Prancis berhasil memetik kemenangan tipis 3-2 atas Belanda di laga persahabatan yang berlangsung di Amsterdam Arena, Sabtu (26/3/2016) dinihari WIB.
Dalam pertandingan yang digelar di Amsterdam Arena pada dinihari tadi, kedua tim sama-sama bermain cukup imbang andai melihat ball posession (50 banding 50). Akan tetapi, Prancis memiliki kans lebih banyak dalam percobaan untuk menciptakan gol.
Dari statistik mencatatkan bahwa Les Bleus bisa melepaskan 16 tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Belanda hanya bisa melepaskan delapan tendangan dan cuma lima yang mengarah ke gawang.
Prancis memimpin dua gol terlebih dulu di paruh perdana, tetapi Belanda bisa mencetak gol penyama kedudukan jadi 2-2 di paruh kedua. Sisa beberapa menit menjelang laga usai, Prancis akhirnya kembali memimpin menjadi 3-2 usai Blaise Matuidi membobol gawang Belanda.
Di paruh perdana, Prancis telah memimpin 1-0 kala pertandingan baru berlangsung enam menit. Gol itu diawali dari sebuah pelanggaran yang dilakukan pemain Belanda, Davy Klaassen, ke pemain Prancis Antoine Griezmann di luar kotak terlarang.
Prancis pun memperoleh hadiah sepakan bebas dan Griezmann yang mengeksekusinya. Sepakan kaki kiri striker yang kini memperkuat Atletico Madrid itu meluncur ke sasaran dan penjaga gawang Belanda, Jasper Cillessen, tak bisa menepisnya.
Enam menit usai gol tersebut, Prancis sempat memiliki peluang bagus lewat sepakan Dimitri Payet. Tapi tembakannya masih dapat dihadang. Baru satu menit kemudian, Tim Ayam Jantan dapat menambahkan keunggulannya jadi 2-0. Pencetak gol keduanya Prancis lewat Olivier Giroud. Gol diawali dari sebuah sepakan bebas di sisi kiri luar kotak Belanda. Bola yang melayang ke kotak terlarang, sempat dihadang namun disambut oleh Blaise Matuidi. Giroud yang berdiri di dalam kotak terlarang, lalu melanjutnya dengan tendangan kaki kiri.
Sebelum paruh perdana selesai, Prancis sempat memperoleh beberapa kans, salah satu lewat tandukan Griezmann pada menit ke-25. Akan tetapi, tandukannya masih belum dapat merobek jala Belanda.
Upaya Patrice Evra di menit-menit akhir paruh perdana juga tak menemui sasaran. Tandukannya juga masih dapat diamankan oleh Cillessen.
Memasuki paruh kedua, Belanda akhirnya dapat mencetak gol penyama kedudukan. Yang perdana, mereka merobek jala yang dijaga Steve Mandanda melalui aksi Luuk de Jong di menit ke-47, kemudian kedua melalui Ibrahim Afellay pada menit ke-86.
Gol De Jong diawali dari sebuah sepakan bebas yang dilakukan Memphis Depay lewat sisi kanan pertahanan Prancis. Si kulit bundar hasil tembakan Memphis melayang ke dalam kotak terlarang dan diterima oleh De Jong dengan tandukan.
Sedangkan gol Afellay lahir berawal dari sepak pojok, yang kembali dieksekutor oleh Memphis. Memphis melepaskan tembakan mendatar ke kotak terlarang Prancis dan Afellay yang berdiri di sana langsung menyepaknya dengan tembakan kaki kanan.
kala laga seperti akan berakhir dengan imbang, Matuidi tampil sebagai pahlawan kemenangan Prancis lewat golnya di menit ke-87. Gol diawali dari sebuah operan Anthony Martial lewat sisi kiri, lalu dia memberikan operan jitu ke Matuidi yang berdiri di kotak terlarang dan tanpa lama, Matuidi lantas melepaskan tendangan kaki kiri tepat ke sasaran.
Skor berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan Prancis atas Belanda yang sekaligus bertahan hingga usai laga.
Di laga lainnya, Portugal kalah tipis dari Bulgaria.
Portugal menelan pil pahit kala menjamu Bulgaria di Leiria dalam pertandingan ujicoba. Portugal kalah 0-1 melalui gol Marcelinho di paruh perdana.
Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Dr, Magalhes Pessoa, Sabtu (26/3) dinihari WIB tadi, Portugal sebenarnya bermain sangat mendominasi. Mereka tak cuma unggul ball posession, namun juga memiliki kans lebih banyak.
Portugal dominasi penguasaan bola sampai 67 persen berbanding 33 persen milik sang lawan. Mereka juga bisa melepaskan 30 tendangan dengan 11 di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Bulgaria cuma bisa melepaskan empat tembakan dan hanya dua yang mengarah ke gawang.
Penjaga gawang Bulgaria, Vladislav Stojanov, bermain bagus di pertandingan ini. Dari statistik mencatatkan bahwa Stojanov bikin 11 penyelamatan di pertandingan ini, yang berarti dia sukses mengamankan semua on shoat gol dari Portugal.
Di 7 menit perdana laga, Portugal sempat memperoleh dua kans yang didapatkan oleh Cristiano Ronaldo dan Nani. Akan tetapi, peluang yang diperoleh kedua pemain itu dapat dihadang oleh Stojanov.
Di menit ke-10, Ronaldo kembali memperoleh kans. Tapi, kali ini tembakannya masih melayang dari sasaran.
Tujuh menit usai itu, giliran Pepe yang memperoleh untuk menciptakan gol. Dia melepaskan sebuah tandukan meneuskan sepak pojok Joao Mario. Akan tetapi, tandukannya masih melenceng dari sasaran.
Dua menit usai kans Pepe tersebut, Bulgaria justru bisa memecah kebuntuannya. Tepatnya di menit ke-19, diawali dari sebuah operan yang dilakukan Ivelin Popov lewat sisi kanan. Si kulit bundar lalu disambut oleh Marcelinho yang dikawal oleh dua pemain lawan. Usai menerima umpan dari jarak dekat, Marcelinho sukses melego dua pemain lawan dan melepaskan tendangan kaki kiri mendatar yang tidak bisa ditepis kiper Portugal.
Sejumlah kans diperoleh oleh Portugal sebelum paruh perdana selesai. Akan tetapi, tak ada satu pun yang bisa membuahkan hasil. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Bulgaria atas Portugal.
Memasuki paruh kedua, Ronaldo kembali memiliki peluang bagus di menit ke-53. Kali ini dia mencoba merobek jala Bulgaria melalui tembakan dari jarak jauh, namun bola hasil tembakan striker yang kini memperkuat Real Madrid itu bisa dijinakkan oleh Stojanov.
Di menit ke-67, Portugal memperoleh hadiah penalti usai Nikolay Bodurov meyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak terlarang. Ronaldo lalu maju sebagai algojo namun gagal menjalani tugasnya dengan baik usai tembakan kaki kanannya bisa ditebak oleh Stojanov dan bola muntah pun gagal disambarnya.
Setelah itu Portugal langsung meningkatkan serangannya dan terus menekan pertahanan Bulgaria. Sempat memiliki banyak kans, tapi tidak ada satu pun yang bisa berujung gol.
Sebuah kans didapatkan oleh Nani pada menit ke-80 yang bisa menghasilkan gol untuk Portugal. Akan tetapi, tembakan yang dilakukannya masih melayang dari arah gawang.
Hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap 1-0 bertahan untuk kemenangan Bulgaria atas Portugal. (As)

