Manchester United menelan pil pahit kala bertandang ke markas Stoke City di pekan ke-18 Liga Primer Inggris. The Red Devils kalah 0-2 dari Stoke.
Dalam laga yang dilangsungkan di Britannia Stadium, Sabtu (26/12) malam WIB kemarin, Stoke City berhasil mengakhiri babak pertama dengan unggul 2-0 atas Manchester United. Gol perdana diciptakan oleh Bojan Krkic usai memaksimalkan kesalahan yang dilakukan Memphis Depay pada menit ke-19. Sedangkan gol kedua tim tuan rumah dilesakkan oleh Marko Arnautovic di menit ke-26.
Di babak kedua, Manchester United bermain sangat menekan dan terus menyerang bahkan memiliki sejumlah kans. Namun performa ciamik Jack Butland di bawah mistar jala Stoke menghadang semua upaya pasukan Louis Van Gaal itu untuk menciptakan gol.
Kekalahan ini sebagai keempat kalinya yang didapatkan The Red Devils secara beruntun di seluruh ajang atau andai dijumlahkan mereka telah tidak pernah menang di tujuh laga pamungkas. Kondisi ini pun bikin posisi Van Gaal kian terjepit, yang juga bikin mulai isu bahwa United bisa memberhentikan pelatih asal Belanda tersebut.
Dengan hasil akhir ini, maka United tetap berada di urutan keenam klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 29 angka dari 18 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini. Sedangkan Stoke kini naik ke posisi kedelapan klasemen dengan raihan 26 angka dari 18 pertandingannya.
Kronologi Laga
Kans perdana di pertandingan ini lahir akibat umpan balik yang diberikan kepada penjaga gawang Butland pada menit kesembilan. Tidak ada gol tercipta lantaran kiper Stoke City itu masih dapat menghadang bola ketika dia menerima ancaman dari Anthony Martial. Tak lama kemudian, Ander Herrera melepaskan tembakan mendatar dari jarak jauh tepat ke arah gawang, tapi bisa diamankan dengan baik oleh Butland.
Kali ini giliran Memphis yang mengancam pada menit ke-17 lewat sebuah tendangan bebas. Namun upayanya belum membuahkan hasil.
Stoke justru unggul kala laga memasuki menit ke-19 usai memaksimalkan kesalahan Memphis Depay. Gol diawali dari kesalahan yang dilakukan Depay yang memberikan umpan balik dengan kepalanya lewat sisi kiri. Si kulit bundar yang ditandukan Memphis terlalu ringan sehingga dapat direbut Glenn Johnson yang dari awal membelakanginya. Johnson lalu memberikan umpan ke dalam kotak dan bola langsung disambut Bojan dengan tembakannya yang tak bisa ditepis oleh David de Gea.
Tujuh menit berselang, gawang United kembali bergetar untuk kedua kalinya. Kali ini giliran Arnautovic yang mencatatkan namanya di papan skor usai tembakan kerasnya tak mampu ditepis De Gea. Skor kini menjadi 2-0 untuk keunggulan Stoke.
Tertinggal dua gol, United langsung meningkatkan serangannya. Dua menit kemudian setelah gol kedua Stoke, United mendapatkan sebuah sepakan bebas. Tendangan bebas dieksekusi Memphis tepat ke arah gawang tapi bisa dihadang oleh Butland dan si kulit bundar meluncur ke arah di mana Marouane Fellaini. Tapi tendangan Fellaini terlalu ringan sehingga mudah dijinakkan oleh Butland.
Stoke yang unggul dua gol bukannya tak ada kans bagus lagi. Tepatnya pada menit ke-36, Arnautovic memiliki kans bagus. Tapi sepakannya dari jarak jauh masih melenceng dari arah gawang.
Di sisa waktu babak pertama, tak ada gol tercipta lagi. Skor bertahan 2-0 hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, United menambah daya serang dengan melakukan pergantian pemain. Memainkan Wayne Rooney untuk menggantikan Memphis yang ditarik keluar dari lapangan.
Stoke terlihat bermain bertahan di babak kedua. Dan memanfaatkan serangan balik. United punya kans bagus pada menit ke-63. Rooney memberikan umpan ke dalam kotak dan berhasil diterima Fellaini. Fellaini yang sempat menggiring bola kemudian melepaskan tembakan ke arah gawang. Namun Butland dengan sigap menepisnya.
United kembali melakukan kesalahan di menit ke-69. Kali ini Blind yang melakukan kesalahan ketika mencoba memberikan operan yang justru bisa dikuasai oleh Bojan. Nama terakhir yang disebutkan itu lalu memberikan operan kepada Arnautovic. Namun sepakan yang dilakukannya masih melebar.
Martial nyaris memperkecil ketertinggalan United dari Stoke di menit ke-85, andaikan tendangan yang dilakukannya tak mampu ditepis oleh Butland.
