Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini mengaku tidak senang kala melihat Belgia memainkan Vincent Kompany di laga terakhir kualifikasi Piala Eropa 2016.
Manuel Pellegrini selaku pelatih Manchester City sejujurnya berkeinginan besar agar jeda internasional dapat digunakan oleh sosok Vincent Kompany untuk fokus menyembuhkan diri. Namun demikian, keinginan tersebut tak mampu terpenuhi sebab Kompany telah tampil untuk timnas.
Kompany didaftarkan ke dalam tim nasional Belgia dalam pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016 dengan menghadapi Israel dan juga Andorra walaupun keadaannya tak sepenuhnya bugar. Pemain lini belakang berumur 29 tahun tersebut tengah berusaha untuk menyembuhkan dirinya dari cedera bagian betis yang dibekapnya.
Marc Wilmots selaku manajer timnas Belgia tak memainkan Kompany kala skuat arahannya melawan Andorra. Namun demikian, dalam pertandingan menghadapi Israel, Kompany tampil lebih kurang satu jam. Disamping itu, Belgia telah diyakini lolos ke babak putaran final usai meraih kemenangan melawan Andorra.
Sejak awal, City sudah meminta kepada Belgia untuk lebih ektra hati-hati dalam melatih Kompany supaya keadaan sang pemain tidak semakin buruk. Pellegrini pun merasa kecewa sebab saran klubnya tidak didengar oleh manajer Belgia.
“Aku merasa tak gembira sebab kami mengirimkan sosok Kompany dengan sebuah perihal medis dimana menyatakan bahwa dirinya tak dapat tampil. Akan tetapi, sebagaimana yang digadang oleh manajer Belgia, dia dapat melaksanakan apa yang diinginkannya,” ungkap Pellegrini.
“Andai ada seorang punggawa menarik dirinya dari timnas, maka dia tak dapat tampil bersama klubnya dalam pertandingan berikutnya. Kompany tak tampil dalam tiga laga terakhirnya bersama City. Tentunya bukan tugasku untuk melaksanakan hal tersebut namun suatu saat nanti, klub lain akan memberikan protesnya sebab semestinya ini merupakan hal yang sama,” lanjutnya.
“Ini bukan sebuah masalah besar bagi Kompany. Yangpaling penting adalah dia bekerja sepanjang minggu sebelum tampil. Dia tak dapat melaksanakannya sebab sebab dia tampil dengan timnas Belgia. Rimnas memiliki hal dala melaksanakan apa yang mereka inginkan. Kami hanya dapat memberikan saran kepada mereka melalui laporan kesehatan. Usai satu minggu, mereka memberikan keputusan bahwa dia dapat tampil. Bisa jadi bakal lebih bagus andai mereka menelepon dan mengkonfirmasi masalah ini dengan kami. Namun, pada kenyataannya, mereka tak melakukan hal itu dan dia dimainkan,” tambhanya.
Di sisi lain, tambahan berita mengenai kubu Liverpool. Gaya filosofi tersebut masih bakal dipakai oleh Klopp kala memperkuat Liverpool. Liverpool tak begitu asing atas gaya perminan yang berbau agresif dan gaya menekan layaknya ini. Hal itu disebabkan sempat tampil dengan gaya yang hampir sama dengan Brendan Rodgers pada dua musim kemarin.
Akan tetapi, dipercaya bahwa Klopp bakal menyempurnakan kembali gaya permainan itu. Liverpool bakal dijadikannya jauh lebih agresif, hingga menyatakan istilah tancap gas demi menunjukkan hasratnya atas cara permainan yang diperlihatkan oleh Jorda Henderson dan rekan satu timnya.
Memang akan perlu waktu yang lebih lagi untuk Liverpool dalam menunjukkan gaya permainan dimana dibuat oleh lopp dengan istimewa. Akan tetapi, dalam pertandingan menghadapi Spurs malam ini, ada signal perubahan dimana dipercaya telah dapat tampak.
Di bawah ini ada tambahan lainnya lagi mengenai kubu Arsenal.
Arsenal sendiri masih tanpa poin di ajang Liga Champions. Dalamd ua pertandingan yang telah dilakoninya hingga kini, mereka menelan kekalahan dua kali yakni kala melawan Olympiakos dan kala melawan Dinamo Zagreb. Oleh sebab itulah, pertandingan menghadapi bayern pada dinihari rabu mendatang akan menjadi semakin vital. Kehilangan angka akan balik menjadikan posisi Arsenal semakin terjepit.
Disamping itu, Wenger memberikan penegasan bahwa dirinya takkan menyia-nyiakan pertandingan tandang menghadapi Watford malam ini. Dia mau mempertahankan permainan terbaiknya dimana diperoleh kala meraih kemenangan telak melawan MU dengan skor 3-0 dalam pertandingan terakhirnya.
“Seperti yang anda tahu juga, Watford memang tim promosi, tapi mereka tetap tidak bisa diremehkan. Maka itu kami harus tetap tampil fokus dan berusaha untuk memenangi pertandingan ini. Perlu anda tahu lagi, hasil akhir ini bisa menjadi sebuah modal bagus untuk menghadapi lawan berikutnya, dimana kami akan menjalani laga berat yakni melawan Bayern Munich di laga fase grup Liga Champions tengah pekan depan,” ujar Wenger. (As)

