Timnas Portugal meraih kemenangan tipis 1-0 atas Albania di laga lanjutan kualifikasi EURO 2016. Gol tunggal Selecao dicetak oleh Miguel Veloso.
Kala menjalani laga yang berlangsung di Elbasan Arena, Elbasan, Selasa (8/9/2015) dinihari WIB tadi, timnas Portugal terlebih dulu mendapatkan peluang bagus ketika pertandingan berlangsung empat menit. Namun sayangnya, tendangan yang dilepaskan Danny masih belum tepat ke arah gawang.
Delapan menit kemudian, giliran Cristiano Ronaldo yang memiliki peluang. Tapi tendangannya dari luar kotak penalti masih belum menemui sasaran.
Statistik mencatat bahwa pada pertandingan berlangsung di paruh perdana, Selecao tercatat bisa melepaskan lima tendangan lagi yang sebagai tambahan dari di atas itu. Namun empat di antaranya tidak ada yang mengarah ke gawang. Hanya satu tembakan yang mengarah ke gawang dan itu dibuat oleh Ronaldo di menit ke-29.
Sedangkan Albania hanya bisa melepaskan dua sepakan. Dua tembakan Taulant Xhaka di menit ke-36 dan 45, belum bisa merobek jala Portugal yang dijaga oleh Rui Patricio.
Skor 0-0 mengirim kedua tim ke ruang ganti masing-masing.
Portugal tampil lebih menekan di awal babak kedua. Ronaldo nyaris membawa timnasnya unggul pada menit ke-51, andaikan tendangan kaki kirinya dari jarak dekat tidak melenceng.
Satu menit kemudian, gantian Albania menyerang. Namun tendangan Sokol Cikalleshi dari jarak jauh masih melayang dari arah gawang.
Setelah itu, Portugal meningkatkan serangannya demi mencari gol keunggulan. kans sempat didapatkan Veloso, Ronaldo, Danny dan Eliseu, namun tidak ada yang bisa merobek gawang Albania sampai waktu normal berakhir.
Di masa injury time, Portugal akhirnya baru bisa memastikan kemenangannya atas Albania usai sundulan Veloso merobek gawang lawan setelah meneruskan tendangan sudut yang dilepaskan dari Ricardo Quaresma.
Setelah itu tak ada gol tercipta lagi hingga usai laga. Dengan kemenangan ini, maka Portugal kini berada di puncak klasemen sementara Grup I kualifikasi Piala Eropa 2016 dengan mengoleksi 15 angka dari enam laga yang dilewatinya. Dan, mereka masih memimpin tiga angka dari Denmark yang telah melakoni tujuh pertandingan.
Sedangkan Albania berada di urutan ketiga klasemen Grup I dengan koleksi 11 angka.
Di sisi lain ada tambahan berita lainnya.
Akhir-akhir ini muncul berita kalau Lionel Messi akan segera gantung sepatu dari tim nasional Argentina. akan tetapi, hal itu lantas ditampik oleh rekan senegaranya, Sergio Aguero.
Cemoohan yang datang untuk Messi sebagai faktor kenapa dia diberitakan sedang berencana untuk gantung sepatu dari Timnas dan fokus penuh di timnya, Barcelona.
Ditambah kegagalan Tim Tango di turnamen Piala Dunia 2014 lalu dan juga ajang Copa America 2015 lalu bikin Messi dikritik habis. Lantaran dia juga tidak dapat bermain tangguh untuk timnas.
Berita itu diketahui oleh Aguero, yang adalah teman Messi, dimana striker yang kini memperkuat Manchester City tersebut berkomentar. Aguero menyatakan bahwa Messi masih ingin memperkuat Argentina dan bahkan ingin membawa negaranya meraih gelar juara.
“Saat isu mengenai Lionel Messi akan gantung sepatu dari tim nasional Argentina berhembus kencang, saya lantas berbicara dengan Messi apakah berita tersebut memang begitu,” terang Aguero.
“Dia mengatakan kepada saya kalau itu semua dari media-media yang ingin membuat heboh saja dan tidak ada benarnya,” lanjutnya.
“Setelah mendengar isi hati dari dia, saya pun mengatakan kepadanya kalau kami akan berjuang bersama-sama untuk mendapatkan target besar timnas Argentina,” katanya Aguero kepada Messi.
“Messi kini santai-santai saja. Para fans timnas Argentina tidak perlu panik lagi karena dia masih akan terus memperkuat timnas. Dia pasti akan bisa melakukan yang terbagus untuk negaranya sebelum gantung sepatu,” sambungnya.
Aguero juga menjelaskan mengenai kegagalan timnas Argentina di Piala Dunia 2014 dan juga Copa America 2015 lalu.
“Saya tahu bahwa Argentina gagal di turnamen Piala Dunia 2014 dan juga Copa America 2015. Tapi itu bukan salah Messi, tapi semua pemain Argentina wajib bertanggung jawab atas kegagalan itu. Tapi itu semua sudah berlalu dan tidak perlu dibahas lagi. Yang perlu dibicarakan saat ini adalah bagaimana tim bisa meraih gelar juara,” jelas Aguero. (As)

