Gelandang Manchester United Juan Mata membidik gelar juara Piala Liga Inggris musim ini karena telah lima musim berkarier di Inggris tidak pernah mencicipinya.
Juan Mata memulai kariernya di Inggris di tahun 2011 usai direkrut Chelsea dari Valencia. Pada musim pertamanya di The Blues, pemain asal Spanyol tersebut lantas merengkuh dua trofi juara yakni, gelar Liga Champions dan Piala FA.
Pada musim keduanya dengan Chelsea, Mata berhasil mengantarkan mantan klubnya tersebut meraih gelar juara Liga Europa, sebelum hengkang ke Manchester United di jendela transfer musim dingin dua tahun silam.
The Red Devils berhasil mengalahkan Ipswich Town dengan skor akhir 3-0 di pertandingan perdananya. United saat ini mengincar kemenangan atas Middlesbrouh yang akan berlangsung di Old Trafford tengah pekan ini atau tepatnya pada hari Rabu (28/10/2015) dinihari WIB, untuk memperebutkan satu tiket lolos ke babak delapan besar dan pastinya untuk kembali ke jalur positif usai dua kali bermain seri secara berturut-turut.
“Minggu ini kami kembali akan menjalani dua laga, diawali dengan melawan Middlesbrough di Piala Capital One,” ungkap Mata.
“Kini lawan kami memang berlaga di Championship, namun musim silam mereka telah sangat dekat untuk bermain di Liga Primer Inggris dan musim ini mereka terlihat lebih keras bersaing dengan lawan-lawannya,” sambungnya.
“Middlesbrough sebagai tim yang baik untuk kami di Old Trafford. Jadi kami tak sabar ingin segera menjalani laga ini dan membidik kemenangan,” katanya lagi.
“Saya juga sudah mengatakan kepada rekan satu timku di Manchester United, bahwa kami harus bisa memenangi turnamen ini, kendati tidak begitu bergengsi seperti Liga Primer Inggris atau Liga Champions. Tapi bagi saya, gelar juara ini sangat penting karena saya tidak pernah merasakannya setelah lima tahun lamanya bermain di Inggris,” jelasnya.
“Maka itu saya bertekad memenanginya dan impianku adalah ingin mengoleksi sejumlah gelar-gelar lainnya. Saya seorang pesepakbola profesional yang ingin meraih banyak trofi.”
Selain itu, Mata juga menambahkan bahwa timnya saat ini sedang fokus mengikuti berbagai ajang yang dijalaninya musim ini.
“Ya, kami tidak ingin fokus kami terganggu, kami ingin menjalani satu laga ke laga berikutnya. Kami masih punya jadwal yang sangat padat di berbagai kompetisi dan kami mencoba ingin memenangi semua gelar tersebut,” terang Mata kendati tahu sulit untuk mencapai semua trofi itu.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai seorang kiper yang bernama Victor Valdes.
Victor Valdes menyatakan dengan tegas bahwa dirinya akan terus bermain di Liga Primer Inggris. Namun kini Valdes ingin mengakhiri kontraknya bersama Manchester United dan pergi dari klub tersebut.
Valdes sekarang ini statusnya tidak jelas setelah terjadi perlibatan adu mulut dengan pelatih United, Louis van Gaal, musim silam, di mana penjaga gawang asal Spanyol tersebut menampik diturunkan di tim U-21. Dengan begitu, Van Gaal pun memberikan hukuman kepada mantan pemain Barcelona tersebut, hingga bikin Valdes seperti pemain asing atau pemain yang tidak dikenal di dalam timnya.
Tidak ada pilihan lain bagi Valdes selain hengkang dari United dan situasi ini akan dilakukannya. Bahkan Valdes telah meminta agennya, Gines Carvajal, untuk segera menuntaskan kontraknya dengan United.
Sehingga di jendela transfer musim dingin nanti, Valdes dapat segera mendapatkan tim anyar di mana Liga Primer Inggris sebagai sasaran pertama untuk penjaga gawang berumur 33 tahun itu.
“Kami ingin Manchester United secepatnya untuk melepas atau memperbolehkan Victor Valdes hengkang,” ungkap Carvajal.
“Liga Primer Inggris sangat menarik dan Valdes tertarik untuk bermain di sana, apalagi dia telah betah tinggal di Inggris. Jadi dia ingin pergi secepatnya dari United,” lanjutnya.
“United tidak membutuhkannya lagi, jadi dia pun ingin pergi. Maka selesaikan dengan cepat kontrak tersebut dan itu akan dilakukan dalam waktu dekat ini,” tegasnya.
Valdes sebetulnya telah hampir pergi dari 1-2 bulan lalu, tapi ada berita muncul kalau tim yang tengah membidiknya adalah Liverpool. Inilah yang lalu bikin pihak United tidak jadi melepas Valdes ke klub sesama Liga. (As)

