AS Roma sementara waktu tak bisa diperkuat Seydou Keita. Pemain internasional Mali tersebut mendapatkan cedera hamstring dan akan absen sekitar lima minggu.
Seydou Keita mendapatkan cedera pada paha kanannya ketika membela AS Roma di pertandingan kontra Carpi di laga giornada keenam Liga Italia minggu silam. Pada saat ini, Keita tidak bisa menuntaskan pertandingan itu hingga selesai, yang dimenangkan oleh Giallorossi. Sebelum turun minum, Keita sudah ditarik keluar dari lapangan dan posisinya digantikan oleh rekannya.
Usai mendapatkan pemeriksaan dari tim medis I Lupi, Keita diketahui mengalami cedera hamstring dan tidak parah. Akan tetapi, Keita perlu waktu istirahat sekitar satu bulan lebih untuk memulihkan cedera atau untuk bisa kembali bermain di atas lapangan hijau.
“Seydou Keita mengalami cedera hamstring di laga memperkuat AS Roma melawan Carpi akhir pekan lalu. Untungnya, dia hanya mengalami cedera ringan dan butuh waktu istirahat sekitar satu bulan ke depan. Tapi kami berharap dia bisa pulih cepat dari perkiraan sebelumnya,” tulis keterangan resmi klub.
Kehilangan Keita sementara ini tentu akan menjadi kerugian untuk kubu AS Roma, mengingat dia adalah salah satu pemain pilar di tim skuad awal musim ini.
Pelatih AS Roma Rudi Garcia pun mengakuinya kalau Keita memang pemain penting di tim skuadnya saat ini. Tapi dia juga tidak ingin bergantung dengan seorang pemain saja.
“Kami masih banyak pemain yang siap tempur atau pengganti pemain yang sedang mengalami cedera, kendati kami tahu Keita adalah pemain inti di tim skuad,” kata Garcia di situs resmi AS Roma.
Keita sejauh ini telah bermain sebanyak enam laga di seluruh ajang yang dilewatinya dengan berseragam klub Serigala itu.
Roma sendiri saat ini masih berada di posisi keempat klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 14 poin dari tujuh laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan masih tertinggal empat poin dari Fiorentina yang berada di puncak klasemen.
Di bawah ini ada tambahan berita baru lainnya.
Radamel Falcao hingga kini masih tetap menjadi unggulan oleh timnas Kolombia walaupun dalam dua musim belakangan ini tak bermain cukup oke. Kolombia kerap berkeinginan besar agar Falcao bisa kembali memperoleh permainan terbaiknya sebagaimana dulu.
Bergabung bersama Chelsea pada kenyataannya tak menjadikan falcao bermain jauh lebih bagus. permainannya masih sama dengan kala dirinya masih memperkuat Manchester United.
Penyerang berumur 29 tahun tersebut bermain masih kurang tajam dan dirinya juga tak lagi menakutkan dibarisan depan jala rivalnya. Dalam sembilan laga yang dilakoninya dengan Chelsea pada musim ini, ia baru menorehkan sebuah gol saja. Dia juga lebih kerap dibangkucadangkan dan menjadi pemain pengganti dibanding diturunkan sebagai starter oleh Jose Mourinho.
Keadaan itu pastinya sangat jauh beda jika dibandingkan dengan Falcao kala masih mengenakan seragam Atletico Madrid atau Porto. Kala itu dia bermain menganaskan dan cukup menakutkan dibarisan depan. Selain itu, dia kerap menorehkan lebih kurang 30 gol dalam satu musim. Walaupun tengah bermain buruk, namun Falcao tetap diyakini oleh tim nasional Kolombia. Dia tetap dipanggil untuk menjalani pertandingan menghadapi Uruguay dan juga Peru dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2018.
“Falcao akan datang kesini untuk tampil disepanjang pertandingan usai bersama Chelsea, ia memperoleh kans bermain yang minim. Ia hanya bermain selama 15 hingga 20 menit saja diatas lapangan bersama klub. Ini pastinya merugikannya sebab ia tak lagi memiliki kesempatan untuk berkembang,” terang Jose Pekerman selaku manajer timnas Kolombia.
“Kita seluruhnya mengetahui bagaimana performanya dan aku merasa bahwa dia masih memiliki kemauan untuk berusaha keras untuk kembali bermain lebih baik. Dengan optimismenya mau menggapai pernampilan terbaiknya dan kami juga memiliki sejumlah ekspektasi,” lanjutnya.
“Kami perlu semangatnya dan kemauannya untuk berjuang kembali. Andai begitu, maka kami memiliki keinginan bahwa ida bisa memperoleh kembali pernampilan terbaiknya selama ini dan kami dapat mengunggulkannya. Kami kerap berkeinginan dia dapat memperoleh kembali rasa pede dan dia kerap layak untuk dipanggil kedalam timnas Kolombia,” tambahnya. (As)

