Paulo Dybala dan Claudio Marchisio tak bisa tampil memperkuat Juventus di laga melawan Bayern Munich tengah pekan ini, karena keduanya mengalami cedera.
Juventus akan menjalani pertandingan leg kedua babak perdelapan final Liga Champions di markas Bayern Munich tengah pekan ini atau tepatnya pada hari Rabu (16/3/2016) dinihari WIB. Bertanding di Allianz Arena, Juventus diwajibkan harus menang dengan minimal 1-0 untuk memastikan diri lolos ke babak perempatfinal, lantaran mereka bermain seri 2-2 di laga leg perdana di depan pendukungnya sendiri yang berlangsung di Juventus Stadium.
Akan tetapi, harapan Bianconeri untuk meraih tiket lolos ke babak delapan besar menerima gangguan. Marchisio dan Dybala tidak dapat bermain membela Juventus kala menghadapi Bayern, lantaran kedua pemain itu masih belum pulih dari cedera masing-masing.
“Claudio Marchisio dan Paulo Dybala tidak bisa bermain di pertandingan hari Rabu di ajang Liga Champions kontra Bayern Munich yang berlangsung di Allianz Arena,” tulis keterangan Juventus di website resminya.
Dybala yang tidak bisa menuntaskan sesi latihan pada hari Senin kemarin karena mendapatkan kesakitan di kakinya. Setelah mendapatkan pemeriksaan dari tim medis Juventus, pemain internasional Argentina tersebut diketahui mengalami cedera otot di betis. Alhasil, Si Nyonya Tua pun akan terus memantau kondisi sang pemain menatap pertandingan derby kontra Torino di laga lanjutan Liga Italia akhir pekan ini..
Sedangkan Marchisio juga merasa kesakitan di betis kirinya ketika menjalani sesi latihan pada hari Senin. Tim medis klub menyatakan bahwa otot pemain berumur 30 tahun tersebut mendapatkan robek dan diprediksikan akan absen sekitar tiga pekan mendatang.
Menepinya Marchisio dan Dybala memang akan sebagai kerugian untuk kubu Juventus. Terutama Dybala yang belakangan ini tampil sangat oke. Striker berumur 22 tahun tersebut telah menciptakan 17 gol untuk Juventus, termasuk mencetak satu dari dua gol untuk Juventus usai bermain seri 2-2 melawan Bayern.
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, pun mengaku bahwa absennya Dybala dan Marchisio akan menjadi keuntungan untuk lawannya. “Ya, di laga melawan Bayern Munich tengah pekan ini akan menjadi kerugian untuk kami, di mana kami tidak bisa memainkan beberapa pemain terbaik kami di pertandingan hari Rabu nanti. Padahal laga itu akan sangat penting untuk kami yang akan menentukan kelolosan atau tidak ke babak perempatfinal Liga Champions,” ujar Allegri di situs resmi klub.
“Tapi apa boleh buat, kami tidak bisa memaksa para pemain kami untuk tetap bermain dalam kondisi yang tidak fit 100 persen. Maka itu kami harus mempersiapkan diri dengan baik dan mencari pemain yang siap menggantikan posisi Claudio Marchisio atau Paulo Dybala,” lanjutnya.
“Kami tahu kami tidak boleh bergantung dengan seorang atau dua pemain di dalam satu tim. Kami harus bisa menghadapinya tanpa diperkuat beberapa pemain pilar kami dan pastinya kami akan berharap Dybala dan Marchisio bisa pulih secepatnya untuk kembali bermain bersama kami di atas lapangan hijau,” tandasnya.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai laga antara Atletico Madrid melawan PSV Eindhoven.
Antoine Griezmann tengah on fire di beberapa pertandingan pamungkas. Dia pun ditantang untuk kembali menciptakan gol ketika Atletico Madrid melawan PSV Eindhoven di laga leg kedua babak perdelapan final Liga Champions.
Di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions beberapa pekan silam yang berlangsung di kandang PSV, Atletico bermain seri tanpa gol. Usai pertandingan itu, Atletico melangkah cepat. Mereka memetik empat kemenangan secara berturut-turut, yaitu menang 1-0 atas Real Madrid, mengalahkan Real Sociedad 3-0, menaklukkan Valencia 3-1 dan menang 3-0 atas Deportivo La Coruna. Dari empat laga itu, Griezmann selalu menciptakan gol. Jumlah ada empat gol dilesakkannya dari empat pertandingan itu.
Manajer Atletico Madrid, Diego Simeone, pun optimistis Griezmann bakal meneruskan penampilan ciamiknya, Rabu (16/3) dinihari WIB. Simeone juga akan menggunakan formasi yang dapat memanfaatkan kemampuan para pemain sekaligus mewanti-wanti serangan balik yang akan dilakukan lawannya.
“Saya yakin Antoine Griezmann bisa meneruskan ketajamannya di laga melawan PSV Eindhoven di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Kami harus menang untuk meraih tiket lolos ke babak berikutnya. Maka itu kami akan mempersiapkan pemain yang siap unjuk gigi di laga tengah pekan ini,” kata Simeone di situs resmi Atletico Madrid.
Beralih ke kubu Inter Milan. Nerazzurri terus berjuang demi tembus ke Liga Champions musim depan. Jika Inter gagal, maka itu tidak akan membuat posisi Roberto Mancini terancam. Dikarenakan presiden klub, Erick Thohir, memastikan bahwa posisi Mancini tetap aman kendati timnya gagal meraih satu tiket bermain di Eropa.
La Beneamata hingga kini masih berada di posisi kelima klasemen sementara Serie A dengan terpaut lima angka dari AS Roma yang berada di posisi ketiga klasemen. Masih ada sisa sembilan laga menuju garis juara, Inter akan mendapatkan jadwal ketat lantaran mereka akan menghadapi klub-klub tangguh seperti Roma, Napoli dan Sassuolo.
Seperti diketahui bahwa tugas utama Mancini adalah membawa Inter menembus posisi tiga besar klasemen akhir Serie A musim ini. Mancini diberikan kontrak hingga akhir musim depan. Kendati belum ada pembicaraan soal kontrak anyar, namun Nerazzurri tak ada alasan untuk mengakhiri kerja sama bersama Mancini.
“Kontrak Roberto Mancini selesai hingga tahun 2017 mendatang, saya tak yakin kami akan membahasnya sekarang,” kata Thohir di situs resmi klub. “Pihak klub memberikan dukungan kepadanya dan alasan mendatangkan dia memang untuk mengantarkan Inter finis di posisi tiga besar. Maka dia dan semua pemain kami harus unjuk gigi untuk mencapai target,” tambahnya.
“Jika Mancini gagal mencapai target yang kami inginkan di akhir musim, maka posisinya akan tetap aman. Apalagi dia masih memiliki kontrak kerja dengan kami. Kami punya rencana yang harus dicapai. Misi kami bermain di ajang Liga Champions, andai kami gagal maka kami bisa fokus ke Liga Europa. Maka itu kami harus sama-sama berjuang keras untuk mendapatkan apa yang kami inginkan di akhir musim,” sambungnya.
“Sungguh lucu jika klub besar seperti Inter Milan tidak ikut bermain di ajang Liga Champions.” (As)

