Juventus belakangan ini sudah kembali ke jalur positif. Direktur umum Si Nyonya Tua Giuseppe Marotta menegaskan klubnya membidik tiga besar.
Juventus sekarang ini telah berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 18 angka dalam 12 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini.
Raihan angka Bianconeri sekarang ini hanya tertinggal delapan angka dari AS Roma yang berada di urutan ketiga klasemen dan sembilan angka dari Inter Milan dan Fiorentina yang berada di peringkat kedua dan puncak klasemen, dari jumlah pertandingan yang sama.
Dengan hasil positif yang didapatkan dari Empoli membuat Juventus menorehkan kemenangan berturut-turut untuk perdana kalinya di musim ini. Kendati menyatakan sasaran utama dalam mempertahankan gelar Scudetto, Marotta saat ini yakin timnya bisa meraih satu tiket berlaga di ajang Liga Champions musim depan alias finis di posisi tiga besar.
“Kami kembali mengatakan bahwa awal perjalanan kami di musim ini memang tidak berlangsung bagus. Tapi sekarang ini kami sudah terlihat kembali menjadi persaingan keras dengan para rival kami di papan atas klasemen sementara Serie A musim ini,” ungkap Marotta di situs resmi klub.
“Kami pikir hanya tertinggal sembilan angka dari tim yang berada di puncak klasemen bukanlah jarak poin yang sangatlah jauh. Apalagi perjalanan menuju tangga juara musim ini masih panjang. Tapi kami tidak ingin memikirkan terlalu jauh, karena kami hanya ingin fokus finis di posisi tiga besar,” lanjutnya.
“Finis di urutan ketiga memang sudah layak untuk klub besar seperti kami dan kami bertekad untuk tetap mengamankan satu tiket bermain di ajang Liga Champions,” katanya lagi.
“Kami juga tahu persaingan di musim ini sangatlah ketat. Seperti yang anda tahu sekarang ini bukan hanya ada satu atau dua tim yang ikut bersaing, tapi sudah lebih dari itu yang terlihat ingin menjadi juara Liga musim ini. Kami tentu berharap besar bisa mempertahankan gelar juara, tapi itu semua tergantung keberuntungan.”
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya yang menceritakan tentang Zlatan Ibrahimovic menolak bergabung ke AC Milan.
Striker Paris Saint-Germain Zlatan Ibrahimovic mengaku kalau dirinya sempat ditawari oleh eks klubnya, AC Milan, di bursa transfer musim panas silam. Namun Striker asal Swedia itu menolak tawaran tersebut dan memilih tetap bermain di klub Prancis itu.
Ibrahimovic sempat dikaitkan untuk kembali bermain di klub yang bermarkas di San Siro. Namun pada akhirnya Rossoneri menggaet Carlos Bacca dari Sevilla dan Luiz Adriano dari Shakhtar Donetsk.
Ibra pernah memperkuat Milan selama dua musim dengan mencetak gol sebanyak 56 biji dari 85 laga yang dilewatinya. Ibra juga sebagai salah satu pemain bintang, di mana dia ikut membantu I Diavolo Rosso meraih gelar Liga Italia pada musim 2010-11.
Harapan Milan mendatangkan Ibra tentu berharap si pemain bisa membantu tim kembali ke jalur positif, di mana beberapa musim pamungkas klub selalu gagal finis di posisi tiga besar. Maka itu, Milan dikabarkan memberikan tawaran menarik untuk Ibra bisa kembali bermain di klubnya. Tapi apa daya, Ibra sendiri lebih memilih bertahan di PSG dan sekaligus ingin menghargai kontrak tersebut.
“Ya, saat bursa transfer musim panas silam, ada tawaran bagus untuk saya dari AC Milan,” kata Ibrahimovic. “Saat itu, jika saya menerima tawaran tersebut, maka kedua belah pihak akan mencapai kesepakatan, namun kami tak pernah hingga tahap tersebut.”
“Saya tidak bisa menerima tawaran mereka. Tapi saya tetap menghormati ketertarikan mereka kepada saya dan saya tetap ingat masa-masa saya bermain di klub Italia itu,” lanjutnya.
Ibra pergi dari Milan, lalu hengkang ke PSG di tahun 2012 lalu. Hengkangnya cukup disesali karena hingga sekarang ini Ibra tetap tajam dan sudah menciptakan lebih dari 100 gol untuk klub Prancis itu.
“Saya masih punya kontrak bersama Paris Saint-Germain dan saya ingin menghormati kontrak itu hingga selesai. Setelah itu baru akan pertimbangkan kelanjutan karierku. Untuk Milan, mungkin suatu saat saya akan kembali bermain di sana,” ucap Ibra. (As)

