Pelatih Leicester City Claudio Ranieri merasa puas dengan performa anak asuhnya di pertandingan menjamu Manchester City, di mana keduanya bermain imbang 0-0.
Leicester City meraih satu angka di pertandingan yang berlangsung di King Power Stadium, Rabu (30/12) dinihari WIB tadi, usai bermain seri tanpa gol kala menghadapi Manchester City di pekan ke-19 Liga Primer Inggris musim ini.
Kendati Leicester tidak bisa memetik tiga poin di markas sendiri, Ranieri tetap mengaku senang dan puas. Dia puas lantaran para pemainnya bermain sangat oke dan sukses menahan imbang City yang memiliki kans lebih banyak.
Dan bukan cuma itu saja, Ranieri juga gembira lantaran Leicester lantas bermain bagus setelah ditekuk Liverpool dengan skor akhir 0-1 di laga Boxing Day akhir minggu kemarin.
“Saya merasa gembira sekali dan juga puas dengan performa para pemain kami. Apalagi kami bisa menjaga clean sheet kala menghadapi tim raksasa Inggris. Saya rasa kami sudah menampilkan penampilan yang sangat indah dan kepuasan ini memang luar biasa, mengingat kami sempat dikalahkan Liverpool akhir pekan lalu,” ungkap Ranieri seusai laga di situs resmi klub.
“Kami tampil menyerang dan bermain bertahan sangat bagus. Bisa dikatakan, tidak ada kesalahan sedikitpun di pertandingan ini. Seperti yang anda tahu, The Citizens memiliki kans yang lebih banyak dari kami, tapi kami berhasil meredam kans mereka menjadi gol,” tambah pelatih asal Italia tersebut.
“Saat menghadapi Liverpool akhir minggu lalu, kami sebenarnya tampil oke juga dan sempat mendapatkan sejumlah kans. Tapi kami hanya kurang beruntung saja di laga itu dan membiarkan Christian Benteke dengan mudah merobek gawang kami. Namun itu tidak membuat kami kecewa dan kami tetap bermain seperti biasa. Hasilnya cukup oke, kami berhasil bermain imbang dengan City,” lanjutnya.
Dari hasil seri ini Leicester City gagal kembali memuncaki klasemen Liga Primer Inggris dan mereka kini berada di urutan kedua klasemen dengan mengoleksi 39 angka dalam 19 pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini dan jumlah poin ini sama dengan yang dimiliki Arsenal yang ada di puncak klasemen dari 19 laganya juga.
“Kami tidak terlalu memikirkan soal posisi kami di papan klasemen Liga Primer Inggris, yang kami pikirkan adalah bagaimana cara untuk terus menang kala menghadapi lawan-lawan kami di musim ini. Kami tentu ingin membuat kejutan, yang seperti anda tahu bahwa tim kecil bisa mencapai kesuksesan, itu akan menjadi momen yang luar biasa,” ujar Ranieri lagi.
“Yang pastinya kami merasa bangga dengan prestasi kami sejauh ini dan posisi kami hingga kini, kendati turun di posisi kedua klasemen. Memasuki tahun baru, kami tentunya ingin bermain lebih baik lagi dan menjadi tim yang bisa menakuti lawan-lawan,” tegasnya.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Manchester City.
Vincent Kompany untuk satu bulan ke depan tidak bisa memperkuat Manchester City karena kembali mengalami masalah cedera betis.
Seperti diketahui, Kompany hanya bermain sekitar sembilan menit saja kala diturunkan di pertandingan kontra Sunderland di laga lanjutan Liga Primer Inggris akhir pekan lalu atau tepatnya pada hari Sabtu (26/12). Bek internasional Belgia tersebut pun keluar dari lapangan dibantu oleh tim medis.
Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini mengonfirmasi kalau Kompany kembali cedera betis. Menurut tim medis klub, dia butuh waktu sekitar empat pekan ke depan untuk bisa kembali bermain di atas lapangan hijau.
“Vincent Kompany mengalami cedera tingkat kedua di betisnya. Kami semua yang ada di kubu Manchester City berharap dia bisa secepatnya pulih kembali dan bermain lagi di atas lapangan hijau. Dia sangat diperlukan tim,” ungkap Pellegrini.
“Kami juga sudah meminta tim medis untuk terus memantau kondisinya. Dan, dia juga terlihat berjuang untuk memulihkan cederanya, kami tahu itu karena dia juga ingin segera kembali bermain bersama kami,” lanjutnya.
Cedera Kompany bikin Pellegrini kembali memasang Nicolas Otamendi dan Eliaquim Mangala di pertandinga kontra Leicester City di pekan ke-19 Liga Primer Inggris dinihari tadi. Kedua pemain ini bermain sangat oke dan memantapkan jala timnya tidak kemasukan di pertandingan yang selesai dengan skor imbang tanpa gol.
“Sementara tak diperkuat Kompany, kami harus bermain seperti di laga melawan Leicester City. Kami harus membiasakannya dan tidak boleh bergantung dengan satu atau dua pemain inti,” tambahnya.
Absennya Kompany memang menjadi sebuah kerugian untuk City mengingat dia adalah salah satu pemain krusial di tim skuad.
City sendiri pun kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 36 angka dari 19 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan hanya tertinggal tiga angka dari Leicester dan juga Arsenal yang berada di posisi kedua dan puncak klasemen.
Di sisi lain, ada kabar menarik tentang kubu Borussia Moenchengladbach.
Borussia Moenchengladbach berhasil memboyong Jonas Hofmann dari Borussia Dortmund. Pemain berumur 23 tahun ini diberikan kontrak baru dari Gladbach sampai tahun 2020 mendatang.
Tak diungkapkan berapa dana yang dibayar Gladbach kepada Dortmund untuk merekrut Hogmann. Akan tetapi, media-media Jerman memperkirakan mereka membayar 8 juta euro.
“Kami sangat senang berhasil mendatangkan Jonas Hofmann. Karena ini sangat penting untuk kami, apalagi disaat kami tengah kehlangan beberapa pemain inti karena mengalami cedera,” ungkap Max Eberl yang merupakan Director klub.
“Kami yakin Hofmann bisa memberikan yang terbaik untuk klub, apalagi diusianya sekarang ini yang masih muda. Dia juga pasti bisa meningkatkan performanya ke level tertinggi,” tambahnya.
Hofmann didatangkan Dortmund dari Hoffenheim di tahun 2011 lalu. Dia sempat tampil di Borussia Dortmund II, sebelum sebagai pemain utama atau bermain di Bundesliga dengan memperkuat Dortmund mulai tahun 2013 lalu.
Akan tetapi, Hofmann gagal menampilkan performa terbaiknya di Dortmund, sehingga musim silam dia dilepas ke Mainz dengan status pinjaman. Namun cuma tampil 10 kali di Liga untuk Mainz, setelah itu dia mengalami cedera.
Pada musim ini, Hofmann cuma tampil sebanyak 7 laga untuk Dortmund di ajang Liga Jerman. Namun tak pernah dia bermain dari awal hingga usai laga. (As)

