Leicester City kembali meraih kemenangan di Liga Primer Inggris musim ini. Kali ini berhadapan dengan West Ham United, Leicester menang dengan skor 2-1.
Leicester City mengawali Liga Primer Inggris 2015/2016 dengan mengesankan pada akhir minggu silam, dimana mereka berhasil meraih kemenangan 4-2 atas Sunderland. Mereka meneruskan tren positif ketika melawat ke kandang West Ham United di Boleyn Ground, Sabtu (15/8/2015) malam WIB.
Baik Leicester maupun West Ham sama-sama tengah on fire. Andai Leicester menaklukkan Sunderland di laga giornada perdana Liga Primer Inggris, The Hammers bisa mengejutkan tim besar, Arsenal, dengan skor akhir 2-0.
Statistik menunjukkan Leicester kalah dominasi dari West Ham. Leicester hanya memiliki 35 persen berbanding 65 persen milik lawannya itu. Kendati begitu, tim arahan Claudio Ranieri tersebut memiliki jumlah tendangan yang lebih banyak dan punya on shoat gol yang lebih banyak dari lawannya itu.
Leicester tercatat bisa melepaskan 11 tendangan dengan enam di antaranya tepat ke sasaran. Sedangkan West ham hanya memiliki 10 tembakan dan cuma tiga yang mengarah ke gawang.
Leicester lantas memimpin dua gol di paruh perdana. Shinji Okazaki mencetak gol pertama pada menit ke-27 lewat sebuah counter attack yang sangat cepat. Gol diawali dari sebuah umpan lambung yang dilakukan Jamie Vardy ke dalam kotak dan berhasil diterima Okazaki dengan sundulannya.
Usaha Okazaki sebenarnya bisa dihalau oleh Adrian. Akan tetapi, si kulit bundar yang muntah kembali disambar dengan sundulan pemain internasional Jepang tersebut dan bola masuk ke dalam gawang tanpa bisa dicegah lagi oleh penjaga gawang West Ham United itu.
Gol kedua Leicester tercipta pada menit ke-38 lewat Riyad Mahrez. Diawali dari operan yang dilakukan Marc Albrighton ke dalam kotak lawan. Mahrez yang berdiri bebas langsung melepaskan tendangan untuk merobek gawang West ham yang dijaga oleh Adrian dan sekaligus mengubah skor menjadi 2-0 untuk keunggulan timya yang sekaligus juga bertahan hingga babak pertama selesai.
West Ham langsung bangkit dan bisa menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-2 dari Leicester di menit ke-55 lewat aksi Dimitri Payet. Gol berawal dari peran Mark Noble memberikan operan silang, diterima dengan baik oleh Payet lewat tembakan, tapi bisa dihadang oleh pemain lawan dan bola mengarah ke Cheikhou Kouyate. Kouyate lalu melakukan operan manis ke Payet. Nama terakhir yang disebutkan itu langsung menceploskan bola ke dalam gawang Leicester.
Setelah itu West Ham kembali mengancam dan meningkatkan serangan ke pertahanan lawan untuk mencari gol penyama kedudukan. Tapi upaya mereka untuk mencetak gol masih belum menemui sasaran.
Hingga laga memasuki masa injury time, West Ham justru harus bermain dengan 10 orang pemain setelah Adrian mendapatkan kartu merah dari wasit yang memimpin pertandingan lantaran melakukan pelanggaran keras terhadap Vardy. Namun sampai peluit panjang berbunyi, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor tetap 2-1 bertahan untuk kemenangan Leicester atas West Ham.
Dengan tambahan tiga poin ini membawa Leicester kini naik ke pucuk klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi enam angka dari dua pertandingan yang telah dijalaninya. Mereka memimpin produktivitas gol dari Manchester United yang berada di peringkat kedua klasemen.
Di partai lainnya, Tottenham Hotspur ditahan imbang dengan Stoke City.
The Lilywhites kembali gagal memetik tiga poin di Liga Primer Inggris 2015/2016. Usai minggu silam ditekuk Manchester United dengan skor akhir 0-1, di laga keduanya mereka diimbangi 2-2 dengan Stoke City di depan pendukungnya sendiri (White Hart Lane).
Melihat pertandingan ini, Spurs sebenarnya berpeluang besar menang dan tampil sangat dominasi. Ditambah mereka sempat memimpin dua gol lebih dulu lewat Eric Dier pada menit ke-19 dan Nacer Chadli di menit ke-45. Akan tetapi, mereka tak bisa mempertahankan keunggulan tersebut hingga Stoke dapat mencetak dua gol balasan melalui Marko Arnautovic pada menit ke-78 dan Mame Biram Diouf di menit ke-83.
Dengan hasil imbang, maka Spurs kini berada di posisi ke-14 klasemen Liga Primer Inggris dengan koleksi satu angka. Sementara Stoke di peringkat ke-13 klasemen dengan jumlah poin yang sama. (As)

