Seusai bermain imbang dengan Cesena, pelatih Inter Milan Roberto Mancini pun tak yakin timnya bisa finis di posisi tiga besar Serie A musim ini.
Dalam laga yang digelar di Giuseppe Meazza pada hari Senin (15/3/2015) dinihari WIB, Inter Milan sebenarnya bermain sangat mendominasi jalannya pertandingan. Statistik mencatat bahwa Nerazzurri unggul ball posession hingga 68 persen dengan bisa melepaskan 20 tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Akan tetapi, hanya satu dari empat yang membuahkan hasil.
Sementara Cesena hanya punya 32 persen ball posession bisa melepaskan sembilan tendangan dengan satu di antaranya mengarah ke gawang dan berujung gol. Dalam pertandingan berlangsung itu, Cesena justru bisa unggul lebih dulu lewat aksi Greoire Defrel pada menit ke-30.
Kendati punya peluang tembakan yang sangat banyak, namun Inter cuma dapat mencetak satu gol balasan yang dilesakkan oleh Rodrigo Palacio di paruh kedua.
Hasil imbang ini, maka Nerazzurri kini berada di posisi ketujuh klasemen Serie A dengan koleksi 37 angka dari 27 laga yang sudah dijalaninya pada musim ini dan masih terpaut sembilan poin dari Lazio yang berada di peringkat ketiga. Hasil akhir ini juga membuat La Beneamata sudah tiga kali gagal memenangi pertandingan di Liga Italia secara berturut-turut. Jelas ini bikin target finis di zona Liga Champions kian sulit.
“Kami memang tampil sangat baik dan memiliki peluang banyak untuk menghasilkan gol. Tapi pada akhirnya gawang kami kebobolan terlebih dulu. Nah, untungnya kami bisa mencetak gol penyama kedudukan dan kami terus menekan namun hingga usai laga kami hanya bisa mendapatkan tambahan satu angka,” ungkap Mancini.
“Jika kami bisa menang, maka kami kini mengumpulkan 39 angka. Tapi saat ini keadaan tidak seperti yang kami inginkan dan saya tak yakin kami bisa finis di posisi tiga besar meski masih ada 11 laga tersisa musim ini. Kedepannya saya pun tak ingin membahas lagi tentang posisi tiga besar. Lebih baik kami tetap fokus menjalani laga ke laga berikutnya,” tambahnya. (As)

