Lazio meraih kemenangan tipis 3-2 atas Saint-Etienne di laga lanjutan fase grup Liga Europa, Jumat (2/10/2015) dinihari WIB.
Dari laga yang dilangsungkan di Olimpico pada dinihari tadi, Saint-Etienne mengawali laga dengan bagus usai memimpin dengan cepat pada menit keenam. Dari tendangan sudut, Mustapha Bayal Sall berhasil mengirim bola ke dalam jala Lazio.
Lazio bisa mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-22 kala operan lambung Felipe Anderson yang tidak mampu dimanfaaatkan Stefano Mauri lalu mengarah ke Ogenyi Onazi. Nama terakhir yang disebutkan itu lantas menceploskan bola ke dalam gawang tim tamu. Kedudukan kini 1-1.
Saint-Etienne harus bermain dengan 10 orang pemain pada menit ke-33, setelah Robert Beric mendapatkan kartu merah langsung dari wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap Mauricio.
Dengan unggul jumlah pemain, Lazio gagal mencetak gol tambahan di sisa waktu babak pertama. Skor bertahan 1-1 hingga turun minum.
Lazio baru bisa berbalik unggul menjadi 2-1 di menit ke-48. Wesley Hoedt berhasil merobek gawang lawan usai sontekannya tidak mampu ditepis lagi oleh Stephane Ruffier.
Saint-Etienne kembali ditinggal seorang pemain lagi usai bayal harus keluar dari lapangan hijau usai mendapatkan kartu kuning kedua karena melakukan pelanggaran terhadap Felipe Anderson. Klub Prancis itu kini tinggal sembilan pemain di atas lapangan sejak menit ke77.
Tiga menit kemudian, Lazio bisa menambahkan keunggulannya menjadi 3-1 atas Saint-Etienne. Kali ini giliran Biglia yang mencatatkan namanya di papan skor setelah tembakannya sempat mengenai Loic Perrin namun tetap meluncur ke dalam gawang lawan.
Tim tamu yang kalah jumlah pemain bisa memperkecil ketertinggalannya di menit ke-84. Kevin Monnet-Paquet berhasil menjebol gawang Lazio dan sekaligus mengubah skor jadi 2-3.
Di laga lainnya yang berada di Grup G, Dnipro berhasil mengalahkan Rosenborg dengan skor 1-0 melalui gol semata wayang Yevhen Seleznyov.
Dengan hasil-hasil akhir ini, maka Lazio dan Dnipro sekarang ini berada di posisi teratas grup dengan jumlah poin yang sama 4 angka. Sementara Rosenborg dan Saint-Etienne berada di posisi ketiga dan keempat dengan jumlah poin yang sama 1 angka.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya.
Masa depan karier sosok Brendan Rodgers sebagai pelatih Liverpool kerap menjadi bahan rumor. Akan tetapi, hal itu tak menjadikan Rodgers merasa cemas.
Rodgers balik memperoleh sorotan yang tajam. Hasil yang tak maksimal dimana dibukukan oleh Liverpool pada musim ini kembali menjadikan masa depan karier Rodgers digadang ada dalam ancaman.
Di ajang Liga Primer Inggris, Liverpool masih berada pada posisi papan tengah, dimana menduduki posisi sembilan klasemen. Liverpool baru saja membukukan sebelas angka dalam tujuh laga yang dilakoni, hasil dalam dua kali menelan kekalahan, dua kali meraih hasil seri dan tiga memetik kemenangan.
Disamping itu pada ajang Liga Europa, Liverpool tak berhasil meraih kemenangan dalam dua laga perdananya. Adam Lallana dan rekan satu timnya hanya tampil seri dengan skor 1-1 menghadapi Bordeaux dan juga melawan FC Sion. Kala Liverpool meraih hasil seri melawan Sion yang dilangsungkan di Anfield pada dinihari jumat tadi, soraan pun terdengar oleh sejumlah fans yang datang ke stadium.
Adapun sejumlah nama telah digadang bakal menjadi pengganti sosok Rodgrs yang dilangsungkan di Anfield. Hingga kini, ada nama Carlo Ancelotti da juga Juergen Klopp, Meskipun masa depan kariernya kerap dirumorkan, namun Rodgers meraa santa saja. Tekanan besar yang menerpaya tak menurunkan semangatnya.
“Jaminan masa depan kariernya bukan merupakan sebuah hal dimana aku cari. Ini bukan sebuah hal yang aku cemaskan. Aku kerap melaksanakan yang terbaik kepada para anak didikanku dan untuk keadaanku. Aku tak mencari yang namanya jaminan,” ungkap Rodgers.
“Aku mencintai klub ini. Aku dengan semua staf sangat menikmati berada disini dan sejumlah tantangan dalam membangun skuat dan mengembangkan skuat. Ini merupakan musim yang begitu panjang. Ini masih awal musim saja dan kami akan meningkatkan dari waktu ke waktu,” lanjutnya.
“Kami mengetahui bahwa kami memiliki sejumlah punggawa hebat untuk balik diunggulkan. Demikian kami memperoleh mereka balik dalam keadaan siap dan juga bugar. Kami mengetahui bahwa kami memiliki tim untuk bisa menjadi penantangnya,” tambahnya. (As)

