mourinho masih dibutuhkan timnya saat ini.
“Chelsea mengumumkan bahwa Jose Mourinho masih dibutuhkan dan dia juga didukung tim saat ini,” tulis keterangan resmi klub.
“Seperti yang telah disebutkan Mourinho, memang awal musim yang kurang oke untuk klub. Tapi pelatih diyakini akan berusaha keras untuk membawa klubnya kembali ke jalur kesuksesan seperti musim lalu. Dan, manajer bersama para pemain klub pasti akan berjuang keras untuk kembali ke performa okenya.”
Di laga selanjutnya, Chelsea akan berhadapan dengan Aston Villa di Stamford Bridge dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris akhir pekan ini. (As)

