Aston Villa secara resmi menunjuk Remi Garde sebagai pelatih klub setelah melakukan pemecatan terhadap Tim Sherwood.
Aston Villa melakukan pemecatan terhadap Tim Sherwood pada 25 Oktober silam. Di bawah besutan Sherwood, The Villa melakoni awal musim dengan tidak mengesankan di ajang Liga Primer Inggris. Mereka tercatat hanya sekali menang dalam 10 pertandingan yang sudah dilewati klub dan hingga kini berada di posisi terbawah klasemen dengan raihan empat angka.
Untuk mengisi posisi Sherwood, Aston menunjuk Garde sebagai pelatih baru di klubnya. Pelatih yang juga adalah eks pemain Arsenal tersebut meneken kontrak baru dengan Aston sampai tahun 2019 mendatang. Karier pamungkas menjadi manajer di Olympique Lyon pada tahun 2011 lalu, sebelum memutuskan untuk hengkang pada akhir musim 2013/2014, lantaran alasan keluarga.
“Saya tentu senang sebagai pelatih Aston Villa. Di Inggris, tentu akan menjadi tantangan yang luar biasa untuk saya sebagai pelatih di sana,” ungkap Garde di website resmi Aston Villa.
“Saya telah melakoni perjumpaan yang sangat oke bersama pemilik klub, Randy Lerner dan CEO Tom Fox. Mereka memiliki rencana bagus untuk tim dan saya merasa senang mereka mempercayaiku sebagai pelatih di klubnya,” lanjutnya.
“Saya tahu Aston saat ini sedang berada di posisi terbawah klasemen dan tugasku pasti akan terasa berat karena harus membantu tim kembali ke posisi yang bagus,” tambahnya.
“Semua pasti butuh waktu dan klub pasti akan mengerti dengan hal itu. Saat ini yang paling penting adalah saya harus beradaptasi dengan para pemain, kami harus bisa beradaptasi dengan bagus.”
Setelah diconfirmasi menjadi pelatih anyar, Garde akan menjalani laga pertamanya sebagai pelatih Aston ketika bertandang ke markas Totteham Hotspur di laga lanjutan Liga Primer Inggris, Selasa (3/11) dinihari WIB. Namun pelatih berumur 49 tahun tersebut cuma akan memantau tim dengan asisten Kevin MacDonald.
“Saya akan mencoba membawa klub baruku untuk mendapatkan hasil positif di laga debutku. Lawan Tottenham Hotspur tidak akan mudah, apalagi bermain di kandang mereka. Tapi kami harus fokus menjalaninya dan tidak boleh melakukan kesalahan di atas lapangan hijau,” ujar Garde kepada para pemain Aston Villa.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Tottenham Hotspur.
The Lilywhites melangkah dengan bagus hingga kini, kendati tidak dapat dikatakan begitu mengesankan. Namun langkah tersebut telah cukup untuk membuat Tottenham Hotspur yakin menatap pekan sulit.
Spurs dari awal hingga kini bermain cukup bagus. Mereka baru takluk tiga kali dalam 14 pertandingan yang telah dilewati. Dari periode tersebut, tim besutan Mauricio Pochettino tersebut menang sebanyak lima kali.
Di ajang Liga Primer Inggris langkah mereka justru lebih bagus. Sejak takluk dari Manchester United di laga pertama, mereka belum pernah meraih kekalahan di sembilan laga selanjutnya. Kendati juga hanya menang empat kali, namun rangkaian hasil itu tentu menjadi modal bagus untuk Spurs.
Saat ini Spurs akan melakoni pekan sulit lantaran akan melakoni tiga pertandingan dari waktu enam hari, diawali dari kontra Aston Villa di laga lanjutan Liga Primer Inggris, Selasa (3/11) dinihari WIB nanti. Berikutnya melawan Anderlecht di fase grup Liga Europa, Jumat (6/11) dinihari WIB dan laga derby melawan Arsenal, Minggu (8/11) malam WIB.
Pochettino sangat berharap timnya dapat mempertahankan langkah ketika meladeni Aston dan meneruskan catatan baik yang telah didirikan timnya. Kemenangan juga akan berpengaruh dengan posisi di papan klasemen, yang mana sekarang ini mereka dapat naik ke posisi kelima, yang sekaligus menggeser West Ham United.
“Kami tahu kami sedang berada di jalur positif dan kami sangat senang dengan kondisi itu. Namun pekan ini, kami punya jadwal padat dan akan menghadapi laga-laga sulit. Kami berharap kami bisa mendapatkan apa yang kami inginkan,” ujar Pochetino.
Tim besutan Mauricio Pochettino itu kini berada di peringkat keenam klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 17 poin dalam 10 pertandingan yang dilewatinya dan terpaut tiga angka dari West Ham yang berada di posisi kelima, yang telah bertanding 11 kali dan memiliki produktivitas gol yang tidak begitu oke. (As)

