Juventus berhasil meraih tiga angka dalam lawatannya ke markas Carpi di lanjutan Serie A. Bertanding di Stadio Alberto Braglia, Bianconeri menang tipis 3-2.
Dalam laga yang dilangsungkan di Stadio Alberto Braglia, Minggu (20/12) malam WIB, Juventus mengawali pertandingan dengan tampil menekan pertahanan Carpi. Namun gawang Si Nyonya Tua kebobolan terlebih dulu melalui aksi Marco Borriello pada menit ke-15.
Kendati begitu, Juventus langsung bangkit, usai Mario Mandzukic mencetak gol penyama kedudukan tiga menit kemudian. Mandzukic kembali mencetak gol dan sekaligus membawa Bianconeri berbalik memimpin menjadi 2-1 di menit ke-41.
Di awal paruh kedua, Juventus menambahkan keunggulannya menjadi 3-1 lewat aksi Paul Pogba. Carpi bisa memperkecil ketertinggalannya menjadi 2-3 di menit-menit akhir usai Leonardo Bonucci melakukan gol bunuh diri ke dalam gawang timnya sendiri. Setelah itu tak ada gol tambahan tercipta lagi hingga usai laga.
Dengan kemenangan ini mengantarkan Juventus kini naik ke peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia dengan mengoleksi 33 angka dalam 17 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan masih terpaut tiga angka dari Inter Milan yang berada di puncak klasemen yang baru akan bertanding beberapa saat lagi melawan Lazio. Sementara itu Carpi masih berada di posisi ke-19 klasemen dengan raihan 10 poin dari 17 laganya.
Kronologi Laga
Juventus memulai laga dengan menekan. Paulo Dybala mendapatkan peluang bagus kala laga baru berjalan empat menit. Tapi tendangan yang dilepaskannya masih melayang dari arah gawang.
Carpi yang bermain tertekan di awal menit tapi bisa unggul lebih dulu pada menit ke-15. Marco Borriello menerima operan dari Isaac Cofie kemudian berhasil melego Leonardo Bonucci dan melepaskan tendangan mendatar yang tidak bisa ditepis oleh kiper Juventus, Gianluigi Buffon.
Tertinggal satu gol, Juventus langsung meningkatkan serangannya. Dua menit berselang setelah gol Borriello, tim tamu memiliki peluang melalui aksi Sami Khedira. Namun sepakan yang dilakukannya masih dapat diantisipasi oleh penjaga gawang Carpi, Vid Belec.
Satu menit kemudian, Juventus bisa mencetak gol balasan. Memanfaatkan operan dari Sami Khedira, Mandzkuci lantas melepaskan tembakan voli untuk mengalahkan Belec. Skor kini sama kuat 1-1.
Claudio Marchisio memperoleh kans pada menit ke-23. Namun tembakannya dapat dihadang oleh Belec. Empat menit berselang, giliran Khedira mencoba peruntungannya. Tapi lagi-lagi Belec bisa mengamankan gawangnya dari kebobolan.
Carpi gantian menyerang lewat aksi Lorenzo Collo yang menerima operan Gaetano Letizia. Tapi tembakannya masih melebar dari sasaran.
Juventus berbalik memimpin menjadi 2-1 atas Carpi pada menit ke-41. Mandzukic kembali mencetak gol keduanya di pertandingan ini usai memanfaatkan bola silang yang datang dari Patrice Evra.
Skor 2-1 itu bertahan hingga babak pertama selesai.
Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-50, tim tamu menambahkan keunggulannya menjadi 3-1 atas tim tuan rumah. Kali ini giliran Paul Pogba yang mencatatkan namanya di papan skor usai menyambut operan terobosan dari Marchisio.
Daniele Rugani sempat membobol gawang Carpi pada menit ke-63 yang menerima operan Juan Cuadrado. Namun gol Rugani dianulir wasit lantaran sang pemain terlebih dulu dalam jebakan offside.
Carpi yang balik tertinggal dua gol tidak menyerah begitu saja. Mereka menyerang melalui aksi Jerry Mbakogu pada menit ke-75. Namun tendangan yang dilakukannya bisa diredam oleh Buffon.
Mbakogu kembali mengancam. Tepatnya pada menit ke-82, tapi tandukannya masih melayang dari arah gawang. Tidak lama kemudian, Gabriel Silva juga mencoba peruntungannya. Namun tembakannya masih melenceng.
Carpi menipiskan ketertinggalannya di masa injury time lewat gol bunuh diri Bonucci yang mencoba menghadang operan silang tapi bola justru mengarah ke dalam gawang timnya sendiri tanpa bisa ditepis lagi oleh Buffon.
Juventus hampir saja kehilangan tiga angka tidak lama kemudian. Mbakogu menggiring bola kemudian memberikan umpan ke dalam kotak Juventus. Lorenzo Lollo berhasil menyambutnya dengan posisi tanpa terkawal, namun tidak mampu melepaska tembakan dengan bagus.
Si kulit bundar bergulir terlalu ringan sehingga gampang dijinakkan oleh Buffon. Di samping lapangan hijau itu, pelatih Juventus Massimliano Allegri seperti ketakutan dengan serangan tersebut. Untungnya, tidak terjadi gol lagi hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan.
Di laga lainnya, Fiorentina berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Chievo Verona di pekan ke-17 Liga Italia musim ini.
Dari laga yang berlangsung di Artemio Franchi, Minggu (20/12) malam WIB, Fiorentina membuka keunggulannya pada menit ke-20. Nikola Kalinic berhasil lolos dari perangkap offside setelah menyambut umpan Federico Bernardeschi, kemudian menggiring si kulit bundar sebelum melepaskan tembakan untuk merobek gawang Chievo.
Tak lama kemudian, Bernardeschi kembali memberikan umpan kepada Kalinic. Namun kali ini tendangan Kalinic bisa dihadang oleh Albano Bizarri.
Fiorentina menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Chievo pada menit ke-32. Kali ini giliran Josip Ilicic yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan dari Bernardeschi.
Chievo yang tertinggal dua gol mencoba tampil menyerang. Namun upaya mereka gagal menemui sasaran lantaran mereka juga sulit menembus dinding pertahanan tim tuan rumah yang sangat rapat.
Skor 2-0 itu bertahan hingga babak pertama selesai.
Chievo kembali mencoba menekan di awal paruh kedua. Tapi bukannya mendapatkan kans bagus, tapi gawang mereka kembali diterror. Kali ini kans didapatkan oleh Borja Valero, tapi tendangan yang dilepaskannya bisa ditepis oleh Bizzarri.
Fiorentina yang unggul dua gol tidak mengendurkan serangannya. Mereka kembali menyerang tapi upaya mereka untuk menambahkan gol tidak menemui sasaran.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 2-0 bertahan untuk kemenangan Fiorentina atas Chievo. Dari hasil akhir ini, Fiorentina mengakhiri rentetan dua negatif di semua ajang, Coppa Italia dan Liga Italia. Ini sebagai kemenangan kedua di ajang Liga dalam lima pertandingan pamungkas.
Berkat kemenangan di laga ini membawa Fiorentina kini naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Italia dengan mengoleksi 35 angka, jumlah poin sama dengan Napoli yang berada di peringkat ketiga dan hanya tertinggal satu poin dari Inter Milan yang berada di puncak klasemen. Sedangkan Chievo berada di urutan ke-10 klasemen dengan raihan 22 angka dari 17 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini. (As)

