Manajer Nerazzurri Roberto Mancini menyebut timnya tidak pantas kalah dari Napoli. Menurutnya, Inter Milan setidaknya bisa mendapatkan satu poin di San Paolo.
Inter Milan menelan kekalahan 1-2 dari Napoli di San Paolo dalam laga lanjutan Serie A, Selasa (1/12) dinihari WIB. Dua gol Partenopei diborong oleh Gonzalo Higuain. Sementara satu gol balasan La Beneamata dicetak oleh Adem Ljajic.
Napoli sendiri telah lantas memimpin pada menit kedua di awal babak pertama, kemudian ditambahkan satu gol lagi pada menit ke-62. Inter memperkecil ketertinggalannya pada menit ke-67. Tim arahan Maurizio Sarri tersebut bermain sangat mendominasi di pertandingan ini dengan unggul penguasaan bola hingga 62 persen berbanding 38 persen milik Inter. Perbedaan gitu jauh juga dikarenakan Nerazzurri harus tampil dengan 10 orang pemain di menit-menit akhir paruh perdana, di mana Yuto Nagatomo mendapatkan kartu kuning kedua dari wasit lantaran dinilai melakukan pelanggaran terhadap Allan.
“Saya lihat ini merupakan sebuah pertandingan yang menarik terlepas dalam 16 menit perdana, lantaran kami bikin sedikit kesalahan. Usai itu, ini sebagai laga yang sengit. Napoli tak memiliki banyak masalah andai dipertimbangkan lagi, maka mereka akan menjadi calon utama dalam peraihan gelar juara Serie A musim ini,” ungkap Mancini.
Statistik menunjukkan bahwa Inter bisa melepaskan 11 tendangan dengan dua yang mengarah ke gawang. Sedangkan Napoli memiliki 12 tembakan dan punya empat di antaranya yang tepat ssasaran. Ada segi menarik di pertandingan ini, disaat laga memasuki masa injury time, Inter menciptakan dua kans bagus yang selalu dihadang oleh tiang gawang.
Perdana tandukan Stevan Jovetic, yang tak lama disusuli oleh Joao Miranda. Dari kans-kans tersebut, Mancini semakin menilai timnya seharusnya dapat meraih satu angka di pertandingan ini.
“Secara pribadi, saya tidak begitu kecewa kendati kalah di pertandingan ini. Jika anda ada lihat pertandingan ini, maka anda juga akan mengira kalau Inter Milan bakal pulang dari San Paolo dengan satu angka. Kami sudah tampil sangat bagus, terutama bermain bertahan, kendati kami harus tampil dengan 10 pemain,” tambahnya.
“Kami sudah berusaha sebisa mungkin dan kami juga cukup puas dengan pertandingan ini, kendati wasit memberikan kartu merah kepada seorang pemain kami. Padahal itu tidak ada pelanggaran yang dilakukan pemain kami terhadap pemain Napoli, tapi wasit malah menilai terjadi pelanggaran. Dan ini menjadi salah satu faktor kekalahan tim,” sedikit kecewa Mancini terhadap wasit yang memimpin jalannya pertandingan.
Inter kini berada di peringkat kedua klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 30 angka dalam 14 pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini dan kini mereka terpaut satu angka dari Napoli yang berhak naik ke puncak klasemen.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Liverpool.
Liverpool sejauh ini masih mengikuti empat kompetisi di musim ini. Akan tetapi, kans terbagus telah ada yaitu Piala Liga Inggris dan The Reds diharapkan bisa memaksimalkan kesempatan tersebut dengan sebaik mungkin.
Di ajang Liga Primer Inggris, Liverpool kini ada di peringkat keenam klasemen sementara dengan mengoleksi 23 angka dan hanya tertinggal empat poin dari Arsenal yang berada di urutan keempat klasemen dan tertinggal enam angka dari Manchester City yang berada di posii pertama. Kans finis empat bear dan juara Premier League jelas terbuka lebar untuk Si Merah.
Sedangkan di kompetisi Liga Europa, Liverpool telah meraih tiket lolo ke babak 32 besar dan perjalanan ke puncak tentunya masih panjang. Di Piala Domestik, tim yang kini dibesut Juergen Klopp saat ini telah tembus ke babak kelima dan di babak selanjutnya, mereka akan berhadapan dengan Southampton di St Mary’s, tengah pekan ini.
Belakangan ini Liverpool mendapatkan hasil bagus. Sejak ditangani Klopp, Liverpool menang lima kali, tiga kali bermain imbang dan satu kali kalah. Liverpool tentu ditantang bisa memaksimalkan sebisa mungkin kans untuk tembus yang lebih jauh lagi di ajang yang dilewatinya.
Musim silam, Liverpool lolos ke semifinal sebelum didepak Chelsea. Sedangkan terakhir kali Liverpool merengkuh gelar juara di ajang ini pada tahun 2012 silam. (As)

