Guus Hiddink mengaku puas dan senang dengan performa Chelsea usai bermain imbang dengan Manchester United di lanjutan Liga Primer Inggris akhir pekan lalu.
Chelsea nyaris kalah ketika menghadapi Manchester United di laga lanjutan Liga Primer Inggris yang berlangsung di Stamford Bridge, Minggu (7/2/2016) malam WIB. The Red Devils unggul lebih dulu pada menit ke-61 melalui aksi Jesse Lingard. The Blues baru bisa menyamakan kedudukan di masa injury time lewat Diego Costa dan pertandingan pun selesai dengan skor 1-1.
Hiddink menyebut bahwa laga ini berlangsung sangat sulit untuk timnya, di mana lawan tampil lebih menekan. Namun dia juga mengatakan gol Lingard tidak terhindar dari lengahnya barisan pertahanan timnya.
Sebuah situasi yang bikin Hiddink senang adalah semangat bermain timnya usai kemasukan dan tidak berhenti mengincar gol hingga pertandingan selesai.
“Saya merasa sangat puas dan gembira dengan semangat bermain Chelsea usai kebobolan satu gol. Manchester United memang tampil lebih menekan dan mereka tim yang sulit ditaklukkan. Namun kami pantas menerima satu angka di laga ini,” ujar Hiddink di situs resmi klub.
“Soal gol Jesse Lingard kelihatan kalau barisan belakang kami tampil kurang oke. Jika saja mereka bisa menghadang tembakan Lingard, maka gawang kami tidak akan kebobolan. Jadi bukan pemain yang bermain di posisi belakang saja, tapi semua pemain yang diturunkan di laga itu harus memperbaiki kesalahan masing-masing untuk bisa bermain lebih bagus,” tambahnya.
“Tapi bagaimanapun saya tetap puas dengan semangat berjuang para pemain kami. Ini harus diperjuangkan karena sangatlah penting di dalam sepakbola. Jika anda lesu atau lemah ketika kebobolan, maka anda tidak akan bisa mendapatkan poin,” katanya lagi.
Di laga ini, Statistik mencatatkan bahwa tim besutan Louis van Gaal itu tampil lebih dominasi, di mana mereka memiliki 51 persen sisanya milik Chelsea. Selain itu, United juga memiliki jumlah tembakan yang lebih banyak yakni, 17 tendangan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan tim besutan Guus Hiddink itu hanya memiliki 16 tembakan dan cuma lima yang tepat sasaran.
Dengan tambahan satu poin masing-masing didapatkan kedua tim di pekan ke-25 Liga Primer Inggris, maka Chelsea kini masih berada di peringkat ke-13 klasemen dengan raihan 30 angka. Sementara United berada di urutan kelima klasemen dengan koleksi 41 poin dan tertinggal 12 angka dari Leicester City yang berada di puncak klasemen.
Di bawah ini ada kronologi laga antara Chelsea menjamu Manchester United di giornada ke-25 Liga Primer Inggris musim ini.
Seperti yang sudah dikatakan di atas itu bahwa laga yang berjalan di Stamford Bridge akhir pekan lalu, Chelsea yang bertindak sebagai tuan rumah tampil tertekan di awal menit babak pertama. Pada 20 menit awal pertandingan, United memang lebih dominasi dengan serangan lewat sisi kiri. Namun banyak kans tim tamu tidak berujung gol.
Usai itu Chelsea bangkit dan sempat memiliki beberapa peluang. Namun mereka tidak bisa memanfaatkan kans yang ada menjadi gol. Para pemain Chelsea sempat mengklaim sebuah penalti kepada wasit usai Daley Blind dinilai melakukan hand ball di kotak terlarang. Namun wasit menilai tidak terjadi pelanggaran. Skor pun masih 0-0 bertahan hingga paruh perdana selesai.
Di paruh kedua, United yang bertindak sebagai tim tamu kembali menekan pertahanan Chelsea. Mereka punya banyak kans emas. Usai banyak kans gagal, mereka baru bisa membuka keunggulannya lewat Jesse Lingard pada menit ke-61.
Usai kebobolan, Chelsea baru terlihat tampil lebih baik dari sebelumnya. Mereka justru balik menekan dan mendominasi di sisa laga tersebut. Namun mereka terlihat sulit menembus dinding pertahanan United yang sangat rapat.
Hingga laga memasuki masa injury time, Chelsea baru bisa mencetak gol balasan melalui Diego Costa hasil operan jitu dari Cesc Fabregas. Skor berubah menjadi 1-1 yang sekaligus bertahan hingga usai laga.
Kronologi Laga
United lantas tampil menekan di awal menit babak pertama. Sebuah operan lambung diberikan Borthwick-Jackson ke dalam kotak, namun sebelum diterima para pemain United lainnya, Kurt Zouma bisa menghadangnya lebih dulu.
United memperoleh peluang bagus kala laga baru berjalan delapan menit. Borthwick-Jackson melepaskan tembakan dari jarak jauh tepat ke arah gawang, namun Thibaut Courtois dengan sigap mengamankan bola dari kebobolan.
