Lazio meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bayer Leverkusen di laga leg perdana play-off Liga Champions. Gol Biancocelesti dicetak oleh Keita Balde Diao.
Dalam pertandingan yang digelar di Olimpico, Rabu (19/8/2015) dinihari WIB tadi, Lazio belum bisa memainkan Federico Marchetti, Edson Braafheid dan Filip Djordjevic, yang masih belum pulih dari cedera masing-masing. Sedangkan Stefan Radu tidak bisa tampil lantaran harus menjalani akumulasi kartu.
Lazio menggandalkan Miroslav Klose sebagai striker tunggal di barisan depan. Sementara Marco Parolo yang sempat menepi di pertandingan Super Coppa Italia minggu silam bisa tampil di pertandingan hari ini.
Lazio memiliki catatan yang tidak begitu baik mejalani pertandingan ini menyusul mereka takluk di lima pertandingan pramusimnya. Sedangkan Leverkusen tampil dengan tim terbaiknya.
Maka tidak perlu heran jika Lazio mendapatkan ancaman dari Leverkusen di awal menit babak pertama. Kans terbagus baru datang kala laga memasuki menit ke-26.
Yang perdana adalah tendangan keras pemain Leverkusen, Lars Bender, yang nyaris menjebol gawang lawan andai tidak mengenai tiang. Kemudian, diteruskan tendangan Klose yang menyambut operan Filipe Anderson juga mengenai tiang gawang.
Setelah itu kedua tim saling tekan menekan di sisa waktu babak pertama. Namun hingga turun minum, skor masih 0-0 bertahan.
Di babak kedua, Lazio harus kehilangan striker andalannya, Klose yang mengalami cedera otot. Klose pun tak bisa melanjutkan pertandingan dan ditarik keluar dari lapangan. Posisi striker asal Jerman itu digantikan oleh Keita Balde.
Lazio bisa membuka keunggulannya di menit ke-77. Menerima operan dari temannya, Keita yang sempat dijaga pemain lawan tetap bisa menerobos ke dalam kotak dan langsung melepaskan tendangan silang yang tidak dapat ditepis oleh kiper Bayer Leverkusen, Bernd Leno.
Setelah unggul satu gol, Lazio terlihat bermain bertahan. Hal ini memang wajib dilakukan tim tuan rumah, karena Leverkusen tampil sangat menekan dan menyerang.
Leverkusen kerap melancarkan serangan bertubi-tubi ke pertahanan lawan. Namun upaya mereka untuk mencetak gol balasan masih belum menemui sasaran.
Hingga peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya pertandingan, skor tidak berubah lagi. Kedudukan 1-0 tetap bertahan hingga usai laga.
Statistik mencatat bahwa Lazio tampil lebih mendominasi jalannya laga dengan memiliki 13 tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Leverkusen memperoleh sembilan tendangan dan cuma di antaranya yang mengarah ke sasaran.
Pada pekan depan, gantian Leverkusen bertindak sebagai tim tuan rumah dalam menjamu Lazio di laga leg kedua playoff Liga Champions di Stadion Bay Arena.
Di sisi lain, ada tambahan berita lainnya mengenai kubu AS Roma.
Mattia Destro telah mendapatkan tim yang akan diperkuatnya musim ini. Pemain berumur 24 tahun ini akan pergi dari AS Roma dan melanjutkan kariernya dengan bermain di Bologna dengan status dipinjamkan dari Giallorossi.
Usai menuntaskan setengah musim silam dengan Rossoneri, Destro lalu kembali ke I Lupi. Akan tetapi, masa depannya gencar digosipkan mengingat dia bukan pilihan utama di bawah asuhan Rudi Garcia di musim 2015/2016.
Dengan begitu, ada beberapa tim Italia dan beberapa tim Inggris ingin mendapatkan tanda tangan Destro di bursa transfer musim panas ini, seperti Norwich City, yang merupakan tim promosi Liga Inggris.
Namun kenyataan, keinginan Norwich itu akhirnya gagal lantaran Destro sendiri ingin bermain di Serie A. Maka itu dia pun menerima tawaran ketika datang dari klub, Bologna.
Mantan pemain akademi Inter Milan tersebut akan dipinjamkan ke Bologna selama satu musim dengan nilai transfer 1 juta euro dan punya opsi lainnya, dengan tambahan senilai 9 juta euro tahun depan.
“Saya akan bermain ke Bologna dan saya akan melakukan tugas dengan baik,” ungkap Destro di situs resmi klub.
“Saya bakal menunjukkan yang terbaik untuk klub baruku dan perlihatkan bahwa saya layak dipakai. Mungkin banyak yang meragukan saya, setelah melihat satu musim ini mungkin semua orang akan berubah jawaban tentang performa saya,” tambahnya.
Destro tampil selama tiga musim bersama klub Serigala itu. Selama di sana, dia mencetak 29 gol dalam 68 laga yang dilewatinya. (As)

