Pernah mendepak Manchester City di kompetisi Eropa, kini Dynamo Kiev bertekad ingin mengulanginya lagi di babak perdelapan final Liga Champions musim ini.
Hasil undi untuk babak perdelapan final Liga Champions sudah ditentukan yang berlangsung di kandang UEFA, Nyon, Senin (14/12) malam WIB. Dynamo Kiev terlebih dulu bertindak sebagai tim tuan rumah dalam laga leg perdana, kemudian gantian bertandang ke markas Manchester City.
Melihat kekuatan kedua tim ini, City memang difavoritkan dan diprediksikan bisa menyingkirkan Kiev.
Kendati begitu, Kiev ternyata tidak takut dan malah yakin bisa mengulangi keberhasilannya di musim 2012/13, kala mereka sukses mendepak The Citizens, yang saat itu berstatus juara Liga Primer Inggris, di kompetisi Liga Europa.
City yang turun dari Liga Champions ketika itu melaju ke babak perdelapan final. Namun sayangnya, laju mereka tersendat di babak tersebut usai takluk dari Kiev dengan jumlah agregat 1-2.
“Kami tahu Manchester City merupakan salah satu tim terbaik di Eropa dan di ajang Liga Primer Inggris. Mereka juga punya sejumlah pemain bintang dan pelatih bagus. Namun kami tidak pernah takut ketika berhadapan dengan mereka. Apalagi kami pernah mengalahkan mereka. Ditambah mereka juga memiliki jadwal padat, jadi kami harus bisa memanfaatkannya situasi itu. Kami yakin semua klub juga memiliki titik kelemahan” ungkap manajer Dynamo Kiev, Serhiy Rebrov, di website resmi klub.
“Kami sudah tampil bagus di fase grup Liga Champions musim ini dan kami memang layak lolos ke babak 16 besar. Sebelumnya kami telah memiliki keyakinan diri yang kuat, di saat kami bertemu dengan tim-tim kami di babak penyisihan grup. Kini di babak berikutnya pasti tidak akan mudah lagi, tapi kami harus bisa memanfaatkan laga leg pertama yang akan berlangsung di kandang sendiri. Kami tentu berharap para fans akan memberikan dukungan penuh kepada kami. Jika hasil akhir mendapatkan hasil positif, maka kami akan lebih mudah untuk mendapatkan tiket lolos ke babak delapan besar,” tambahnya.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai hasil akhir antara Juventus melawan Fiorentina.
Juventus meneruskan tren positifnya di ajang Liga Italia. Mereka memetik kemenangan yang keenam kalinya secara beruntun usai mengalahkan Fiorentina dengan skor akhir 3-1.
Sebelum berhadapan dengan Fiorentina, Bianconeri sudah mencatatkan lima kemenangan. Yang pertama mereka mengalahkan Torino dengan skor 2-1, kemudian menaklukkan Empoli dengan skor 3-1, lalu meraih kemenangan tipis 1-0 atas AC Milan dan menaklukkan Palermo dengan skor 3-0 serta menang dua gol tanpa balas atas Lazio. Juventus masih punya satu pertandingan sebelum tahun 2015 selesai, yaitu mereka akan menghadapi Carpi.
Tren positif dari enam laga terakhir ini mengantarkan Si Nyonya Tua ke papan atas klasemen Serie A. Seperti yang telah disebutkan oleh Simone Zaza, beberapa waktu silam, bahwa Juventus berambisi untuk mencapai target sebelum memasuki tahun baru 2016 bulan Januari.
Di laga yang berlangsung di Juventus Stadium, Senin (14/12) dinihari WIB tadi, Juventus tampil dengan para pemain inti. Manajer Massimiliano Allegri menggandalkan Claudio Marchisio, Sami Khedira dan Paul Pogba sebagai starter. Selain itu, Alegri memainkan Mario Mandzukic dan Paulo Dybala di barisan depan.
Di skuad La Viola, manajer Fiorentina Paulo Sousa menggunakan formasi 3-4-2-1. Di barisan tengah diisi oleh Josip Ilicic dan Borja Valero, kemudian di barisan depan diberikan kepada Nikola Kalinic sebagai ujung tombak.
Fiorentina sempat unggul lebih dulu di menit ketiga melalui sebuah penalti Ilicic. Penalti ini didapatkan tim tamu usai Giorgio Chiellini melakukan pelanggaran terhadap Federico Bernardeschi di kotak penalti.
Akan tetapi tidak lama kemudian tepatnya di menit keenam, Juventus bisa mencetak gol penyama kedudukan lewat aksi Juan Cuadrado. Sundulannya yang meneruskan umpan Patrice Evra tak mampu ditepis oleh Ciprian Tatarusanu.
Juentus berbalik unggul menjadi 2-1 lewat gol Mandzukic usai memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Dybala yang sempat dihadang Tatarusanu.
Dybala memastikan kemenangan Juventus menjadi 3-1 atas Fiorentina lewat golnya di masa injury time.
Dengan hasil akhir ini, Juventus kini di peringkat keempat dengan koleksi 30 angka. Fiorentina berada di urutan kedua dengan raihan 32 angka. (As)

