Usai menaklukkan Crystal Palace, Liverpool kini mengalihkan konsentrasinya untuk pertandingan melawan Manchester United di Liga Europa tengah pekan ini.
Dalam laga yang dilangsungkan di Selhurst Park, Minggu (6/3/2016) malam WIB kemarin, Liverpool sukses meraih kemenangan tipis 2-1 atas Crystal Palace, yang mana kemenangan ini sekaligus menuntaskan puasa hasil positif hampir dua dekade di kandang Palace.
Sempat kebobolan terlebih dulu melalui aksi Joe Ledley, Liverpool bisa menyamakan kedudukan dan sekaligus berbalik memimpin melalui aksi Roberto Firmino dan sebuah penalti yang dieksekusi oleh Christian Benteke di masa injury time babak kedua.
Kemenangan ini menjadikan kemenangan ketiga kalinya diraih Liverpool secara berturut-turut di ajang Liga Primer Inggris ini dan sekaligus mengantarkan Liverpool naik ke posisi ketujuh klasemen sementara dengan mengoleksi 44 angka dalam 28 laga yang sudah dijalaninya pada musim ini dan tertinggal enam poin dari Manchester City yang berada di urutan keempat klasemen.
Selain itu juga mengantarkan The Reds mendekati posisi empat besar dan menjaga peluang melaju ke Liga Champions musim depan. Usai mengalahkan Palace, ada pertandingan krusial lagi yang menanti Liverpool tengah pekan ini, yaitu akan menghadapi Manchester United di laga leg perdana babak perdelapan final Liga Europa yang akan berlangsung di Anfield pada tengah pekan ini.
Kendati begitu, susunan pemain yang dimainkan Juergen Klopp kemarin bukan artinya dirinya konsentrasi ke pertandingan itu. Tak ada Philippe Coutinho, Daniel Sturridge dan Christian Benteke, di laga melawan Palace bukan untuk di laga melawan United.
“Itu bukan keinginan kami. Saya sama sekali tak pernah berpikir mengenai pertandingan tengah pekan ini. Fokus kami saat ini hanya di laga kontra Crystal Palace dan kami sangat puas usai memenangi pertandingan itu,” ungkap Klopp di website resmi klub.
“Jika anda ada lihat pertandingan kami akhir pekan lalu, anda pasti pikir kami akan kalah apalagi kami kalah dalam jumlah pemain. Tapi semangat bermain para pemain kami di lapangan itu yang memberikan tiga poin untuk tim. Ini tentu sangat luar biasa dan harus dipertahankannya,” lanjutnya.
“Kini kami tidak ingin terlena dengan kemenangan kami di laga akhir pekan lalu. Lantaran kami tahu masih banyak laga yang sama pentingnya yang akan dihadapi. Terutama di laga tengah pekan ini melawan Manchester United di ajang Liga Europa, kami kini jelas fokus di laga hari Kamis,” katanya menambahkan.
“Saya berharap para pemain kami bisa mempertahankan atau melanjutkan performa terbaik di laga selanjutnya. Kami tidak akan menyusun formasi lain dan kami akan tetap tampil dengan formasi yang sama seperti melawan Palace.”
Di sisi lain, Klopp juga menyatakan bahwa timnya memang pantas menang dari Crystal Palace. Mengenai penalti yang sebagai kontroversi, pelatih Liverpool itu menyebut wasit telah mengambil keputusan dengan benar.
Seperti yang sudah dikatakan di atas itu, Si Merah berhasil membawa pulang poin penuh dalam lawatannya ke markas Palace di Selhurst Park, Minggu (6/3) malam WIB kemarin. Dari laga itu, Liverpool terpaut terlebih dulu usai Ledley menciptakan gol untuk Palace di awal paruh kedua.
Liverpool yang sedang berjuang untuk mencari gol balasan lalu malah harus bermain dengan 10 orang pemain usai James Milner menerima kartu kuning kedua dari wasit. Kendati begitu, Liverpool bisa mencetak gol balasan dan sekaligus berbalik unggul melalui gol Roberto Firmino dan Christian Benteke.
“Kemenangan ini memang pantas didapatkan kami. Mengapa saya berani mengatakan itu? karena kami tampil lebih baik daripada lawan kami,” ucap Klopp.
“Kami tak cukup oke di paruh perdana dan kami kemasukan usai tiga kans dihadang. Kami juga tak menghadangnya dengan bagus. Kami bermain dengan 10 orang dan kami tampil sesuai keinginan tim. Pada akhirnya kami menang dan mendapatkan tiga poin.”
Penalti yang diberikan kepada Liverpool di menit-menit akhir sempat diperdebatkan. Damien Delaney dinilai minim sekali menjatuhkan Benteke di kotak penalti. Akan tetapi, Klopp merasa itu memang layak diberikan dengan penalti.
“Saya kembali melihat kalau itu memang layak diganjar dengan penalti. Damien Delaney memang terlihat menjatuhkan Benteke di kotak terlarang,” jelas Klopp.
“Wasit tidak salah mengambil keputusannya di laga kami dan kami sangat puas dengan kemenangan yang kami dapatkan. Karena kami tahu akan sulit ketika anda kehilangan seorang pemain, tapi semangat dan kerja keras para pemain yang memberikan hasil bagus.”
“Kini kami tidak ingin membahasnya lagi karena kami masih punya sejumlah laga yang akan kami hadapi. Seperti yang sudah disebutkan di atas itu bahwa kami akan bertanding melawan United tengah pekan ini. Kami tentu ingin menang dengan skor besar, untuk mempermudah kami melaju ke babak berikutnya di Liga Europa,” demikian Klopp.
Di bawah ini menceritakan kekecewaannya Louis van Gaal atas kartu merah yang diterima Juan Mata di laga melawan West Brom.
Manchester United menelan kekalahan 0-1 dari West Bromwich. Pelatih The Red Devils Louis van Gaal tak gembira dengan kartu merah yang didapatkan Juan Mata di laga ini.
Untuk perdana dari kariernya, Mata dikeluarkan dari lapangan usai mendapatkan kartu kuning kedua. Yang perdana Mata diberikan kartu kuning lantaran menghadang tendangan bebas cepat. Sementara kedua diterima pemain asal Spanyol itu usai melakukan pelanggaran terhadap Darren Fletcher.
Awalnya United dapat menahan West Brom hingga awal paruh kedau. Sebelum Salomon Rondon membobol gawang De Gea pada menit ke-66. Dari hasil akhir ini, maka membuat United gagal mendekati Manchester City yang di peringkat keempat. United malah harus turun ke peringkat keenam klasemen dengan tertinggal tiga poin.
“Saya pikir kartu kuning pertama tidak seharusnya didapatkan Juan Mata. Padahal itu tidak dalam posisi berbahaya untuk mencetak gol. Kalau kedua memang pantas diberikan kartu kuning. Ini jelas kecewa sekali untuk saya,” ungkap Van Gaal.
“Saya pikir keluarnya dia yang membuat tim menelan kekalahan. Bermain dengan 10 pemain tentu tidak akan mudah untuk klub mana pun termasuk klub besar seperti Barcelona atau Real Madrid. Tapi kami tidak ingin membicarakan terlalu panjang lebar lagi. Lebih baik kini kami mempersiapkan diri di laga selanjutnya,” tegasnya. (As)

