Dari banyak manajer yang pernah melatih Neymar, hanya saja Pep Guardiola yang malah belum pernah membesut Neymar. Dia pun ingin sekali dapat dibesut Guardiola.
Neymar bergabung ke Barcelona di bursa transfer musim panas tahun 2013 lalu usai didatangkan dari Santos. Kehadiran Neymar pas satu tahun usai hengkangnya Guardiola pada akhir tahun 2012 lalu.
Selama membesut Los Cules, Guardiola menuntaskan atau menobatkan menjadi salah satu manajer terbaik Eropa dengan raihan 14 trofi juara selama empat tahun. maka tidak perlu heran, andai Guardiola langsung disegani oleh Neymar.
Bisa jadi ada rasa kecewa yang didapatkan Neymar yang tidak sempat dibesut Guardiola. Karena satu musim sebelum kehadirannya di Liga Spanyol, striker asal Brasil itu telah dikaitkan bersama klub Catalans.
Sekarang ini Neymar cuma dapat berharap bisa memperoleh kesempatan di masa depan untuk dapat dilatih Guardiola.
“Jujur saja, saya tidak pernah dilatih Pep Guardiola dan saya sangat ingin dibesutnya. Guardiola seorang pelatih yang sangat berpengalaman dan sabar melatih pemain. Maka itu saya ingin sekali dilatihnya,” kata Neymar.
“Tidak ada yang bisa memperkirakan bahwa saya akan tampil di klub mana di masa depan, yang pastinya sekarang ini saya merasa sangat senang dan nyaman bermain di skuad Barcelona,” lanjutnya.
Bisa jadi Neymar akan mendapatkan kesempatan dilatih Guardiola, karena sejauh ini belum ada kabar soal perpanjangan kontrak di barcelona.
pas kali ada dua tim yang ingin memboyong Neymar yakni, Manchester City dan Manchester United, yang mana kedua tim tersebut akan sebagai tujuan selanjutnya untuk Guardiola.
“Ya, soal kontrak baru memang belum ada kesepakatan di antara kedua belah pihak. Saya juga tidak ingin membicarakan terlalu jauh karena fokusku saat ini adalah ingin membantu Barcelona meraih kesuksesan. Maka itu saya ingin fokus semuanya ke sini dan mengabaikan isu tentang masa depanku,” ucap Neymar lagi.
Berkat Neymar juga, Barcelona saat ini berada di puncak klasemen sementara La Liga Spanyol dengan mengoleksi 48 poin dari 20 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan jumlah poin sama dengan Atletico Madrid yang berada di posisi kedua klasemen, tapi tim besutan Diego Simeone itu sudah menjalani 21 laga.
Di bawah ini beralih ke Serie A.
Gervinho dan AS Roma sudah setuju untuk mengakhiri kerjasamanya. Pemain internasional Pantai Gading tersebut mengucapkan terima kasih kepada Giallorossi.
Gervinho sendiri menerima tawaran dari tim China, Hebei China Fortune. Dia hengkang dengan harga transfer senilai 18 juta euro.
Dengan hengkangnya di bursa transfer musim dingin ini, maka karier Gervinho dengan Roma sekitar 2,5 tahun telah berakhir. Dia tercatat tampil sebanyak 71 laga yang dilewatinya dengan berseragam I Lupi dan mencetak 17 gol.
Setelah sepakat untuk pergi, Gervinho pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada AS Roma dan staff, pelatih serta para fans di sana yang sudah memberikan dukungan kepada dirinya.
“Saya sangat senang dan bangga bisa memperkuat AS Roma kendati hanya 2,5 tahun di sana,” ujar Gervinho.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua orang yang berada di kubu AS Roma, pelatih, staff, presiden dan para fans yang sudah memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepada saya. Dan tak lupa, saya mengucap terima kasih kepada para pemain di sana yang sudah banyak membantuku selama saya bermain di sana. Sangat luar biasa orang di sana dan kota-kotanya. Saya juga akan tetap mendukung klub itu kendati saya kini bukan pemain di sana lagi,” tambahnya.
“Saya kini memang sudah sepakat untuk pergi, namun saya akan tetap mencari waktu untuk menyaksikan laga AS Roma. Saya sangat bahagia setelah diperlakukan sangat adil di sana. Saya tahu di musim ini saya gagal membantu Roma, tapi saya berharap mereka bisa sukses di musim ini,” katanya lagi.
“Saya kini akan melanjutkan karierku bermain di Liga China dengan memperkuat klub, Hebei China Fortune. Saya pasti akan tampil seperti biasa, dengan mengeluarkan seluruh kekuatan terbaikku untuk membantu klub baru memenangi pertandingan,” tandasnya. (As)

