Jose Mourinho menyebut penampilan Paul Pogba hingga kini telah bagus. Mourinho pun optimistis Pogba bakal kian oke pada musim depan.
Usai kembali ke Manchester United dengan memecahkan rekor transfer dunia, penampilan Paul Pogba tidak lantas oke. Akan tetapi, akhir-akhir ini Pogba mulai menunjukkan performanya bersama The Red Devils dan membuktikan torehan statistik yang meroket. Pamungkas pemain asal Prancis itu membuat assist kala United berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Sunderland di pertandingan pekan ke-18 Liga Primer Inggris musim ini. Sampai saat ini, pemain berumur 23 tahun tersebut telah mengoleksi tiga gol dan membuat tiga assist dalam 17 laga yang dilewatinya di Liga.
Jose Mourinho menyatakan Pogba memang perlu waktu untuk dapat bermain bagus. Namun dia optimistis pemainnya itu bisa lebih bersinar pada musim depan. “Liga Primer Inggris akan terasa berat. Anda tampil tiga atau empat tahun di Serie A dan datang ke Liga Primer Inggris, jelas kondisi akan berbeda dan semua butuh waktu untuk beradaptasi satu sama lain,” kata Mourinho di situs resmi klub.
“Sejauh ini atau hingga pekan ke-18 Liga Primer Inggris bergulir, Pogba sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya. Saya yakin dia bisa lebih bagus lagi dari sekarang ini pada musim depan. Dia seorang pemain giat bekerja keras dan berlatih keras, jadi dia pasti bisa membuktikan bahwa dia memang layak didatangkan dengan harga transfer tinggi,” lanjutnya.
United sendiri kini masih berada di posisi keenam klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 33 poin dari 18 laga yang sudah dilakoninya pada musim ini dan masih tertinggal empat poin dari Arsenal yang berada di puncak klasemen, yang mana disebut zona terakhir bermain di Liga Champions musim ini. Sementara itu tim besutan Jose Mourinho tertinggal 13 angka dari Chelsea yang berada di puncak klasemen.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Napoli berhasil mengalahkan Torino dengan skor akhir 5-3 di laga lanjutan Serie A. Empat dari lima gol Partenopei diborong oleh Dries Mertens.
Dalam laga yang dilangsungkan di San Paolo, Minggu (18/12) malam WIB, Mertens lantas menciptkan hat-trick untuk mengantarkan Napoli memimpin 3-0 di babak perdana. Di paruh kedua, Torino sempat menipiskan ketertinggalannya lewat gol Andrea Belotti. Namun Vlad Chiriches membawa Napoli menjaga keunggulannya kembali.
Luca Rossettini merobek jala Pepe Reina untuk kembali memperkecil ketertinggalannya dari Napoli. Namun Mertens tegaskan dominasi Napoli dengan mencetak gol terakhir, sebelum Iago Falque mencetak gol lewat sebuah penalti. Skor 5-3 bertahan hingga laga selesai.
Dengan hasil akhir di laga ini maka Napoli menggeser AC Milan untuk berada di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A musim ini. Napoli mengoleksi 34 angka dalam 17 pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini dan hanya tertinggal dua angka dari AS Roma yang berada di posisi kedua klasemen dan tertinggal delapan angka dari Juventus yang berada di pucuk klasemen. Sementara itu Torino berada di peringkat kesembilan dengan raihan 25 angka.
Kronologi Laga
Mertens membawa Napoli unggul lebih dulu pada menit ke-13. Berawal dari tendangan sudut, kombinasi dilakukan beberapa pemain Napoli dituntaskan Jose Callejon dengan operan silang yang disambut Mertens dengan tendangan kaki kanan dari jarak dekat untuk merobek gawang lawan.
Napoli lalu mendapatkan hadiah penalti setelah Antonio Barreca melakukan pelanggaran terhadap pemain tim tuan rumah. Mertens yang ke depan menjadi algojo dan berhasil menjalani tugasnya dengan baik usai tembakannya gagal ditepis oleh kiper Torino Joe Hart. Napoli unggul 2-0 atas tim tamu pada menit ke-18.
Empat menit kemudian, Napoli menambahkan keunggulannya menjadi 3-0 atas Torino melalui gol ketiga Mertens. Kali ini diawali daeri Jose Callejon melepaskan tendangan namun masih dapat dihadang oleh Hart. Bola muntah disambut Mertens dengan tendangan dari dalam kotak yang masih sempat dihadang oleh Rossettini, namun bola rebound kembali disambar Mertens untuk merobek jala Torino. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama selesai.
Di babak kedua, Torino menunjukkan perlawanan. Lewat umpan Iago Falque, Andrea Belotti menuntaskan umpan datar di sisi kanan untuk mengantarkan Torino menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-3 dari Napoli pada menit ke-58.
Chiriches membawa Napoli unggul tiga gol kembali setelah menciptakan gol pada menit ke-70. Kombinasi antara Mertens bersama Callejon dituntaskan dengan operan silang yang bisa diselesaikan Chiriches dengan baik ke dalam gawang lawan.
Torino kembali menipiskan ketertinggalannya dengan menciptakan gol keduanya enam menit berselang. Tendangan bebas Adem Ljajic tidak bisa dihadang oleh Reina dengan baik, sehingga Rossettini dapat mengirim bola ke dalam gawang. Kedudukan sekarang ini menjadi 4-2 untuk keunggulan Napoli atas Torino.
Di 10 menit pamungkas, Mertens kembali mencetak gol keempatnya di laga ini. Mertens melego-lego di dalam kotak sebelum melepaskan tendangan kaki kanan yang tepat ke sasaran tanpa bisa ditepis oleh Hart.
Torino tidak pasrah begitu saja usai sedang tertinggal tiga gol dari Napoli. Mereka terus memberikan perlawanan ketat terhadap tim tuan rumah. Hasilnya, mereka bisa menipiskan ketertinggalannya menjadi 3-5 dari Napoli pada menit ke-84 lewat gol Falque. Lewat sebuah penalti, sepakan Falque tidak bisa dibaca oleh Reina.
Setelah itu kedua tim saling tekan menekan di sisa waktu babak kedua untuk mencari gol tambahan masing-masing. Tapi hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya laga, tidak ada perubahan skor lagi. Skor berakhir 5-3 untuk kemenangan Napoli atas Torino. (As)

