Langkah bagus Leicester City akhirnya terhenti usai dikalahkan Arsenal. Namun demikian, Leicester kini dituntut untuk kembali meraih hasil baik lagi.
Leicester City yang bukan merupakan klub besar Liga Primer Inggri seperti Arsenal, Liverpool, Manchester City, Manchester United dan Chelsea serta Tottenham Hotspur, tapi sukses menorehkan langkah awal tidak tertaklukkan terpanjang di musim ini.
Leicester melalui enam giornada di Liga Primer Inggris tanpa kekalahan, hingga lalu menerimanya untuk perdana kali di King Power Stadium, Sabtu (26/9) malam WIB, ketika menghadapi Arsenal. Tim besutan Claudio Ranieri takluk 2-5 dari The Gunners, kendati sempat memimpin 1-0 terlebih dulu.
Andai dilihat lebih jauh, hasil negatif tidak hanya menuntaskan langkah Leicester di Premier League, tapi juga di seluruh ajang. Selain tidak tertaklukkan di enam laga awal Liga, mereka juga lancar di dua laga lainnya yang berlaga di Piala Liga Inggris. Mereka tembus ke babak keempat usai sebelumnya menaklukkan Bury dan West Ham United.
Hasil negatif kontra Arsenal memang mengecewakan, tapi sebetulnya performa Leicester tidak dapat disebutkan sejelek. Mereka bisa memberi perlawanan cukup ketat soal ball posession, yang mana mereka hanya kalah sedikit 49 persen banding 51 persen milik klub London Utara itu.
Selain itu, Leicester tercatat bisa melepaskan 16 tendangan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Meriam London memiliki 26 tembakan dengan 12 di antaranya tepat sasaran. Perbandingan cukup jauh, namun Leicester memiliki dua kans lain yang dihadang oleh tiang gawang. Maka itu, Claudio Ranieri selaku pelatih Leicester City sangat optimistis timnya bisa kembali ke jalur positif lagi di laga-laga berikutnya.
“Kami sudah bekerja keras dan berjuang keras untuk menciptakan gol secepatnya ke gawang lawan, tapi pada akhirnya kami gagal,” ujar Ranieri di situs resmi klub.
“Kami sebenarnya sangat ingin mempertahankan catatan bagus kami, yang tidak terkalahkan. Namun di laga akhir pekan lalu sudah terhenti. Kami tidak akan mempermasalahkannya lagi, karena kami akan memulai baru lagi dan menjalani hasil bagus di laga-laga berikutnya,” tambahnya.
“Paling tidak kami sangat puas dengan prestasi kami di awal musim ini. Seperti yang anda tahu, kami bukan tim besar tapi kami ingin mengejutkan lawan-lawan dengan cara mengalahkannya.”
Selanjutnya, Leicester akan menghadapi Norwich City di laga lanjutan Liga Primer Inggris akhir pekan ini. Kans untuk mempertahankan posisi atau memperbaiki posisi ke posisi yang lebih baik sangat terbuka, menyusul lawan yang akan dihadapinya sedang mengalami penurunan, dimana Norwich tanpa mendapatkan hasil positif di dua laga pamungkas.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai kubu Bayern Munich.
Sudah tujuh laga awal Bundesliga yang dijalaninya, Bayern Munich pun selalu mendapatkan hasil positif.
Bayern memperoleh kemenangan ketujuhnya usai mengalahkan Mainz dengan skor besar 3-0 di Coface Arena akhir pekan lalu. Tiga gol The Bavarians dicetak oleh Robert Lewandowski (dua gol) dan satu gol dilesakkan oleh Kingsley Coman.
Tim besutan Pep Guardiola itu sebetulnya memiliki kesempatan menang dengan skor telak. Tapi sebuah penalti yang diseksekusi Thomas Mueller berakhir gagal di paruh perdana.
Tujuh hasil positif dari tujuh laga perdana merupakan langkah awal terbagus di Liga Jerman. Dari sejarah Liga Jerman, belum ada klub yang pernah mencatat kemenangan sebanyak delapan kali secara berturut-turut di awal musim.
Untuk Bayern, memetik 21 angka dengan produktivitas mencetak 23 gol dan kebobolan 3 gol merupakan torehan terbagus yang dibikin mereka usai mejalani tujuh pertandingan awal di Liga Jerman.
“Lawan Mainz tidaklah mudah, karena mereka bermain sangat bagus, terutama bermain bertahan,” ucap manajer Bayern Munich, Pep Guardiola.
“Namun kami tampil baik yang membuat kami berhasil memenangi pertandingan ini. Jika anda ada lihat pertandingan ini, maka anda juga tahu siapa yang akan keluar sebagai pemenang,” sambungnya.
Klub raksasa Jerman itu kini berada di puncak klasemen sementara Bundesliga musim ini dengan mengoleksi 21 angka dan unggul lima poin dari Borussia Dortmund yang berada di peringkat kedua klasemen. Tapi Dortmund baru menjalani enam laga dan baru akan bertanding menghadapi Darmstadt pada Minggu (27/9) malam WIB. (As)

