Inter Milan gagal memetik kemenangan di kandang sendiri kala menghadapi Chievo di pekan ke-34 Liga Italia. Nerazzurri ditahan imbang tanpa gol dengan Chievo.
Dari laga yang dihelat di Giuseppe Meazza pada kemarin malam atau tepatnya pada hari Minggu (3/5/2015) malam WIB, Inter Milan memang tampil sangat dominasi dan memiliki sejumlah kans bagus.
Statistik mencatat bahwa La Beneamata unggul dalam ball posession hingga 71 persen berbanding 29 persen milik Chievo. Dan tak cuma itu saja, Inter bisa melepaskan 24 tembakan dengan empat di antaranya tepat ke sasaran.
Sedangkan Chievo yang lebih cenderung bermain bertahan kemudian melakukan countter-attack sempat memberikan tekanan terhadap Inter di paruh kedua. Akan tetapi, Samir Handanovic bermain tangguh sebagai kiper utama Inter.
Dengan hasil imbang ini, maka tim besutan Roberto Mancini itu belum bisa mengejar atau mendekati posisinya ke zona Eropa. Kini mereka mengoleksi 49 angka dan terpaut tiga poin dari Fiorentina yang di waktu bersamaan berhasil mengalahkan Cesena dan naik ke peringkat kelima klasemen dengan raihan 52 angka.
Sedangkan Chievo ada di posisi ke-13 klasemen dengan koleksi 41 angka dari 34 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini.
Kronologi Laga
Inter Milan mendapatkan peluang bagus kala laga baru berjalan tujuh menit. Rodrigo Palacio berhasil merebuti bola dari kaki Ezequiel Schelotto dan lalu memberikan umpan pada Fredy Guarin. Namun tembakan Guarin malah melambung alias tidak tepat ke arah gawang Chievo.
Inter kembali memiliki kans kala laga memasuki menit ke-20. Kali ini lewat aksi Mauro Icardi, namun tandukannya masih melenceng.
Kembali menekan pertahanan Chievo, tapi Inter belum bisa merobek gawang tim tamu. Pada menit ke-34, Marcelo Brozovic giliran mencoba peruntungannya. Tapi sepakan yang dilepaskannya masih dapat dihadang oleh Albano Bizarri.
Di sisa waktu babak pertama, masih belum lahir gol. Kedudukan pun masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di paruh kedua, pelatih Inter Milan Roberto Mancini pun melakukan pergantian pemain dengan memainkan Lukas Podolski dan menggantikan Brozovic yang ditarik keluar dari lapangan.
Pada menit ke64, Mancini menarik keluar Hernanes dan kemudian memainkan Xherdan Shaqiri. Dengan masuknya Podolski dan Shaqiri masih belum bisa menciptakan gol untuk timnya.
Sedangkan Chievo yang bermain bertahan mendapatkan peluang bagus pada menit ke-65. Sepakan Alberto Paloschi sudah tepat ke arah gawang, tapi Handanovic dengan sigap mengamankan bola dari kebobolan.
Chievo kembali memiliki kans lima menit kemudian. Kans didapatkan oleh Meggiorini setelah memanfaatkan operan Paloschi. Tapi tendangan yang dilepaskannya bisa ditepis oleh Handanovic.
lagi-lagi tim tamu kembali mengancam. Kali ini Paloschi yang mencoba peruntungannya. Tapi sayang sekali, tendangannya masih juga bisa dihalau Handanovic.
Pada menit ke-76, Inter baru bisa kembali menekan lewat Podolski setelah menerima operan Shaqiri. Tapi tendangan dari jarak dekat masih melayang dari sasaran.
Satu menit kemudian, giliran Shaqiri yang mencoba peluangnya. Namun sepakannya masih melenceng.
Biraghi nyaris membawa Chievo unggul pada menit ke-84, andaikan tembakannya dari jarak jauh tidak mengenai mistar gawang.
Tim tamu kembali memperoleh kans emas. Palaoschi yang berhasil melewati hadangan Ranocchia kemudian melepaskan tembakan, tapi bola masih bisa diamankan dengan bagus oleh kiper Inter Milan itu.
Inter mencoba menekan di sisa waktu babak kedua. Namun sampai peluit panjang ditiupkan oleh wasit tanda berakhirnya pertandingan, skor pun tetap 0-0 bertahan untuk kedua tim. (As)

