Mauricio Pochettino mengaku puas dengan performa Tottenham Hotspur ketika menaklukkan Manchester City 4-1. The Lilywhites disebutnya tampil fantastis.
Tottenham Hotspur tertinggal terlebih dulu di pertandingan menjamu Manchester City di White Hart Lane dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris akhir pekan lalu, Sabtu (26/9). Jala Spurs yang dijaga oleh Hugo Lloris dirobek oleh Kevin de Bruyne di menit ke-25.
Akan tetapi, The Lilywhites bisa mencetak gol penyama kedudukan di menit-menit akhir paruh perdana lewat tendangan Eric Dier. Di paruh kedua, Spurs bisa mencetak tiga gol tambahan ke gawang The Citizens melalui gol-gol yang dilesakkan oleh Toby Alderweireld, Harry Kane dan Erik Lamela.
Untuk Spurs, ini merupakan hasil positif yang ketiga kalinya secara beruntun di dapatkannya di kompetisi Liga Primer Inggris. Mereka juga lantas bangkit ussai ditekuk Arsenal dengan skor akhir 1-2 di ajang Piala Liga Inggris, tengah minggu silam.
Atas hasil akhir dari melawan City, Pochettino pun mengaku sangat puas dan senang dengan kemenangan telak itu. Menurutnya, timnya sudah tampil sangat bagus dan fantastis.
“Ya, saya sangat, sangat senang dan puas dengan kemenangan telak atas Manchester City. Padahal kami kebobolan terlebih dulu, namun pada akhirnya kami tampil sebagai pemenang. Ini menunjukkan bahwa kami sudah berusaha keras untuk membidik kemenangan di pertandingan. Mengenai penampilan para pemain, tentu sangat luar biasa dan fantastis,” ungkap Pochettino di situs resmi klub.
“Para fans kami juga merasa sangat gembira usai sebelumnya kami kalah dari Arsenal. Hari ini memang sangat menyenangkan karena memenangkan laga penting dan sulit,” tambahnya.
Pochettino juga memberikan komentar mengenai gol-gol Dier dan Kane, yang diperbincangkan lantaran gol keduanya sudah dalam posisi offside.
“Bermain sepakbola tentunya ada keuntungan dan ada kerugian. Ini juga tidak bisa menyalahkan siapapun, termasuk wasit. Karena tidak mudah ketika mengambil keputusan untuk seorang wasit yang memmpin jalannya pertandingan,” katanya lagi.
“Kini kami juga tidak ingin terlarut dengan kemenangan ini, karena kami tahu ini masih awal dan perjalanan masih panjang. Kami hanya ingin terus fokus untuk mendapatkan hasil positif di laga-laga berikutnya,” tandasnya.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Chelsea.
Chelsea terlihat sulit menciptakan gol ketika melawan Newcastle United. Bagi Jose Mourinho, menepinya Diego Costa memang mempengaruhi ketajaman The Blues.
Costa mendapatkan hukuman larangan bermain sebanyak tiga laga. Hukuman tersebut diberikan kepada penyerang asal Spanyol tersebut kala Chelsea kontra Arsenal akhir minggu silam. Kala tersebut, dia melakukan perdebatan dengan pemain Arsenal, Laurent Koscielny.
Absennya Costa membuat Chelsea hanya memiliki striker lainnya seperti Radamel Falcao dan Loic Remy. Mourinho memainkan keduanya secara bergantian di pertandingan menghadapi Newcastle yang berlangsung di St. James Park (26/9). Namun tidak ada satu pemain di antara kedua pemain itu yang dapat menciptakan gol.
The Blues yang sempat terpaut dua gol akhirnya bisa menyamakan kedudukan dan memetik satu poin di pertandingan ini. Ramires dan Willian yang tampil menjadi pemain pengganti sebagai penyelamat Chelsea melalui gol-golnya dan kedudukan berakhir seri 2-2 untuk kedua tim.
Setelah laga itu berakhir, Mourinho diwawancarai apakah Chelsea kangen dengan Costa.
“Jelas saja, seperti yang anda ketahui, Diego Costa adalah salah satu striker terbaik di Eropa dan dunia saat ini,” ucap Mourinho saat diwawancarai oleh media-media Inggris.
“Memang tidak boleh terlalu berharap kepada satu pemain, tapi ada sedikit bukti di laga melawan Newcastle United akhir pekan lalu. Padahal lawan kami bukan lawan berat, tapi kami tidak mampu memenangi pertandingan, bahkan kami sempat tertinggal dua gol lebih dulu. Jadi itu sudah bisa buktikan bahwa ketajaman tim kurang oke.”
Mourinho lalu diwawancarai lagi mengenai menepinya Costa mengakhiri kans Chelsea untuk memetik kemenangan.
“Itu tidak bisa dipastikan, kami hanya bisa mengatakan dia pemain yang sangat dibutuhkan tim saat ini,” ujarnya lagi.
Pada musim ini, Costa sudah bermain sebanyak tujuh laga yang dilewatinya di seluruh ajang. Striker berumur 26 tahun ini mencetak dua gol sejauh ini. (As)