United lagi-lagi menekan dan kembali memiliki sebuah kans di menit-menit akhir babak kedua. Diawali Rooney memberikan operan kepada Juan Mata. Namun tendangan pemain asal Spanyol tersebut masih bisa dihadang oleh Butland. Di sisa waktu, tak ada gol tambahan tercipta. Skor berakhir 2-0 untuk kemenangan Stoke atas United.
Di laga lainnya, Manchester City memetik kemenangan krusial di pertandingan Boxing Day. Meladeni Sunderland di Etihad Stadium, City mengakhiri laga dengan unggul 4-1.
Bermain sangat mendominasi di sepanjang laga, Manchester City sebetunya dapat mencetak gol lebih banyak jika sejumlah kans yang dimiliki dapat dimanfaatkan dengan bagus. The Citizens tercatat bisa melepaskan 19 tendangan dengan sembilan di antaranya mengarah ke gawang.
City membuka keunggulannya lewat aksi Raheem Sterling pada menit ke-12. Lima menit kemudian, Yaya Toure yang mencatatkan namanya di papan skor. Kemudian City memperlebar keunggulannya menjadi 3-0 atas Sunderland melalui gol Wilfried Bony pada menit ke-22.
Di babak kedua The Citizens mencetak satu gol tambahan yang dilesakkan oleh Kevin de Bruyne pada menit ke-54. Sementara Sunderland mencetak gol hiburan melalui Fabio Borini.
Dengan tambahan tiga poin ini maka City kini tetap berada di peringkat ketiga klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 35 angka dari 18 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan tertinggal tiga angka dari Leicester City yang di waktu bersamaan menelan kekalahan 0-1 dari Liverpool. Sedangkan Sunderland kian terbenam di posisi ke-19 klasemen dengan raihan 12 poin.
KronologiĀ Laga
City lantas tampil menekan di awal menit babak pertama dan tidak membiarkan Sunderland menciptakan kans. Serangan yang terus datang dari City ke pertahanan Sunderland akhirnya berujung gol. Tepatnya di menit ke-12, Sterling merobek jala Sunderland. Sundulan Sterling yang meneruskan operan Kevin de Bruyne berhasil merobek gawang Vito Mannone.
Lima menit kemudian, City menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Sunderland. Kali ini giliran Toure yang mencatatkan namanya di papan skor usai tembakan yang dilepaskannya tak mampu ditepis oleh Mannone.
Sunderland nyaris menipiskan ketertinggalannya pada menit ke-20 lewat Danny Graham. Sepakan yang dilakukan penyerang Sunderland tersebut dari dalam kotak ketika menyambut operan Borini masih sedikit melenceng dari arah gawang.
Dua menit berselang, gantian Bony yang membobol gawang Sunderland dan sekaligus menambahkan keunggulan City menjadi 3-0. Gol diawali dari umpan De Bruyne ke Bony. Nama terakhir yang disebutkan itu menyambut umpan dengan tandukan untuk merobek gawang Mannone.
Tim tuan rumah hampir memperlebar keunggulannya menjadi 4-0 pada menit ke-24. Sepakan bebas Kolarov lewat sisi kiri diterima Bony yang langsung mengirim kepada Mangala, yang tidak mampu menyepak dengan benar.
Sunderland yang tertinggal tiga gol tentu tidak pasrah begitu saja. Mereka menyerang dan memiliki peluang bagus pada menit ke-34 lewat aksi Borini. Namun tendangannya bisa dihadang oleh Joe Hart.
Skor 3-0 bertahan hingga babak pertama selesai.
Di babak kedua, David Silva nyaris menambahkan keunggulan City menjadi 4-0 pada menit ke-48, andaikan tendangan yang dilepaskannya tak mampu dihalau Mannone.
City akhirnya bisa memperlebar keunggulannya menjadi 4-0 atas Sunderland pada menit ke-54 lewat gol De Bruyne. Memanfaatkan umpan Silva, De Bruyne dengan dingin menaklukkan Mannone.
Tak lama kemudian, Sunderland bisa memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-4 dari City. Borini yang menyambut umpan Cattermole melepaskan tendangan yang sempat dihadang oleh Joe Hart. Bola muntah dan kembali disepak Borini masuk ke dalam gawang.
City mendapatkan hadiah penalti usai Coates melakukan pelanggaran terhadap Silva di kotak terlarang. Bony yang maju ke depan sebagai algojo tapi malah gagal menjalani tugasnya dengan baik. Sepakannya malah melambung dari arah gawang.
Silva kembali mendapatkan kans emas pada menit ke-74. Namun tendangan yang dilepaskan pemain asal Spanyol itu masih melebar. Tak lama berselang, giliran De Bruyne mencoba peruntungannya, tapi sepakannya masih melambung dari sasaran.
Di sisa waktu babak kedua, kedua tim tersebut saling tekan menekan namun tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 4-1 untuk kemenangan tim besutan Manuel Pellegrini ituĀ atas Sunderland. (As)

