Jerman berhasil meraih tiga poin dalam lawatannya ke markas Belarusia di laga lanjutan Kualifikasi EURO 2020. Der Panzer menang dua gol tanpa balas atas tim tuan rumah.
Di laga kualifikasi EURO 2020 yang berada di Grup C dilangsungkan di Borisov Arena, Minggu (9/6/2019) dini hari WIB tadi, Jerman menggunakan susunan skema permainan 3-4-3 dengan menggandalkan Serge Gnabry, Leroy Sane dan Marco Reus di barisan depan.
Ketiga pemain dengan lincahnya bikin Jerman bisa mengendalikan pertandingan, di mana mereka unggul ball posession hingga 67 persen banding 33 persen milik Belarusia. Selain itu mengenai jumlah percobaan, Jerman bisa melepaskan 23 tendangan dengan enam di antaranya tepat ke sasaran. Sementara Belarusia cuma melepaskan enam tembakan dan hanya satu yang mengarah ke gawang.
Dalam laga berlangsung ini, Jerman telah memecah kebuntuannya di menit ke-13 melalui aksi Sane. Gol diawali dari sebuah operan jitu dari Joshua Kimmich di dalam kotak terlarang, Sane melego kiper sebelum melakukan tendangan ke tengah jala Belarusia.
Usaha Jerman mencetak gol kedua di sisa paruh perdana tidak membuahkan hasil lantaran kedudukan 1-0 itu bertahan sampai turun minum. Sedangkan Belarusia sempat memperoleh satu peluang untuk mencetak gol balasan, namun tandukan Nikita Naumov bisa ditepis dengan bagus oleh Manuel Neuer.
Memasuki paruh kedua, Jerman melancarkan serangannya lagi dan tidak membiarkan Belarusia mendapatkan peluang. Jerman bisa menggandakan keunggulannya di menit ke-62.
Kali ini giliran Reus yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan dari Mathias Ginter dan sekaligus mengubah kedudukan Jerman menjadi 2-0 atas Belarusia.
Di sisa waktu babak kedua di laga ini, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 2-0 untuk kemenangan Jerman atas Belarusia. Dengan demikian, kini Jerman memiliki enam angka dalam dua pertandingan yang dilewatinya dengan menduduki posisi kedua klasemen, tertinggal tiga poin dari Irlandia Utara yang memuncaki klasemen. Belarusia di didasar klasemen lantaran belum memiliki poin.
Di laga lainnya, Prancis menelan pil pahit kala menghadapi Turki. Bermain di kandang lawan, Tim Ayam Jantan kalah 0-2. Pada kualifikasi EURO 2020 Grup H yang digelar di Torku Arena, Minggu (9/5/2019) dini hari WIB tadi, Turki terlihat tampil lebih agresif di awal menit dan tidak membiarkan Prancis menciptakan peluang.
Prancis kendati memainkan tim terbagusnya seperti Olivier Giroud, Paul Pogba, Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe, namun tidak memberikan hasil bagus, di mana tak ada satu pun tendangan yang mengarah ke gawang dalam empat kali percobaan.
Sedangkan Turki bisa melakukan 11 tendangan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang. Usai tanpa gol selama pertandingan berlangsung 30 menit, Turki bisa membuka keunggulannya melalui Kaan Ayhan. Berawal tendangan bebas ke tiang jauh, bola ditanduk Merih Demiral ke depan jala dan di situ ada Ayhan yang menyundulnya untuk merobek gawang Lloris. Turki unggul 1-0.
Turki menambahkan keunggulannya jadi 2-0 di menit ke-40 melalui Cengiz Under. Kali ini gol tercipta lantaran Pogba melakukan kesalahan ketika mengendalikan bola bikin Dorukhan Tokoz gampang menculiknya dan lantas memberikan umpan ke Under yang masuk ke dalam kotak terlarang. Tendangan silang Under tidak bisa dihadang oleh Lloris.
Turki bisa mempertahankan keunggulan 2-0 itu sampai babak pertama selesai. Menginjak paruh kedua, Turki mencoba bermain bertahan dengan sangat rapat untuk bikin Prancis sulit menekan atau pun mencetak gol.
Upaya itu sukses lantaran sampai laga selesai, skor selesai dengan 2-0 untuk Turki. Kemenangan ini mengantarkan Turki naik ke posisi pertama klasemen grup dengan raihan sembilan angka dalam tiga pertandingan. Prancis berada di peringkat kedua klasemen dengan raihan enam angka.
Laga selanjutnya Turki adalah berhadapan dengan islandia, 12 Juni. Sedangkan Prancis akan menghadapi Andorra di waktu yang sama. (As)

