Timnas Jerman meraih kemenangan tipis 3-2 atas Skotlandia di laga lanjutan Grup D Kualifikasi Piala Eropa 2016.
Dari laga yang dilangsungkan di Hampden Park, Selasa (8/9) dinihari WIB, Jerman pulang dengan mengantongi tiga poin usai menang 3-2 atas Skotlandia. Tiga gol Der Panzer dicetak oleh Thomas Mueller (dua gol) dan satu gol lainnya dilesakkan oleh Ilkay Guendogan. Sementara dua gol Skotlandia tercipta lewat gol bunuh diri yang dilakukan Mats Hummels dan James McArthur.
Dengan tambahan tiga poin ini membuat Jerman kini semakin kokoh di puncak klasemen Grup D EURO 2016 dengan mengoleksi 19 poin. Sedangkan Skotlandia di peringkat keempat klasemen dengan raihan 11 poin.
Kronologi Laga
Begitu pertandingan dimulai, Jerman langsung tampil menekan pertahanan SKotlandia. Statistik pun mencatatkan bahwa Jerman unggul ball posession sampai 70 persen berbanding 30 persen milik Skotlandia.
Selain itu, tim arahan Joachim Loew tersebut juga unggul soal tembakan. Jerman bisa melepaskan 16 tendangan dengan 10 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Skotlandia hanya bisa melepaskan lima tembakan dan cuma empat di antaranya yang mengarah ke sasaran.
Jerman sudah memimpin di menit ke-18 melalui tendangan Thomas Mueller. Gol diawali dari sebuah umpan yang dilakukan oleh pemain Jerman. Mueller yang berhasil menyambutnya kemudian membawa bola hingga mendekati kotak dan melepaskan tendangan mendatar dari jarak jauh untuk merobek gawang Skotlandia. Skor 1-0 untuk keunggulan Jerman atas Skotlandia.
Setelah unggul, Jerman kembali melancarkan serangan ke pertahanan lawan. Namun di menit ke-28, gawang Jerman malah kemasukan. Gol diawali pelanggaran Emre Can kepada Charlie Mulgrew di luar kotak terlarang.
Shaun Maloney lantas mengeksekusi sepakan bebas itu. Sepakannya masih dapat dihadang oleh penjaga gawang Jerman, Manuel Neuer. Namun bola muntah membentur badan Mats Hummels dan bola meluncur ke dalam jala Jerman. skor berubah menjadi 1-1.
Enam menit kemudian, Mueller kembali mencatatkan namanya di papan skor dan sekaligus mengantarkan Jerman kembali unggul jadi 2-1 atas Skotlandia. Gol diawali dari sepakan Can yang sempat dihadang penjaga gawang Skotlandia, David Marshall. Bola muntah dan langsung disambut Mueller lewat sundulannya.
Skotlandia juga bisa kembali mencetak gol penyama kedudukan di menit-menit akhir babak pertama. James McArthur melepaskan tendangan voli tepat ke arah gawang tanpa bisa ditepis oleh Neuer.
Skor 2-2 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, tepatnya di menit ke-54, Jerman kembali unggul jadi 3-2 atas Skotlandia. Memanfaatkan umpan Mueller, Ilkay Guendogan dengan dingin menaklukkan kiper Skotlandia.
lagi-lagi tertinggal satu gol, Skotlandia langsung tampil lebih menekan. Mereka bermain menyerang untuk mencari gol balasan lagi namun upaya mereka masih belum menemui sasaran.
Jerman yang tetap tampil dominasi berusaha untuk mencetak gol keempatnya di pertandingan ini. Tapi tidak menemui sasaran.
Hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 3-2 untuk kemenangan Jerman atas Skotlandia.
Di partai lainnya antara Prancis melawan Serbia.
Timnas Prancis meraih kemenangan 2-1 atas Serbia di pertandingan persahabatan. Dua gol Les Bleus diborong oleh Blaise Matuidi.
Ketika menjalani laga yang berlangsung di Matmut Atlantique, Bordeaux, Selasa (8/9/2015), timnas Prancis lantas tampil menekan. Antoine Griezmann sempat mendapatkan peluang bagus di menit kedua.
Memanfaatkan operan Olivier Giroud, Griezmann melepaskan tendangan dari jarak dekat. Namun sayang sekali, upayanya masih belum menemui sasaran.
Tujuh menit kemudian, Prancis akhirnya bisa memecah kebuntuannya. Matuidi yang meneruskan operan Bacary Sagna berhasil merobek gawang Serbia lewat sundulan.
Prancis bisa mencetak gol di menit ke-25. Diawali dari tendangan sudut, Matuidi berhasil merobek jala Serbia lewat tembakan kerasnya dari luar kotak penalti.
Serbia bisa memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-2 dari Prancis pada menit ke-39, setelah Aleksandar Mitrovic memanfaatkan operan Lazar Markovic untuk menjebol gawang Tim Ayam Jantan.
Memasuki paruh kedua, Prancis tetap dapat bermain sangat mendominasi. Mereka berpeluang untuk mencetak gol tambahan. Seperti dua tendangan mengarah ke gawang. Sedangkan satu lagi mengenai mistar gawang.
Untuk Prancis, hasil akhir 2-1 atas Serbia merupakan kemenangan yang ketiganya di tahun 2015. Sebelumnya mereka sukses mengalahkan Denmark dan beberapa hari yang lalu menaklukkan Portugal. (As)

