Seorang millioner China diberitakan tidak segan-segan untuk menghancurkan mobil mewahnya Lamborghini sendiri. Pengusaha kaya itu diberitakan sangat marah dengan industri mobil mewah dari Italia itu dan telah menyewa sekelompok orang untuk menghancurkan mobilnya itu di depan umum. Orang yang disewakan itu masing masing diberikan palu dan kemudian menghancurkan mobil tersebut.
Pengusaha kaya yang berasal dari China itu tepatnya provinsi Shandong bernama Han Nan telah melaporkan kerusakan mesin pada mobilnya itu dan Lamborghini melaporkan bahwa kerusakan itu memerlukan perbaikan sebesar £465,000 yang sangat berbeda jauh harganya dengan harga perbaikan di Inggris yaitu sebesar £160.000.
Meskipun demikian, pengusaha kaya asal China itu menyetujui kesepakatan ini dan meminta agar mobilnya itu diperbaiki, namun ketika mobil mewah Italianya itu dikembalikan ke China, kerusakan pada mesinnya masih tetap ada dan masih belum dapat diperbaiki. Pemilik pengusaha itu kemudian mengklai bahwa staff Lamborghini yang berada di China tepatnya Qingdao itu telah merusak mesin dan juga chasis dari pada mobilnya.
Setelah merasa muak atas perlakuan tersebut dan harus melakukan penulisan surat pribadi kepada CEO Lamborghini Stephan Winkelmann, Pengusaha tersebut meminta dan membayar pekerjanya untuk menghancurkan mobilnya dan mengabadikannya dengan kamera untuk tindakan tersebut. Banyak orang yang datang berkumpul untuk melihat aksi luar biasa tersebut.
Perusahaan asal Italia Lamborghini telah memberikan komentar bahwa perusahaan tidak tahu mengenai apa yang dipermasalahkan oleh pengusaha China itu dan mengungkapkan bahwa perbaikan mesin yang didapatkannya sebelumnya telah diperbaiki oleh Lamborghini.
Menurut laporan dari surat kabar Han Nan, Lamborghini yang dibeli oleh pengusaha China itu dibeli dari Jepang pada bulan September 2010 dengan harga sebesar 3 juta Yuan. Pada tanggal 29 November 2010, mesinnya rusak dan pengusaha itu menghubungi pusat servis Lamborghini di Qingdao untuk memperbaiki mobilnya.