Lima menit kemudian, tim tamu kembali mencoba peruntungannya. Kali ini kans diperoleh Michael Carrick, tapi tembakan kerasnya dari jarak jauh bisa dijinakkan oleh Courtois.
Chelsea baru bisa keluar menyerang dan memiliki peluang bagus pada menit ke-16. Willian menggiring si kulit bundar lewat sisi kanan, hingga menerobos ke dalam kotak dan memberikan umpan kepada Oscar yang ingin melepaskan tembakan. Tapi Marouane Fellaini datang dengan cepat menghadang dengan melakukan tekelan bagus.
United gantian menyerang pada menit ke-18 lewat Anthony Martial. Martial melepaskan tendangan keras tepat ke sasaran, tapi tidak terjadi gol lantaran Courtois bisa menepis si kulit bundar itu.
Diego Costa terlihat emosi dan melakukan protes kepada wasit pada menit ke-27. Bola silang yang dilepaskan Cesc Fabregas sukses diterima Costa dengan tandukan, namun melayang usai mengenai Daley Blind. Sudah jelas menghasilkan tendangan sudut, tapi wasit malah menunjuk tendangan jala untuk tim tamu.
Dua menit kemudian, tim tuan rumah memiliki kans emas. Operan silang Willian diterima Nemanja Matic dengan sundulan ke sasaran yang masih bisa ditangkap dengan bagus oleh David de Gea.
Usai bermain bagus di awal 20 menit babak perdana, United balik tertekan. Costa mendapatkan operan jitu dari Oscar lewat sisi kanan, kemudian melepaskan tendangan mendatar. Bola melenceng dari kiri jala.
Tidak lama kemudian, Chelsea memperoleh peluang. Cesar Azpilicueta menerima umpan dari rekannya, kemudian memberikan kepada Oscar yang tanpa terkawal. Oscar melepaskan tendangan tapi masih melayang.
Chelsea hampir membuka keunggulannya pada menit ke-35. Willian menggiring bola dan melego Borthwick-Jackson, kemudian melakukan operan silang ke depan jala. Oscar yang dijaga Smalling mencoba menembak, namun tidak berujung gol.
United mendapatkan tendangan sudut pada menit ke-40. Daley Blind yang mengeksekusi sepak pojok itu ke dalam kotak dan berhasil diterima Fellaini dengan tandukan namun masih melenceng dari gawang.
Martial kembali mencoba peruntungannya. Tapi upayanya masih belum membuahkan hasil usai tembakannya bisa dihadang oleh Branislav Ivanovic.
Lewat sebuah countter-attack di menit-menit akhir paruh perdana, tim tuan rumah justru nyaris unggul. Terry yang tanaa dijaga, menerima umpan dan melepaskan tendangan. Namun Blind bisa menghadang tembakan Terry. Beberapa pemain Chelsea meminta penalti kepada wasit lantaran mereka menilai Blind melakukan handball. Tapi wasit tidak menggubrisnya.
Skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di awal paruh kedua, United mendapatkan peluang bagus pada menit ke-47. Mata memberikan operan manis kepada Rooney. Namun sayang sekali, Rooney tidak bisa menyambut umpan itu dengan baik sehingga bola bisa diamankan oleh Courtois.
United memiliki dua kans emas yang bisa menghasilkan gol. Yang pertama lewat Lingard, namum tendangannya bisa dihadang oleh Courtois. Yang kedua melalui Rooney, tapi bisa juga diantisipasi oleh kiper Chelsea itu.
United akhirnya bisa membuka keunggulannya pada menit ke-62. Rooney memberikan operan silang dan diterima dengan baik oleh Lingard. Balik badan, Lingard melepaskan tendangan yang tanpa bisa dijangkau Courtois.
Tertinggal satu gol, Chelsea barulah terlihat lebih oke, yang mana mereka berani keluar menyerang dan menekan pertahanan United. Azpilicueta sempat mendapatkan peluang. Namun sundulannya masih menyamping dan bola langsung diterima Ivanovic dengan tendangan voli, tapi De Gea bisa menepisnya.
Lagi, Chelsea kembali memperoleh peluang. Tepatnya pada menit ke-72, Hazard memberikan umpan kepada Fabregas. Nama peman ter
Peluang lain didapatkan Chelsea di menit ke-72. Hazard menusuk di kanan, lalu mengoper ke Fabregas. Fabregas berhasil mengecoh penjagaan pemain MU dan mendapatkan ruang tembak di sisi kanan di dalam kotak penalti. Tapi lagi-lagi De Gea menunjukkan refleks oke untuk menghalau bola.
Gol balasan Chelsea akhirnya datang di masa injury time. Fabregas memberikan operan terobosan dan disambut Costa. Borthwick-Jackson sempat seluncur untuk menghadang Costa dalam tembakan. Namun tekelnya justru bikin bola melewati David de Gea yang sempat keluar lebih depan dari gawang, Costa dengan mudah mengirim bola ke dalam jala. Skor berubah menjadi 1-1 yang sekaligus bertahan hingga laga selesai. (As)

