Paris Saint-Germain merengkuh gelar Coupe de France 2015 usai berhasil mengalahkan Auxerre dengan skor tipis 1-0 berkat gol tunggal Edinson Cavani.
Menurut media-media Prancis mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada tim dari Ligue 1 yang dapat merengkuh tiga gelar domestik yakni, Liga Prancis, Coupe de France dan Coupe de la Ligue. Yang perdana melakukannya adalah Paris Saint-Germain.
Kesuksesan Les Parisiens di final Coupe de France yang digelar di Stade de France, Minggu (31/5) dinihari WIB, dipastikan oleh gol semata wayang Cavani di paruh kedua.
Pada musim 2014-2015 ini, PSG terlebih dulu telah meraih gelar Liga Prancis. Ini adalah ketiga kalinya mereka dapatkan secara berturut-turut.
Sedangkan di Coupe de la Ligue, PSG tampil sebagai pemenang setelah melibas Bastia dengan skor telak 4-0 di partai puncak.
Kronologi Laga
PSG lantas tampil mendominasi di awal menit babak pertama. Namun mereka terlihat sulit menembus dinding pertahanan Auxerre yang cukup kokoh.
PSG mengklaim sebuah penalti di menit ke-28 setelah Lucas dilanggar jatuh oleh pemain lawan di kotak penalti. Akan tetapi, wasit tidak menggubrisnya atau disebut tidak terjadi pelanggaran.
Empat menit kemudian, Zlatan Ibrahimovic nyaris membawa PSG memecah kebuntuannya andaikan tendangan striker asal Swedia itu tak mampu dihadang oleh penjaga gawang Auxerre, Donovan Leon.
Ibra kembali mengancam di menit ke-36. Lagi-lagi upayanya bisa diredam oleh Leon.
Di menit-menit akhir babak pertama, thiago Motta memperoleh peluang bagus. Namun sayang sekali, tendangan kerasnya hanya mengenai mistar gawang lawan.
Skor masih 0-0 mengirim kedua tim ke ruang ganti masing-masing.
Di paruh kedua, PSG kembali mendominasi jalannya laga. Cavani nyaris membawa timnya unggul andaikan sundulannya tak mampu dijinakkan oleh Leon pada menit ke-56.
Cavani akhirnya benar-benar bisa membobol gawang Auxerre. Tepatnya pada menit ke-64, tandukan Cavani yang meneruskan operan Gregory van der Wiel tak mampu ditepis Leon. Skor 1-0 untuk keunggulan PSG.
Auxerre mencoba tampil terbuka demi mencari gol balasan. Namun hingga peluit panjang berbunyi, skor tidak berubah lagi. (As)

