Danny Drinkwater senang dengan langkah timnya hingga kini. Dia menyatakan Leicester City memang pantas menduduki pucuk klasemen Liga Primer Inggris.
Leicester City kini kembali berada di pucuk klasemen sementara Liga Primer Inggris di giordana ke-23. Ini usai tim arahan Claudio Ranieri itu sukses meraih tiga angka setelah menaklukkan Stoke City dengan skor akhir 3-0 dan di pertandingan lain pesaing terdekatnya, Arsenal, menelan kekalahan 0-1 kala menjamu Chelsea di Emirates Stadium akhir pekan lalu.
Bukan hanya itu saja, pertandingan itu sembari sebagai aksi kembalinya performa Jamie Vardy yang sempat gagal mencetak gol di beberapa laga sebelumnya. Seperti yang sudah dicatat oleh media-media Inggris lainnya melaporkan bahwa Vardy memang lama tidak pernah menciptakan gol. Sejak Leicester menaklukkan Chelsea dengan skor akhir 2-1, 15 Desember 2015, dia sudah tidak menciptakan gol.
“Usai menjalani paruh pertama musim ini dengan perjuangan, kami kini sukses kembali menduduki posisi yang sangat oke dan kami tentu senang sekali dengan pencapaian kami sejauh ini,” ujar Drinkwater di situs resmi klub.
“Berkat kemenangan atas Stoke akhir pekan lalu yang mengantarkan kami kembali menduduki puncak klasemen dan ini memang sebuah momen yang tidak bisa dilupakan. Performa dan tekad kami yang membawa kami berada di posisi atas klasemen Liga Primer Inggris. Kami pikir kami sudah membuktikannya, jika masih banyak yang meragukan kami, maka kami tidak peduli dengan orang itu. Yang terpenting adalah kami ingin tetap fokus membantu tim meraih kemenangan dan kesuksesan pada musim ini,” lanjutnya.
“Kami akui Leicester City bukan tim besar dan tidak memiliki banyak pemain bintang. Tapi seperti yang sudah dikatakan banyak orang lain bahwa semua bisa saja terjadi jika anda benar-benar fokus menghadapi atau menjalani di setiap laga yang dijalani. Kami berhasil melakukannya dan kami juga telah membuat para suporter kami merasa yakin dengan kekuatan tim dan kami tentunya berharap para fans akan terus memberikan dukungan kepada kami,” katanya lagi.
Akhir pekan ini atau tepatnya, 2 Februari nanti, Leicester akan menghadapi laga berat. Mereka akan berhadapan dengan Liverpool di pekan ke-24 Liga Primer Inggris musim ini.
“Ya, kami akan menjalani laga sulit akhir pekan ini. Tapi gimana pun kami harus menjalaninya tanpa takut. Kami harus mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin untuk menjalani laga ini. Kami tahu persaingan sangat ketat dan posisi kami juga bisa digusur jika kami gagal meraih kemenangan. Maka itu kami harus siap dan fokus menjalani laga melawan Liverpool,” tegasnya.
“Kami semua kini dalam kondisi bagus dan laga melawan Liverpool akan berlangsung di kandang sendiri. Jadi ini akan menjadi keuntungan untuk kami dan kami berharap para suporter akan memberikan dukungan penuh kepada kami.”
Di sisi lain, ada kabar menarik tentang kubu Chelsea.
Nemanja Matic memberikan peringatan ke para rival kalau Chelsea telah kembali ke performa terbagus setelah menaklukkan Arsenal dengan skor akhir 1-0. Matic yakin The Blues bisa meraih kesuksesan pada musim ini.
Kemenangan dari Arsenal di Emirates Stadium akhir pekan lalu meneruskan tren tak tertaklukkan Chelsea. Sejak dilatih Guus Hiddink, Chelsea sudah mencatatkan tiga kali menang dan empat kali bermain seri di semua ajang yang sudah dilewatinya.
Kontra The Gunners, Chelsea meraih kemenangan dengan mudah usai Arsenal harus bermain dengan 10 orang pemain usai Per Mertesacker mendapatkan kartu merah langsung dari wasit yang memimpin pertandingan karena tekel Diego Costa, yang dalam posisi satu lawan satu dengan Petr Cech. Namun terlepas dari kondisi tersebut, John Terry dkk. memang bermain sangat mendominasi dengan bisa melepaskan 12 tembakan dan enam di antaranya mengarah ke gawang. Sementara tim besutan Arsene Wenger itu cuma bisa melepaskan sembilan tendangan dengan cuma satu yang tepat sasaran.
Dengan kemenangan atas Arsenal ini membawa Chelsea kini naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 28 angka dan memang masih tertinggal jauh dari tim yang berada di posisi keempat klasemen yakni, Tottenham Hotspur, yang sudah mengoleksi 42 angka. Akan tetapi, dari hasil-hasil positif belakangan ini akan sebagai modal bagus Chelsea untuk menjalani sisa laga akhir musim ini.
“Ini baru Chelsea yang sebenarnya dan saya yakin kalau kami dapat bermain seperti melawan Arsenal atau tampil lebih baik. Kami tahu posisi kami di papan klasemen sementara Liga Primer Inggris belum oke, tapi kami sudah memiliki modal bagus dan kami siap bertarung hingga akhir musim,” ujar pemain tengah Chelsea tersebut di website resmi Chelsea.
“Kami layak meraih kemenangan, kami telah membuktikan diri dan gaya permainan kami di atas lapangan hijau. Kami juga tidak ingin terganggu dengan isu yang tidak jelas lagi, karena itu hanya mengganggu pikiran saja. Kami sekarang ini cuma ingin konsentrasi penuh untuk membantu tim mencapai target,” lanjutnya.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya lagi.
Crystal Palace memboyong Emmanuel Adebayor demi menambah ketajaman di barisan depan timnya. Adebayor akan memperkuat Palace hingga akhir musim.
Adebayor memang tengah berstatus free usai cabut dari Tottenham Hotspur. kontrak penyerang internasional Togo tersebut diberhentikan The Lilywhites di bulan September silam.
“Crystal Palace secara resmi mengonfirmasi bahwa sudah berhasil mendapatkan Emmanuel Adebayor hingga akhir musim. Klub berharap pemain baru bisa memberikan yang terbaik dan disiplin dalam menjalani sesi latihan dengan rekan satu tim,” tulis keterangan resmi klub.
Usai setuju pergi dari Spurs, Adebayor sempat diberitakan akan menjadi pemain Aston Villa di musim panas silam. Selain The Villans, masih ada klub Inggris lainnya seperti West Ham United, juga tertarik menggaet penyerang berumur 31 tahun tersebut.
Adebayor mulai tampil di Inggris usai didatangkan Arsenal di bulan Januari tahun 2006 lalu. Selama bermain di klub London Utara itu, Adebayor telah menciptakan 62 gol dalam 146 laga yang dilewatinya di seluruh ajang.
Tiga tahun lalu, Adebayor hengkang ke Manchester City. Sempat dilepas ke Real Madrid dan Spurs dengan status dipinjamkan, Adebayor lalu menandatangani kontrak permanen bersama Spurs di Agustus 2012. (As)

