Kolombia meraih kemenangan tipis 1-0 atas Brasil di Estadio Monumental David Arellano dalam laga kedua Grup C Copa America 2015, Kamis (18/6) pagi WIB.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di EStadio Monumental David Arellano, Kamis (18/6) pagi WIB tadi, Kolombia perlu meraih poin penuh usai dikalahkan Venezuela di laga perdana Grup C Copa America 2015.
Target tersebut berhasil diraih usai Kolombia memastikan kemenangan atas Brasil berkat gol tunggal yang dilesakkan oleh Jeison Murillo di paruh perdana.
Dengan kemenangan ini membawa Kolombia kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup C Copa America 2015 dengan koleksi tiga angka dari dua laganya. Sedangkan Brasil kini berada di urutan kedua klasemen dengan jumlah angka yang sama dari dua pertandingannya.
Baik Brasil maupun Kolombia sama-sama butuh menang di laga terakhir Grup C demi memastikan diri melaju ke babak perdelapan final Copa America 2015. Di laga ketiga atau disebut laga penentuan, Kolombia menghadapi Peru, sedangkan Brasil berhadapan dengan Venezuela.
Kronologi Laga
Brasil yang tampil lebih dominasi tapi tertekan terlebih dulu. Kolombia mendapatkan peluang bagus kala laga baru berjalan tiga menit lewat aksi James Rodriguez. Tapi tendangan keras striker Real Madrid itu masih dapat dihadang pemain Brasil dan cuma menghasilkan tendangan sudut.
Setelah itu Brasil mencoba menekan lewat sisi kanan. Tapi upaya mereka masih gagal lantaran pertahanan Kolombia sangat kokoh.
Kolombia justru yang nyaris unggul kala laga memasuki menit ke-30, andaikan Jefferson gagal menepis tendangan Juan Cuadrado.
Enam menit berselang, Kolombia akhirnya benar-benar bisa memecah kebuntuannya lewat gol Murillo. Gol diawali dari sebuah umpan yang dilepaskan Cuadrado kepada Murillo. Nama terakhir yang disebutkan itu langsung melepaskan tendangan keras untuk merobek gawang Brasil tanpa bisa ditepis Jefferson.
Brasil bukannya yang nyaris mencetak gol balasan. Tapi Kolombia yang justru menggandakan keunggulannya di menit-menit akhir babak pertama ketika tendangan Cuadrado menyambut operan James. Namun sayangnya, sepakannya masih melenceng.
Brasil baru bisa menciptakan sebuah kans bagus di masa injury time. Operan Dani Alves diterima sundulan Neymar, namun David Ospina bisa menghadangnya. Bola muntah kembali disepak Neymar tapi kiper Kolombia itu dengan sigap kembali mengamankannya.
Kedudukan 1-0 tetap bertahan sampai babak pertama selesai.
Memasuki paruh kedua, Brasil langsung tampil menyerang demi mencari gol penyama kedudukan. Neymar kembali memperoleh peluang bagus pada menit ke-49. Tapi tendangan yang dilepaskan striker Barcelona itu masih melayang jauh dari sasaran.
Delapan menit berselang, Brasil kembali memiliki kans bagus. Diawali dari umpan lemah Murillo bikin Ospina melakukan kesalahan ketika menyambutnya, si kulit bundar justru bisa didapatkan Elias dan diumpan kepada Roberto Firmino. Kendati tanpa terkawal, sepakan Firmino malah melebar.
Usai itu Brasil kembali mengurung pertahanan lawan. Tapi seperti yang sudah dikatakan di atas itu, mereka sulit menembus dinding pertahanan Kolombia yang sangat rapat.
Neymar lagi-lagi mencoba peruntungannya tiga menit waktu normal habis. Namun sayang sekali, dia gagal memanfaatkan kans itu menjadi gol.
Kolombia yang unggul satu gol itu hampir kembali mencetak gol keduanya di masa injury time babak kedua, jika tendangan James tidak mengenai tiang jala Brasil.
Di sisa waktu pertandingan, tidak ada gol tercipta. Skor pun berakhir 1-0 untuk kemenangan Kolombia atas Brasil.
Seusai pertandingan, Neymar berkomentar tentang dirinya yang mendapatkan kartu kuning kedua dari wasit karena menendang bola yang mengenai punggung pemain Kolombia, Pablo Armero.
“Ya, saya sangat kecewa sekali dengan tindakan wasit di pertandingan ini. Padahal pertandingan sudah berakhir dan saya juga tidak sengaja melakukannya itu kepada Pablo Armero. Jelas ini kecewa sekali,” ujar Neymar usai laga diwawancarai oleh media-media lainnya.
“Saya juga merasa sangat frustrasi harus absen di laga terakhir grup C Copa America 2015 melawan Venezuela. Padahal laga ini sangat penting bagi saya dan timnas Brasil untuk menentukan lolosnya atau tidak ke babak delapan besar. Semua sudah terjadi dan saya sangat berharap negaraku bisa meraih satu tiket lolos,” tambah kapten timnas Tim Samba itu. (As)

