Robert Lewandowski ingin segera menjalani laga kontra Arsenal. The Gunners diperkirakan tidak akan bermain bertahan, laga punĀ akan berlangsung seru dan sengit.
Arsenal akan menjamu Bayern Munich di laga ketiga fase grup Liga Champions yang akan digelar di Emirates Stadium tengah pekan ini atau tepatnya pada hari Rabu (21/10) dinihari WIB nanti.
Menjelang laga tersebut, The Bavarians memiliki catatan yang sangat oke. Mereka meraih hasil sempurna dari 12 pertandingan di pertandingan resmi awal musim, sembilan ditorehkan di Liga Jerman, dua di ajang Liga Champions dan satu di kompetisi Piala Jerman.
Sedangkan Arsenal malah mengawali musim dengan kurang bagus ketika bermain di dua laga pertama Liga Champions. Dari dua laga tersebut, mereka selalu kalah. Laga pertama, tim besutan Arsene Wenger itu ditekuk Dinamo Zagreb dan laga keduanya dikalahkan oleh Olympiakos.
Atas hasil-hasil dari dua laga pertama itu, maka Arsenal kini berada di dasar klasemen Grup F Liga Champions dengan nilai 0 poin. Tapi bagaimanapun Arsenal juga tidak bisa diremehkan, karena memiliki modal bagus, dimana mereka bermain sangat ciamik di Liga Primer Inggris, dengan saat ini berada di posisi kedua klasemen Liga dan hanya tertinggal dua poin dari Manchester City yang berada di puncak klasemen.
Klub London Utara itu yang perlu angka diperkirakan oleh Robert Lewandowski akan tampil menyerang termasuk ketika melawan Bayern Munich. Striker asal Polandia itu menyebut kalau dirinya telah tidak sabar ingin segera menjalani pertandingan kontra Arsenal.
“Kami ingin segera menjalani dua pertandingan ini. Arsenal adalah salah satu tim yang sangat bagus dan punya banyak pemain bintang. Mereka sejauh ini belum memetik angka di ajang Liga Champions dan mereka tentunya ingin meraih poin, ketika bertanding dengan kami dinihari ini,” ujar Lewandowski.
“Mereka memang bermain kurang bagus di dua laga pertamanya di ajang Liga Champions, tapi perlu anda tahu kalau mereka tampil sangat bagus di Liga Primer Inggris. Bahkan mereka bisa menang tiga gol tanpa balas atas Manchester United, itu hasil akhir yang sangat luar biasa.”
“Mereka bakal sebagai tim yang sulit dikalahkan. Saya prediksikan bahwa laga ini bakal berlangsung lebih seru dan sengit, karena lawan kami tidak akan bermain bertahan, tapi mereka akan bermain menyerang dan mencari poin. Ini akan menjadi laga bagus untuk kedua tim dan kami tentunya tak akan berdiam diri ketika menghadapi mereka,” lanjutnya.
“Apalagi kami ingin memperpanjang catatan bagus kami, dimana kami tidak pernah kalah dari 12 laga terakhir kami. Jadi kami sedang berusaha untuk melanjutkan tren positif kami,” tegasnya.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya.
Carlo Ancelotti sempat dikaitkan menjadi calon pelatih Liverpool usai Brendan Rodgers diberhentikan. Namun, Ancelotti menyebut bahwa dirinya tidak pernah menerima kontakan dari pihak Si Merah.
Usai melakukan pemecatan terhadap Rodgers, The Reds diberitakan lantas mengontak perwakilan Juergen Klopp dan Ancelotti. Namun pada akhirnya, Liverpool menunjuk Klopp sebagai pelatih pengganti Rodgers.
Sebelum mencapai kesepakatan bersama Klopp, Liverpool dikabarkan terlebih dulu menawarkan Ancelotti sebagai manajernya, namun ditampil oleh eks manajer Real Madrid, AC Milan dan Paris Saint-Germain tersebut. Berita itu diutarakan oleh mantan pelatih Tottenham Hotspur, Harry Redknapp.
Mengenai kabar seperti di atas itu, Ancelotti sendiri mengaku bahwa dia tidak pernah mendapatkan telepon langsung dari pihak Liverpool.
“Saya tidak pernah menerima telepon atau dihubungi dari kubu Liverpool, sama sekali tidak pernah,” ungkap Ancelotti.
“Saat ada lowongan sebagai pelatih di klub, maka selalu ada nama-nama manajer yang tengah menganggur muncul di publik atau media-media serta kabar lainnya. Dari situ nama saya juga ikut disebutkan,” lanjutnya.
“Akan tetapi, hingga kini saya tidak pernah menerima telepon atau tawaran dari mereka. Saya kini juga memilih santai dulu dan baru akan melatih mulai musim depan,” ucapnya lagi.
Ancelotti hingga kini belum membesut sejak diberhentikan oleh Real Madrid di akhir musim silam. Dia sempat ditantang untuk balik menangani Milan, namun menampiknya. (As)

