Liverpool lolos ke babak keempat Piala FA. Hasil ini didapatkan The Reds usai mengalahkan Exeter dengan skor akhir 3-0 di laga ulang babak ketiga.
Usai bermain seri 2-2 di pertandingan di markas Exeter, gantian Liverpool yang sebagai tim tuan rumah menjamu klub divisi keempat itu yang berlangsung di Anfield, Kamis (21/1/2016) dinihari WIB tadi. Di laga pertandingan ini, tim besutan Juergen Klopp itu memang tampil sangat mendominasi dan menciptakan sejumlah kans bagus.
Liverpool sudah unggul di awal paruh perdana melalui aksi Joe Allen dan sekaligus menyudahi 1×45 menit dengan skor 1-0. Memasuki paruh kedua, The Reds mencetak dua gol tambahan yang dilesakkan oleh Sheyi Ojo dan Joao Carlos Texeira.
Dengan hasil akhir ini mengantarkan Liverpool melangkah ke babak keempat Piala FA dan akan berhadapan dengan West Ham United, 30 Januari nanti.
Kronologi Laga
Bermain menekan di awal menit babak pertama, Liverpool membuka keunggulannya kala laga baru berjalan sepuluh menit. Diawali dari Brad Smith dan Christian Benteke yang bermain umpan satu dua berhasil menerobos pertahanan lawan.
Smith yang mendapatkan operan balik dari Benteke, lantas mengumpan ke dalam kotak dan di sana ada Allen yang langsung melepaskan tembakan untuk merobek gawang Exeter. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.
Setelah unggul satu gol, Liverpool semakin semangat untuk mencari gol keduanya. Tim yang memainkan banyaknya pemain muda sempat beberapa kali mendapatkan peluang bagus seperti Texeira, Benteke dan Jordon Ibe. Namun kans-kans yang dimiliki ketiga pemain itu bisa diamankan dengan baik oleh kiper Exeter Robert Olenjik.
Benteke yang tampil penuh di laga ini, juga bikin kans bagus di menit ke-19 kala menerima operan Texeira. Namun sayang sekali, bola tandukannya masih melambung dari arah gawang lawannya.
Satu menit berselang, gantian Ibe mencoba peruntungannya. Tendangan Ibe sudah tepat ke sasaran, tapi tidak berbuah gol, lantaran Olenjik bisa menghadang tembakan lawan.
Setelah itu, Liverpool kembali menekan dan mendominasi jalannya laga. Sama sekali tidak membiarkan Exeter menciptakan kans di babak pertama. Kendati demikian, hingga paruh perdana selesai, skor tetap 1-0 bertahan untuk keunggulan tim tuan rumah bertahan sampai turun minum.
Memasuki paruh kedua, Liverpool kembali menyerang pertahanan Exeter. Tapi nafsunya para pemain Liverpool membuat mereka gagal mencetak gol di awal menit babak kedua itu.
Exeter mencoba tampil terbuka demi mencari gol balasan. Tapi upaya mereka gagal membuahkan hasil lantaran mereka kesulitan menembus dinding pertahanan tim tuan rumah yang sangat rapat.
Liverpool baru bisa menggandakan keunggulannya di menit ke-74. Kali ini giliran Ojo yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan dari Ibe. Diawali dari sebuah operan Ibe yang berhasil membongkar pertahanan lawan, kepada Ojo. Nama terakhir yang disebutkan itu sempat menggiring bola lalu melepaskan tendangan tanpa bisa ditepis oleh Olenjik. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.
Delapan menit kemudian, Teixeira menambahkan keunggulan Liverpool menjadi 3-0 atas Exeter lewat golnya. Berawal dari Benteke yang tengah menggiring bola dijaga oleh beberapa pemain lawan dan langsung memberikan umpan ke dalam kotak. Teixeira yang berada di dalam kotak berhasil menyambutnya dengan sebuah tendangan kaki kanan untuk merobek gawang lawan.
Unggul tiga gol, Liverpool tidak mengendurkan serangannya. Mereka terus menekan di sisa waktu babak kedua. Namun hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 3-0 untuk kemenangan Liverpool atas Exeter.
Di laga lainnya yang harus menjalani laga replay antara Leicester City menghadapi Tottenham Hotspur.
The Lilywhites melangkah ke babak keempat Piala FA usai menaklukkan Leicester City dengan skor akhir 2-0. Dua gol Tottenham Hotspur dilesakkan oleh Son Heung-min dan Nacer Chadli.
Laga ulang babak ketiga berlangsung di King Power Stadium, Kamis (21/1/2016) dinihari tadi WIB juga, merupakan pertandingan replay usai laga sebelumnya yang dihelat di kandang Spurs bermain seri 2-2.
Baik Leicester maupun Spurs sama-sama bermain dengan sejumlah pemain muda alias pemain keduanya. Leicester tetap menggandalkan Kasper Schmeichel sebagai kiper utama, namun Riyad Mahrez dijadikan sebagai pemain cadangan. Sementara Jamie Vardy bermain dari bangku cadangan.
Di skuad Spurs, mereka tidak memainkan Harry Kane, Hugo Lloris, Toby Alderweireld, Dele Alli dan Jan Vertonghen sebagai starter. Alli dan Kane dimainkan di paruh kedua.
Spurs mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 1-0 melalui aksi Son. Di babak kedua, klub London Utara itu menciptakan satu gol lagi lewat Chadli.
Dengan hasil akhir ini maka Spurs berhak melaju ke babak keempat Piala FA. Berikutnya, mereka akan berhadapan dengan Colchester United, yang merupakan tim divisi tiga, di markas lawan, 30 Januari nanti.
Kronologi Laga
Leicester memiliki peluang unggul di menit ke-28 lewat tembakan bebas Gokhan Inler. Tapi tendangan Inler tepat ke sasaran dan Michel Vorm dengan sigap mengamankan bola dari kebobolan.
Spurs membuka keunggulannya lewat gol manis Son di menit ke-40. Son yang menggiring bola sempat dikawal oleh Ben Chilwell. Namun Son masih tetap dapat melepaskan tendangan keras dari jarak jauh ke arah gawang tanpa bisa ditepis oleh Schmeichel.
Skor 1-0 untuk keunggulan Spurs bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Leicester langsung meningkatkan serangannya demi mencari gol balasan. Pelatih Claudio Ranieri melakukan pergantian pemain dengan memainkan Shinji Okazaki untuk menggantikan Danny Drinkwater.
Leicester hampir bisa mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-54. Demarai Gray melepaskan sepakan yang tepat ke sasaran. Namun Vorm bisa menghadau bola tembakan Gray.
Gantian Spurs yang menyerang lewat Kane. Pemain yang tampil sebagai pemain pengganti mendapatkan peluang bagus. Namun tendangan yang dilepaskannya pada menit ke-62 masih dapat dihalau oleh Schmeichel.
Spurs menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Leicester di menit ke-66. Kali ini giliran Chadli yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan Son.
Kane nyaris menambahkan keunggulan Spurs di menit ke-72, andaikan tembakan mendatarnya tak mampu ditepis oleh Schmeichel.
Di sisa waktu babak kedua, tak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 2-0 untuk kemenangan Spurs atas Leicester. (As)

