Paris Saint-Germain akan menjamu Real Madrid di matchday 3 Liga Champions tengah pekan ini. Zlatan Ibrahimovic yakin Les Parisiens yang bakal menang.
Pertarungan antara Paris Saint-Germain melawan Real Madrid akan digelar di Parc des Princes, Kamis (22/10) dinihari WIB nanti. Ini akan sebagai perjumpaan kelima kedua tim akan yang perdana di kompetisi Liga Champions.
Melawan Los Blancos, klub raksasa Prancis itu menang dua kali, satu kali kalah dan satu kali bermain dengan hasil seri. Akan tetapi, Les Parisiens selalu sukses mendepak Madrid di Piala UEFA 1992-93 dengan total agregat 5-4 dan di Piala Winners 1993-94 dengan skor akhir 2-1.
Ibra yang telah mengoleksi sembilan gol dari 12 laga, bakal menjadi ujung tombak PSG di laga melawan Madrid tengah pekan ini. Striker yang kini berumur 34 tahun ini optimistis bahwa timya bakal tampil sebagai pemenang di laga ketiga fase grup Liga Champions.
“Kami sudah mempersiapkan segalanya dan cara untuk menaklukkan Real Madrid di depan pendukung kami. Jika ditanya kans menang di matchday ketiga Liga Champions, kami tentu menjawab sangat besar karena kami yakin kami bakal memenangi pertandingan ini,” yakin Ibra di situs resmi Paris Saint-Germain.
“Kami pun tak sabar ingin segera menghadapi para pemain Los Blancos. Seperti yang anda tahu, di sana banyak pemain bintang yang berkualitas, jadi itu yang membuat kami merasa tak sabar berjumpa dengan mereka,” lanjutnya.
Ibra sendiri mengaku cukup dengan koleksi gol di awal musim ini. Dia berharap dia terus mencetak gol dan sekaligus membantu timnya meraih kesuksesan.
“Ya, saya tentu sangat bangga dengan diriku sendiri. Sejauh ini saya sudah mencetak sembilan gol dan saya berharap ke depannya bisa terus mencetak lebih banyak lagi,” ungkap eks pemain AC Milan, Ajax Amsterdam, Juventus, Inter Milan dan Barcelona itu.
“Jika saya bisa membobol gawang Madrid, maka ini akan menjadi sebuah momen bagus untuk saya dan tim,” katanya lagi.
Pada masa-masanya bermain sepakbola profesional, Ibra hanya satu kali merobek jala Madrid. Itu dilakukannya ketika Ibra masih mengenakan kostum Barcelona di tahun 2009-10.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya menjelang laga antara BATE kontra Barcelona.
Neymar hingga kini bermain bagus dan disebut-sebut sebagai andalan utama dalam pengganti Lionel Messi. Produktivitas gol di ajang Liga Spanyol diharapkan bisa diteruskan ke ajang Liga Champions, kala Barcelona menghadapi BATE Borisov.
Neymar bermain sebagai pahlawan kemenangan Los Cules ketika tim itu ditinggal Messi lantaran mengalami cedera. Neymar mencetak empat dari lima gol Barcelona dalam kemenangan 5-2 atas Rayo Vallecano.
Aksi Neymar tidak itu saja. Dia juga memiliki kontribusi dari lahirnya gol kelima yang dibuat Luis Suarez.
Dari empat gol itu Neymar sekarang ini sebagai pencetak gol terbanyak sementara Barcelona di seluruh ajang. Dia telah delapan kali merobek jala klub lawan, koleksi golnya saat ini menang dari Luis Suarez yang mengemas tujuh gol dan Messi yang mengoleksi tiga gol.
Selain itu, Neymar juga sementara menjadi topskorer di La Liga Spanyol musim ini, dimana dia saat ini menaklukkan Cristian Ronaldo, Nolito dan Karim Benzema yang sama-sama sedang mengoleksi enam gol.
Usai aksi-aksi ciamik yang ditunjukkan di Liga, Neymar saat ini ditantang dapat melanjutkannya di ajang Liga Champions. Barcelona akan melawat ke kandang BATE untuk melakoni laga ketiga fase Grup E tengah pekan ini.
BATE sebetulnya tak dijagokan untuk dapat bikin kejutan dari klub raksasa Spanyol itu. Tapi, kemenangan yang didapatkan BATE dari AS Roma di matchday 2 membuktikan bahwa tim Belarusia tersebut dapat menaklukkan klub manapun.
Neymar sendiri masih belum mencetak gol di antarklub Eropa musim ini. Dalam tiga gol yang dibikin Barcelona, dua dicetak oleh Suarez, sedangkan satu gol dibuat oleh Sergio Roberto.
Pada musim silam di ajang Liga Champions, Neymar bermain sangat bagus. Dia setara bersama Ronaldo dan Messi sebagai pencetak gol terbanyak dengan koleksi 10 gol, satu di antaranya dilesakkannya di laga final ke jala Juventus. (As)

