AC Milan menampik isu yang mengatakan bahwa mereka ingin mendatangkan Marouane Fellaini dari Manchester United di bursa transfer musim dingin ini.
Untuk membuat tim menjadi lebih kuat dan mengejar misi atau target finis di posisi tiga besar klasemen akhir Liga Italia, AC Milan diberitakan tertarik memboyong Marouane Fellaini di musim dingin bulan Januari ini. Pemain asal Belgia tersebut dikabarkan akan didatangkan dengan status pinjaman.
Namun rumor itu lantas ditepis oleh CEO Rossoneri, Adriano Galliani. Dia mengungkapkan kalau Fellaini tak akan ke Diavolo Rosso lantaran klubnya telah memiliki banyak pemain yang bermain di posisi barisan tengah. Untuk lebih lanjut, Galliani menyatakan kalau Rossoneri tak akan memboyong pemain anyar sebelum ada yang hijrah terlebih dulu.
“Marouane Fellaini memang seorang gelandang terbaik di Eropa. Saya sendiri sangat menyukai permainan dia di atas lapangan hijau. Dia bukan cuma kuat di barisan tengah, tapi dia juga bisa membantu barisan pertahanan tim menjadi kokoh dan juga mencetak gol untuk Manchester United. Memang alangkah senang jika bisa mendapatkan pemain seperti dia, tapi isu yang mengaitkan kami dengan dia itu sama sekali tidak benar,” kata Galliani di situs resmi klub.
“Saya hanya bisa menampik jika Fellaini dikaitkan bersama Milan. Lantaran kami telah memiliki tujuh pemain yang bermain di posisi barisan tengah. Andai tak ada yang hijrah, maka kami juga tak akan merekrut pemain baru di bursa transfer musim dingin bulan Januari ini,” tambahnya.
“Kami memiliki banyak pemain dan kami lihat tidak ada yang kurang untuk bertempur di musim ini. Kami tidak mungkin akan membeli pemain baru lagi jika tidak ada pemain yang hengkang.”
Fellaini sendiri sedang sulit memperoleh satu posisi sebagai starter di bawah asuhan Louis van Gaal. Di ajang Liga Primer Inggris, pemain tengah berumur 28 tahun ini hanya bermain sebanyak lima kali menjadi pemain utama.
“Kami tahu Fellaini kesulitan menembus satu tempat di skuad Manchester United. Tapi bukan berarti kami akan mendatangkan dia. Kami rasa dengan skuad yang dimiliki AC Milan saat ini sudah cukup menghadapi musim ini. Kami memang terlihat sulit mengejar target kami, namun kami akan berusaha sekuat tenaga,” katanya lagi.
Milan sendiri saat ini masih berada di posisi ketujuh klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 28 poin dari 18 laga yang sudah dijalaninya pada musim ini dan masih tertinggal 10 poin dari Napoli yang berada di posisi ketiga klasemen.
Di sisi lain ada kabar terbaru dari kubu Inter Milan.
Miranda selalu tampil sebagai starter di barisan belakang Inter Milan pada musim ini. Pemain internasional Brasil tersebut mengaku kalau dirinya telah mulai kecapekan lantaran selalu merumput.
Dari 18 pertandingan yang diturunkan oleh Nerazzurri, Miranda telah 15 kali bermain dari 18 laga tersebut. Dia menepi di tiga laga lantaran sempat mendapatkan cedera di lutut dan melakoni hukuman akumulasi kartu.
Jika ditotalkan, Miranda telah bermain selama 1291 menit bersama La Beneatama pada musim ini. Dia juga bisa membuat satu assist.
Kala Inter menaklukkan Empoli di pertandingan yang berjalan pada hari Kamis (7/1) dinihari WIB, Miranda digadang mendapatkan masalah cedera. Pemain berumur 30 tahun ini mengonfirmasi tentang kondisinya.
“Ada kabar yang mengatakan bahwa saya mendapatkan cedera di laga melawan Empoli dinihari tadi, itu tidak benar. Saya cuma kecapekan saja,” ujar Miranda di website resmi klub.
“Jujur saja, saya sudah mulai capek. Mungkin bukan saya, tapi semua pemain juga bisa capek jika terus dimainkan di atas lapangan hijau,” tambahnya.
“Tapi saya harus bisa menjaga kondisi dan staminaku. Saya tahu saya sangat dibutuhkan tim dan kami ingin mencapai target di musim ini.”
Mengenai performa Inter ketika menghadapi Empoli, Miranda juga mengakui kalau itu bukan performa terbagus klub arahan Roberto Mancini tersebut.
“Ya, Empoli bukan lawan yang mudah dikalahkan. Jika anda ada lihat pertandingan ini, maka anda juga akan mengatakan bahwa performa Inter tidak diunggulkan jika dibandingkan dari Empoli. Maka itu kami harus berterima kasih dengan tiga poin yang kami dapatkan malam ini, karena kemenangan ini juga sangat penting untuk kami dalam menjaga persaingan perebutan gelar juara Serie A musim ini,” ucap Miranda.
“Kami kalah soal dominasi dan juga kans tembakan. Tapi untungnya kami berhasil memanfaatkan kans yang ada menjadi gol. Kami sangat senang dan puas dengan kemenangan tipis ini atas Empoli,” senang Miranda.
Di bawah ini ada sedikit tambahan berita lainnya.
Pertandingan AC Milan melawan AS Roma akan digelar di Olimpico dan ini sebagai laga paling menarik di ajang Liga Italia akhir minggu ini. Lantaran kedua tim ini sama-sama perlu menang guna untuk menebus hasil tidak oke di pertandingan sebelumnya.
Rossoneri dan Giallorossi sama-sama tidak menang di pekan ke-18 tengah minggu ini. Roma bermain imbang dengan Chievo 3-3, kendati sempat memimpin dua gol lebih dulu. Sedangkan Milan yang bermain di depan pendukungnya sendiri malah menelan kekalahan 0-1 dari Bologna.
Hasil-hasil itu kian membuat kedua tim terjauh dari pucuk klasemen. Roma saat ini masih berada di urutan kelima klasemen dengan raihan 33 angka dan tertinggal enam angka dari Inter Milan yang di puncak klasemen. Sementara Milan berada di peringkat ketujuh dengan raihan 28 angka.
Pertandingan Roma melawan Milan di Olimpico, Minggu (10/1) dinihari WIB tadi, juga dapat sebagai penentu masa depan manajer di klub masing-masing, mengingat kedua pelatih tersebut gencar digosipkan akhir-akhir ini.
Catatan atau torehan perjumpaan Milan dan Roma dari beberapa waktu pamungkas bermain seri. Dari 10 perjumpaan pamungkas di Liga Italia, Milan dan Roma sama-sama tiga kali menang, sedangkan empat pertandingan lainnya selesai dengan hasil imbang.
Menurut media-media Italia lainnya bahwa pertandingan antara Milan kontra Roma akan berlangsung sangat seru dan menarik. Selain itu, kedua tim itu diyakini bakal tampil dengan kekuatan terbaik demi mencari kemenangan. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya dari kubu masing-masing bahwa keduanya akan memainkan para pemain inti di atas lapangan hijau. (As)

