AC Milan secara resmi mengumumkan telah melepas Alessandro Matri ke Lazio di bursa transfer musim panas tahun ini.
Rossoneri mendatangkan Alessandro Matri dari Juventus di bursa transfer musim panas tahun 2013 lalu. Akan tetapi, Matri tidak mampu menunjukkan performa terbaiknya ketika memperkuat AC Milan dan akibatnya, penyerang berumur 31 tahun ini dilepaskan Milan ke Fiorentina dengan status pinjaman di bulan Januari tahun 2014 lalu.
Di musim silam, Matri yang habis masa kontraknya dengan Fiorentina kembali dilepaskan Milan sebagai pemain pinjaman ke klub lain yakni, Genoa dan juga sempat ke Juventus. Saat bersama Bianconeri, Matri tampil sebagai pahlawan kemenangan Juventus atas Lazio di laga partai puncak Coppa Italia.
Pada beberapa waktu lalu, Milan secara resmi mengonfirmasi bahwa sudah melepaskan Matri ke Lazio dengan status pinjaman. Tidak disebutkan oleh kedua belah pihak klub mengenai berapa lama kontrak sang pemain dan juga mengenai gaji yang diterima dari kubu Lazio.
Matri tidak dibutuhkan I Diavolo Rosso setelah kehadiran beberapa pemain baru seperti Mario Balotelli, luiz Adriano dan Carlos Bacca.
Selain melepas Matri ke Lazio di bursa transfer musim panas ini, Milan juga melego Cristian Zaccardo ke klub promosi, Carpi. Bersama klub baru, Carpi diberikan kontrak baru berdurasi dua tahun, yang artinya sang pemain akan bertahan di klub baru hingga tahun 2017 mendatang.
Matri sendiri menjelaskan tentang kariernya sebagai pesepakbola profesional.
“Saya tahu saya sering dilepaskan AC Milan ke klub-klub lain dengan status dipinjamkan. Saya tidak kecewa dengan hal itu dan saya menikmatinya saja. Saya justru lebih senang jika bermain di klub lain karena waktu bermainku tentunya akan lebih banyak daripada bertahan di klub yang bermarkas di San Siro,” kata Matri.
“Jika klub tidak mempercayaiku, maka saya juga siap pergi. Itulah prinsip saya bermain sepakbola di dunia dan Eropa. Sekarang ini bersama Lazio, saya akan berlatih keras dan menunjukkan kualitas bermain demi mendapatkan satu tempat di tim skuad,” tambahnya.
Di sisi lain, ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Bologna.
Emanuele Giaccherini balik ke Italia usai dua musim bermain di Liga Primer Inggris. Pemain tengah berumur 30 tahun ini dilepaskan Sunderland ke tim promosi Bologna.
Sunderland mengumumkan bahwa sudah sepakat untuk melepaskan Giaccherini ke Bologna dengan status pinjaman lewat website resminya. Akan tetapi, Bologna sepertinya tidak memiliki pilihan untuk mempertahankan eks pemain Juventus tersebut secara permanen.
“Pemain tengah Sunderland, Emanuele Giaccherini, sudah resmi menjadi pemain klub promosi Liga Italia, Bologna. Dia dilepaskan ke klub Italia itu dengan status dipinjamkan selama semusim penuh,” tulis keterangan resmi The Black Cats di situs resminya.
Giaccherini didatangkan Sunderland dari Juventus di bursa transfer musim panas tahun 2013 silam. Selama memperkuat Sunderland, dia minim memperoleh waktu bermain dan tercatat hanya bermain sebanyak 43 laga di semua ajang yang dijalaninya selama dua musim. Dia juga cuma mengoleksi lima gol.
Giaccherini yang pernah merengkuh dua gelar Serie A dengan Juventus, sekarang ini memiliki kans untuk menemukan performanya lagi di Bologna, yang kabarnya siap memberikan waktu bermain lebih banyak. Bologna sendiri selalu takluk dari dua laga awal di Liga Italia musim 2015/2016.
Sumber terbaru dari media-media Italia lainnya melaporkan bahwa Giaccherini sendiri bertekad unjuk gigi demi rutin mendapatkan kesempatan bermain di atas lapangan hijau.
“Ya, saya sangat senang jika bisa terus bermain sebagai starter di tim skuad. Saya sudah bosan dengan cuma duduk di pinggir lapangan. Saya ingin menikmati masa karierku sebagai pesepakbola profesional. Dan bersama Bologna, saya ingin menuntaskannya. Saya juga berharap bisa membantu tim baruku meraih kesuksesan,” kata Giaccherini.
“Jika saya bermain bagus atau bisa membantu tim meraih kemenangan di sejumlah laga di Serie A, saya yakin saya akan dipermanen klub dari Sunderland. Jika gagal, maka semua keputusan ada di tangan kedua belah pihak dan itu tergantung performaku saja. Liga Italia sudah berlangsung dua pekan, dan saya harus secepatnya beradaptasi dengan rekan-rekanku,” lanjutnya. (As)

